Nomi Agustina Simorangkir
Universitas HKBP Nommensen Medan

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penggunaan Bahasa Gaul Pada Remaja Milenial Di Media SosialĀ  Twitter Elza Leyli Lisnora Saragih; Nomi Agustina Simorangkir; Cynthia Aritonang; Oktavia Dewita Marbun
MUARA PENDIDIKAN : Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan & Sosial Humaniora Vol. 1 No. 3 (2025): MURADIK
Publisher : CV MUARA EDUKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64365/muradik.v1i3.28

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan fenomena penggunaan bahasa gaul di kalangan remaja milenial di Twitter. Fenomena ini penting untuk dikaji karena bahasa gaul memengaruhi pola komunikasi remaja, pembentukan identitas sosial, dan berdampak pada kemampuan berbahasa Indonesia yang baik dan benar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis isi. Data diperoleh melalui teknik menyimak, mencatat, dan mengambil tangkapan layar pada tweet yang berisi kata-kata gaul populer, singkatan, dan akronim. Data tersebut kemudian direduksi, disajikan dalam tabel, dan dianalisis untuk menemukan pola, jenis, makna, dan kecenderungan penggunaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa remaja milenial di Twitter menggunakan banyak bentuk akronim seperti otw (on the way), dan lainnya sebagai ekspresi keakraban dan identitas kelompok. Namun, penggunaan bahasa gaul berdampak pada menurunnya kepekaan remaja terhadap kaidah bahasa Indonesia baku, sehingga memengaruhi kemampuan mereka untuk menyusun kalimat formal dengan tepat. Penelitian ini terbatas pada data di media sosial Twitter, sehingga tidak mencakup media sosial lain atau percakapan luring. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi para pendidik, orang tua, dan pemerintah dalam merumuskan strategi pengembangan bahasa Indonesia di era digital, sehingga remaja mampu menempatkan penggunaan bahasa gaul pada konteks yang tepat.
Pengaruh Media Flashcard terhadap Kemampuan Menulis Kreatif Naskah Drama Satu Babak Oleh Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Pancur Batu Nomi Agustina Simorangkir; Ernesta Ginting
Jurnal Diferensiasi Pendidikan Vol 2 No 2 (2026): Edisi Januari 2026
Publisher : Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas HKBP Nommensen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36655/jdp.v2i2.2147

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media flashcard terhadap kemampuan menulis kreatif naskah drama satu babak oleh siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Pancur Batu. Populasi siswa 253 orang dengan jumlah tersebut maka sampel yang akan diambil dari jumlah populasi berjumlah 35 orang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan desain one group pretest posttest design. Instrumen yang digunakan adalah bentuk tes penugasan menulis naskah drama. Nilai rata-rata pretest adalah 64,11 sedangkan untuk posttest adalah 74,77. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa nilai posttest lebih tinggi daripada nilai pretest. Berdasarkan hasil analisis data dengan menggunakan uji t diperoleh thitung > ttabel menunjukkan bahwa 4,31 > 2,03 maka dapat dinyatakan Ha diterima dan Ho ditolak. Hal ini berarti bahwa media flashcard lebih berpengaruh terhadap kemampuan menulis naskah drama dibandingkan dengan sebelum mendapat perlakuan. Berdasarkan data di atas, dapat disimpulkan bahwa media flashcard berpengaruh terhadap kemampuan menulis naskah drama pada siswa kelas VII SMP Negeri 2 Pancur Batu Tahun Ajaran 2015/2016.
Analisis Dialek dan Sosiolek Pada Pakpak Simsim dan Pakpak Pegagan Di Kabupaten Pakpak Bharat Nomi Agustina Simorangkir; Crisdayanti Sitorus; Sepmasrina Padang; Elza L.L. Saragih; Nursina Yunika Manik; Debi Margaret Kaloko
Jurnal Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran Vol. 1 No. 2 (2026): Edisi Januari-Maret
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan variasi bahasa yang ditinjau dari aspek penutur, khususnya variasi dialek dan sosiolek dalam percakapan masyarakat Pakpak, yaitu antara penutur Pakpak Simsim dan Pakpak Pegagan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa simak dan catat terhadap percakapan alami antarpenutur. Data penelitian berupa tuturan lisan yang dianalisis berdasarkan aspek dialektologis, sosiolinguistik, dan fonologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan dialek yang tampak pada pilihan leksikal dan bentuk ujaran khas masing-masing wilayah, seperti penggunaan kata kolan, sadia, enjoh, dan laus. Selain itu, variasi sosiolek terlihat dari penggunaan bahasa informal yang mencerminkan hubungan akrab, kesetaraan status sosial, serta latar sosial penutur. Analisis fonologis menunjukkan adanya perbedaan realisasi bunyi, terutama pada variasi vokal dan konsonan yang menjadi ciri khas masing-masing dialek. Dengan demikian, variasi bahasa dalam percakapan Pakpak Simsim dan Pakpak Pegagan tidak hanya dipengaruhi oleh faktor geografis, tetapi juga oleh faktor sosial penutur.