Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Optimalisasi Penggunaan Metode Pembelajaran PAI Untuk Mengatasi Kejenuhan Belajar Said Hardianza; Fatma Sari; Rusyaid; Rosdiana; Abdul Azis Khoiri
IQRO: Journal of Islamic Education Vol. 8 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/iqro.v8i1.6809

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan optimalisasi penggunaan metode pembelajaran dalam Pendidikan Agama Islam (PAI) sebagai upaya mengatasi kejenuhan belajar siswa. Kejenuhan belajar belakangan menjadi tantangan serius dalam proses pembelajaran, khususnya pelajaran PAI, terutama ketika metode yang digunakan monoton dan tidak sesuai dengan karakteristik siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif berbasis kajian pustaka (literature review) yang dianalisis secara sistematis dari berbagai jurnal ilmiah dan literatur primer dalam sepuluh tahun terakhir. Hasil studi ini menunjukkan bahwa variasi dan optimalisasi metode pembelajaran seperti diskusi kelompok, simulasi praktik ibadah, pembelajaran berbasis proyek, dan pendekatan kontekstual, berkontribusi signifikan dalam meningkatkan partisipasi, motivasi, dan pemahaman siswa terhadap materi PAI. Di samping itu, peran guru sebagai fasilitator pembelajaran menjadi faktor penentu keberhasilan penerapan metode yang efektif dan adaptif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa optimalisasi metode pembelajaran yang mempertimbangkan kebutuhan belajar siswa secara psikologis dan pedagogis dapat meminimalkan kejenuhan dan menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna. Implikasinya, guru dan institusi pendidikan perlu berinovasi dalam merancang proses pembelajaran PAI yang menyenangkan dan kontekstual.
Analisis Fase-Fase Pendidikan Anak dalam Perspektif Hadist Sunan Abu Dawud No 418 Faris Ahzamy; Azkia Fikamalina; Rusyaid
AL-KAINAH: Journal of Islamic Studies Vol. 4 No. 2 (2025): Al-Kainah: Journal of Islamic Studies
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) STAI Miftahul Huda Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69698/jis.v4i2.1473

Abstract

Latar Belakang: Pendidikan anak dalam Islam memiliki landasan normatif yang kuat dalam hadis Nabi Muhammad saw., salah satunya hadis Sunan Abu Dawud No. 418 yang memberikan panduan pendidikan shalat dan adab anak secara bertahap. Hadis ini relevan untuk dikaji secara mendalam dalam konteks perkembangan anak dan tantangan pendidikan modern. Tujuan Penelitian: Artikel ini bertujuan untuk menganalisis fase-fase pendidikan anak dalam perspektif hadis Nabi dengan fokus pada pembiasaan shalat pada usia tujuh tahun, pemberian disiplin pada usia sepuluh tahun, serta pemisahan tempat tidur sebagai bentuk pendidikan adab dan karakter. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan pendekatan naratif-integratif, mengkaji sumber primer berupa hadis dan syarahnya, serta sumber sekunder yang meliputi literatur psikologi perkembangan anak dan kajian pendidikan Islam kontemporer. Hasil Penelitian: Hasil kajian menunjukkan bahwa hadis tersebut memuat kerangka pendidikan bertahap (tadarruj) yang sejalan dengan teori perkembangan modern, seperti Piaget, Erikson, dan Vygotsky. Hadis ini merepresentasikan tiga fase pendidikan anak yang mencakup dimensi spiritual, moral, sosial, dan kognitif. Implementasi pendidikan shalat dalam konteks modern memerlukan adaptasi dengan tantangan era digital, perubahan pola asuh keluarga, serta prinsip perlindungan anak, sehingga pendekatan disiplin positif, keteladanan, dan dialog edukatif lebih relevan dibandingkan penerapan instruksi secara literal. Kesimpulan: Penelitian ini menegaskan bahwa integrasi antara perspektif hadis Nabi, teori psikologi perkembangan, dan konteks pendidikan modern mampu melahirkan model pendidikan Islam yang komprehensif, adaptif, dan berorientasi pada pembentukan karakter anak secara holistik