Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Transforming Digital Teaching Practices: The Role of Empowering Leadership and Self-Efficacy in Emancipated Schools Syunu Trihantoyo; Mufarrihul Hazin; Windasari Windasari; Shelly Andari; Rezki Nurma Fitria; Muhammad Faizal A Ghani
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 2 (2025): JUNE 2025
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v17i2.6164

Abstract

Despite the increasing relevance of digital competence in education, elementary school teachers' digital learning behaviors often do not align with current expectations. Enhancing these behaviors is essential for building an inclusive school ecosystem. This study investigates the impact of principals' empowering leadership on teachers' digital learning behavior, with self-efficacy as a mediating factor.A quantitative research design was employed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Data were collected through purposive sampling from 340 teachers participating in the emancipated school program. Respondents were selected based on their involvement in schools with digitally transformative leadership and self-efficacy development initiatives. The analysis followed three stages: (1) validity and reliability testing; (2) model fit assessment; and (3) hypothesis testing.The findings revealed that empowering leadership directly influences digital learning behavior, accounting for 65.4% of the variance. Additionally, self-efficacy plays a mediating role, contributing 29.5%. Although empowering leadership emerged as the dominant factor, the mediation effect suggests that self-efficacy remains a crucial element in fostering effective digital learning behaviors among teachers. The study highlights that teachers with higher self-efficacy are more receptive to empowering leadership, especially in the context of digital learning. These findings underscore the importance of fostering both strong leadership and personal belief in capability to promote sustainable digital competence in schools.
Penguatan Peran Perpustakaan Sekolah dalam Mendukung Literasi dan Digitalisasi di SMKN 1 Driyorejo Helena Adinda Desty; Icha Febrianti Zahroh; Firda Amelia Insany; Alifia Yogi Firnanda; Alfie Rizqia Rachmi; Daffha Mada Wardhana; Rezki Nurma Fitria
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 4 No. 3 (2025): Juni 2025
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jupetra.v4i3.2186

Abstract

Perpustakaan sekolah adalah bagian penting dari sistem pendidikan dan sangat penting untuk mendukung pembelajaran, meningkatkan literasi, dan mendorong penggunaan teknologi informasi. Perpustakaan harus menyesuaikan diri untuk memberikan layanan yang lebih efektif, inklusif, dan kontekstual sebagai akibat dari transformasi digital dalam pendidikan. Tujuan dari artikel ini adalah untuk melihat kondisi pengelolaan perpustakaan di SMKN 1 Driyorejo dan membuat usulan strategis untuk mendukung literasi dan digitalisasi layanan pustaka. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif deskriptif yang melibatkan penggunaan observasi, wawancara, dan peninjauan literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perpustakaan SMKN 1 Driyorejo masih dikelola secara konvensional dengan layanan dan struktur organisasi yang terbatas. Namun, langkah-langkah telah diambil untuk digitalisasi layanan berbasis kebutuhan siswa, melakukan pendataan ulang koleksi, dan meningkatkan manajemen. Perpustakaan mulai menunjukkan peran mereka dalam mendukung budaya literasi dengan menyediakan bahan ajar dan memberikan akses yang mudah bagi peserta didik dan guru. Sebaliknya, implementasi digitalisasi secara menyeluruh menghadapi kendala karena keterbatasan sumber daya. Penguatan perpustakaan dapat dicapai melalui perubahan struktur organisasi, pembuatan koleksi yang relevan, penggunaan teknologi sederhana seperti katalog online, dan integrasi perpustakaan ke dalam kurikulum dan program sekolah. Perpustakaan sekolah dapat menjadi pusat literasi dan informasi yang adaptif terhadap zaman dengan kolaborasi yang kuat antara pengelola, guru, dan peserta didik.
Implementasi Manajemen dan Digitalisasi Perpustakaan dalam Meningkatkan Layanan Literasi di SMPN 33 Surabaya Sinta Mumtazatur Rohmah; Elvaritta Faunia Dewi; Reva Oktavia Sari; Ilham hadi kusuma; Fatma Afrilia; Rizki Bayu Anggara Putra; Rezki Nurma Fitria
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 4 No. 3 (2025): Juni 2025
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jupetra.v4i3.2189

Abstract

pentingnya manajemen dan digitalisasi perpustakaan dalam mendukung penguatan budaya literasi sekolah di era digital. Abstrak ini menyoroti bagaimana penerapan manajemen yang terstruktur serta integrasi teknologi informasi dapat meningkatkan efisiensi layanan dan mendorong minat baca siswa di SMPN 33 Surabaya. Dalam konteks ini, abstrak ini mengeksplorasi faktor pendukung, metode, dan implementasi yang relevan. Faktor pendukung meliputi struktur organisasi perpustakaan yang jelas, penggunaan sistem otomasi seperti INLISLite dan OPAC, serta keterlibatan kepala sekolah dan pustakawan. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data. Implementasi dilakukan melalui layanan literasi seperti pojok baca, layanan referensi, program resume buku, serta digitalisasi koleksi perpustakaan meskipun masih terbatas secara infrastruktur. Dampak positif dari upaya ini mencakup peningkatan akses informasi, kemandirian belajar siswa, efisiensi pengelolaan koleksi, dan tumbuhnya budaya baca yang lebih kuat. Refleksi dari penelitian ini menunjukkan perlunya pelatihan teknis berkelanjutan dan dukungan kebijakan sekolah agar digitalisasi perpustakaan dapat berjalan optimal dan relevan dengan kebutuhan pembelajaran abad ke-21.