Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tantangan dan Peluang Moderasi Beragama di Tengah Masyarakat Digital Aminah Nur Humairoh; Afiyatun Kholifah
Nexus: Journal of Cross-Disciplinary Insights Vol. 1 No. 2 (2025): Multidicipline
Publisher : Yayasan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sisi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69836/nexus.v1i2.79

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara Masyarakat berkomunikasi, memperoleh informasi, serta membangun pemahaman keagamaan. Di satu sisi, ruang digital memberi peluang bagi tersebarnya nilai-nilai moderasi beragama secara lebih luas, namun di sisi lain juga menghadirkan tantangan berupa maraknya intoleransi, ujaran kebencian, dan penyebaran paham keagamaan yang ekstrem. Kondisi ini menuntut adanya strategi yang tepat dalam memperkuat moderasi beragama agar tetap relevan di Tengah derasnya arus informasi. Makalah ini bertujuan untuk menganalisis tantangan serta peluang penerapan moderasi beragama di era masyarakat digital. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan menelaah literatur terkait moderasi beragama, perkembangan masyarakat digital, serta fenomena sosial-keagamaan yang berkembang di ruang daring. Hasil kajian menunjukkan bahwa tantangan utama moderasi beragama di ruang digital adalah mudahnya penyebaran konten radikal, minimnya literasi digital masyarakat, serta polarisasi yang di picu oleh algoritma media sosial. Namun demikian, terdapat peluang besar berupa pemanfaatan teknologi untuk dakwah moderat, penguatan jejaring komunitas lintas iman, serta penyebaran konten edukatif yang menekankan nilai toleransi, kebersamaan, dan persaudaraan. Dengan demikian, moderasi beragama di era digital menuntut kolaborasi antara pemerintah, tokoh agama, akademisi, dan masyarakat dalam mengembangkan literasi digital keagamaan serta menghadirkan konten positif yang mampu menyeimbangkan arus informasi.
Hakikat Manusia dan Pendidikan Dalam Konsep Islam Untuk Membangun Pendidikan Indonesia Emas 2045 AMINAH NUR HUMAIROH; CHATUR WASSESA; ABDURRAHMAN HANIF
Noor: Journal of Islamic Studies Vol. 1 No. 1 (2025): Transformation and Innovation in Islamic Studies in Responding to Educational,
Publisher : Yayasan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sisi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69836/noor.v1i1.22

Abstract

Hakikat manusia dan pendidikan dalam konsep Islam memegang peranan penting dalam membentuk arah pembangunan sumber daya manusia yang berakhlak dan berkualitas menuju Indonesia Emas 2045. Permasalahan utama dalam pendidikan nasional saat ini adalah kurangnya integrasi nilai-nilai spiritual dan moral dalam sistem pendidikan, yang menyebabkan degradasi karakter peserta didik. Tujuan makalah ini adalah untuk mengkaji kembali konsep hakikat manusia dalam Islam serta relevansinya terhadap sistem pendidikan nasional dalam rangka menyongsong visi Indonesia Emas 2045. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur terhadap sumber-sumber primer dan sekunder seperti Al-Qur’an, Hadis, serta karya ilmiah kontemporer mengenai pendidikan Islam dan pembangunan karakter. Hasil kajian menunjukkan bahwa manusia dalam Islam dipandang sebagai makhluk yang memiliki dimensi jasmani, ruhani, akal, dan hati, yang semuanya harus dibina secara seimbang melalui pendidikan. Konsep pendidikan Islam menekankan pembentukan insan kamil-manusia sempurna secara intelektual, spiritual, dan moral. Dengan mengintegrasikan nilai-nilai ini dalam sistem pendidikan nasional, Indonesia berpotensi membangun generasi emas yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berakhlak mulia dan memiliki kesadaran tanggung jawab sosial. Oleh karena itu, transformasi pendidikan berbasis nilai-nilai Islam menjadi kunci strategis untuk mendukung pencapaian visi Indonesia Emas 2045.