Muhammad Fauzi Al Hamidi
Magister Pendidikan Bahasa Indonesia, Universitas Islam Malang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Mitigasi Literasi Digital Berbasis Microblogging: Studi Etnografi dalam Pengembangan Keterampilan Menulis Siswa SMA Muhammad Fauzi Al Hamidi; Masud Masud; Ari Ambarwati; Sri Wahyuni
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia SPECIAL EDITION: LALONGET VI
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.vi.21724

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yakni mengkaji peran microblogging seperti Twitter (X) dan Threads sebagai media literasi digital untuk meningkatkan keterampilan menulis siswa SMA dalam Program Merdeka Belajar. Latar belakangnya adalah tingginya penggunaan media sosial di kalangan remaja Indonesia (89% menurut APJII, 2023) yang belum dioptimalkan untuk tujuan edukatif. Dengan pendekatan etnografi digital, penelitian ini menganalisis aktivitas 30 siswa selama 4-6 bulan melalui observasi konten microblog (150+ posting), wawancara mendalam, dan analisis dokumen. Hasil menunjukkan bahwa fitur interaktif platform microblogging, seperti umpan balik langsung, meningkatkan motivasi menulis siswa (85% responden) dan kualitas tulisan, termasuk peningkatan diksi presisi (45%) serta kohesi antarkalimat (32%). Namun, ditemukan pula tantangan seperti distraksi (45% siswa), penyalahgunaan platform (25%), dan kesenjangan literasi digital antar kelompok keterampilan. Temuan ini menegaskan potensi microblogging sebagai alat pedagogis yang efektif jika didukung oleh strategi terstruktur, pelatihan guru, dan mitigasi risiko digital. Penelitian ini memberikan rekomendasi praktis bagi pendidik dalam mengintegrasikan microblogging ke dalam kurikulum, sekaligus mengisi celah literatur tentang literasi digital berbasis media sosial di konteks Indonesia.
Mitigasi Literasi Digital Berbasis Microblogging: Studi Etnografi dalam Pengembangan Keterampilan Menulis Siswa SMA Muhammad Fauzi Al Hamidi; Masud Masud; Ari Ambarwati; Sri Wahyuni
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia SPECIAL EDITION: LALONGET VI
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.vi.21724

Abstract

This study examines the role of microblogging platforms such as Twitter (X) and Threads as digital literacy tools to enhance the writing skills of high school students within the Merdeka Belajar (Freedom to Learn) Program. The background of this research stems from the high usage of social media among Indonesian adolescents (89% according to APJII, 2023), which remains underutilized for educational purposes. Using a digital ethnography approach, the study analyzed the activities of 30 students over 4-6 months through microblog content observation (150+ posts), in-depth interviews, and document analysis. The results indicate that interactive features of microblogging platforms, such as real-time feedback, significantly boosted students' writing motivation (85% of respondents) and improved writing quality, including enhanced diction precision (45%) and inter-sentence cohesion (32%). However, challenges such as distractions (45% of students), platform misuse (25%), and disparities in digital literacy among skill groups were also identified. These findings underscore the potential of microblogging as an effective pedagogical tool, provided it is supported by structured strategies, teacher training, and digital risk mitigation. This study offers practical recommendations for educators to integrate microblogging into curricula while addressing gaps in the literature on social media-based digital literacy in the Indonesian context.