Ramadhan Kurnia Habibie
Universitas Negeri Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PELATIHAN TANGRAM UNTUK GURU SEKOLAH DASAR DALAM MEMFASLITASI BERPIKIR KOMPUTASI Zaenal Abidin; Wiryanto Wiryanto; Ramadhan Kurnia Habibie
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i2.6928

Abstract

Kemampuan berpikir komputasi (computational thinking) merupakan salah satu kompetensi esensial abad ke-21 yang perlu dikembangkan sejak jenjang sekolah dasar. Namun, masih banyak guru yang mengalami kesulitan dalam mengintegrasikan berpikir komputasi ke dalam pembelajaran karena keterbatasan pemahaman terhadap strategi pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik peserta didik. Salah satu media yang dapat dimanfaatkan adalah tangram, yaitu permainan geometri yang mampu melatih kemampuan berpikir logis, pemecahan masalah, pengenalan pola, abstraksi, dan penyusunan algoritma. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru sekolah dasar dalam memfasilitasi berpikir komputasi melalui pemanfaatan media tangram. Kegiatan dilaksanakan di Kabupaten Pacitan dengan melibatkan guru-guru sekolah dasar sebagai peserta. Metode pelaksanaan terdiri atas tahap analisis kebutuhan, perencanaan, pelaksanaan pelatihan, praktik penyusunan aktivitas pembelajaran berbasis tangram, pendampingan, serta evaluasi. Materi pelatihan meliputi konsep berpikir komputasi, implementasi berpikir komputasi dalam pembelajaran sekolah dasar, penggunaan tangram sebagai media pembelajaran, dan penyusunan aktivitas pembelajaran yang mengintegrasikan elemen decomposition, pattern recognition, abstraction, dan algorithmic thinking. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan guru dalam mengembangkan pembelajaran berbasis tangram untuk memfasilitasi berpikir komputasi peserta didik. Guru mampu merancang aktivitas pembelajaran yang lebih interaktif, kontekstual, dan berpusat pada peserta didik sesuai dengan karakteristik Kurikulum Merdeka. Selain itu, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi selama pelatihan serta mampu menghasilkan perangkat pembelajaran yang siap diimplementasikan di kelas. Dengan demikian, pelatihan tangram menjadi salah satu alternatif program pengembangan profesional guru yang efektif dalam mendukung pembelajaran inovatif sekaligus memperkuat kemampuan berpikir komputasi siswa sekolah dasar.