Tujuan dari penelitian ini yakni mengkaji peran microblogging seperti Twitter (X) dan Threads sebagai media literasi digital untuk meningkatkan keterampilan menulis siswa SMA dalam Program Merdeka Belajar. Latar belakangnya adalah tingginya penggunaan media sosial di kalangan remaja Indonesia (89% menurut APJII, 2023) yang belum dioptimalkan untuk tujuan edukatif. Dengan pendekatan etnografi digital, penelitian ini menganalisis aktivitas 30 siswa selama 4-6 bulan melalui observasi konten microblog (150+ posting), wawancara mendalam, dan analisis dokumen. Hasil menunjukkan bahwa fitur interaktif platform microblogging, seperti umpan balik langsung, meningkatkan motivasi menulis siswa (85% responden) dan kualitas tulisan, termasuk peningkatan diksi presisi (45%) serta kohesi antarkalimat (32%). Namun, ditemukan pula tantangan seperti distraksi (45% siswa), penyalahgunaan platform (25%), dan kesenjangan literasi digital antar kelompok keterampilan. Temuan ini menegaskan potensi microblogging sebagai alat pedagogis yang efektif jika didukung oleh strategi terstruktur, pelatihan guru, dan mitigasi risiko digital. Penelitian ini memberikan rekomendasi praktis bagi pendidik dalam mengintegrasikan microblogging ke dalam kurikulum, sekaligus mengisi celah literatur tentang literasi digital berbasis media sosial di konteks Indonesia.
Copyrights © 2025