Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PEMANFAATAN LIMBAH MINYAK JELANTAH MENJADI SABUN BATANG DI DESA BESITO KABUPATEN KUDUS Fahima Nur Shofia; Diva Fitriana Putri; Regita Adiba Fayza Purwoko; Khuril Aeni; Dwi Maya Ratnasari; Anita Rahayu Putri; Mahardini Ayu Faradilla; Putri Luthfiana Anggraeni; Zanadira Althofia; Desy Meliasari; Finkanita Salsabila; Muhammad Hasan Zuwad; Melvin Dewi Rosita; Osama Maulana Haq; Syamsul Hadi; Nur Shabrina Al Baiti; Danang Febry Saputro; Purbowati Purbowati; Supardi Supardi
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 6, No 2 (2024): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v6i2.2690

Abstract

Minyak jelantah merupakan limbah dari minyak goreng yang telah digunakan berulang kali, dan sering menjadi masalah lingkungan dan kesehatan jika tidak dikelola dengan baik. Desa Besito, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, terdapat banyak UMKM di bidang kuliner yang menghasilkan limbah minyak jelantah dalam jumlah besar setiap harinya namun, belum dimanfaatkan secara optimal. Mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Kudus melakukan program pengolahan minyak jelantah menjadi sabun batang pencuci pakaian sebagai solusi pengelolaan limbah yang ramah lingkungan. Proses pembuatan sabun melibatkan pengolahan minyak jelantah dengan metode saponifikasi yang menghasilkan sabun batang berkualitas untuk digunakan sebagai pencuci pakaian. Minyak jelantah dapat dikelola dengan baik menjadi produk yang bermanfaat. Selain sebagai bahan pencuci pakaian, produk sabun batang minyak jelantah punya bentuk menarik dan bisa dijadikan souvenir acara atau pernikahan. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan nilai guna limbah minyak jelantah tetapi juga memberikan edukasi tentang pentingnya pengelolaan limbah untuk pelestarian lingkungan. Program ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menciptakan solusi inovatif untuk permasalahan limbah sekaligus memberikan manfaat ekonomi dan lingkungan bagi masyarakat Desa Besito.
EDUKASI KEPEDULIAN LINGKUNGAN DALAM ISLAM MENGENAI KAJIAN UNTUK MEWUJUDKAN LINGKUNGAN BERSIH DAN SEHAT Melvin Dewi Rosita; Purbowati Purbowati; Supardi Supardi; Nur Shabrina Al Baiti; Danang Feby Saputra; Syamsul Hadi; Osama Maulana Haq; Fahima Nur Shofia; Diva Fitriana Putri; Regitha Adiba Fayza Purwoko; Khuril Aeni; Dwi Maya Ratna Sari; Mahardini Ayu Faradilla; Finkanita Salsabila; Anita Rahayu Putri; Putri Luthfiana Anggraeni; Zanadira Althofia; Mohammad Hasan Zuwad; Desy Meliasari
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 7, No 1 (2025): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v7i1.2832

Abstract

Acara kajian yang diselenggarakan pada hari Selasa, 17 Desember 2024, bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kebersihan dan kesehatan lingkungan dalam perspektif Islam. Pemateri, Bapak Supardi, menyampaikan materi yang mendalam tentang konsep kebersihan dalam Islam, serta tanggung jawab manusia sebagai khalifah fil ardh atau pemimpin di bumi. Ceramah ini juga menguraikan bagaimana menjaga kebersihan dan merawat lingkungan dapat menjadi bagian dari ibadah dan kepedulian sosial. Selain itu, acara ini diwarnai dengan diskusi interaktif yang memungkinkan peserta berbagi pengalaman dan ide untuk menjaga kebersihan lingkungan di komunitas masing-masing. Acara diakhiri dengan doa bersama, memohon kepada Allah SWT agar memberikan keberkahan dan kesadaran kolektif dalam menjaga lingkungan. Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta dapat menerapkan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan lestari, serta memperkuat komitmen sosial dan spiritual dalam menjaga alam sebagai amanah dari Allah SWT.
GERAKAN PENANAMAN POHON SEBAGAI UPAYA PELESTARIAN LINGKUNGAN DI DESA BESITO Melvin Dewi Rosita; Purbowati Purbowati; Supardi Supardi; Nur Shabrina Al Baiti; Danang Feby Saputra; Syamsul Hadi; Osama Maulana Haq; Fahima Nur Shofia; Diva Fitriana Putri; Regitha Adiba Fayza Purwoko; Khuril Aeni; Dwi Maya Ratna Sari; Mahardini Ayu Faradilla; Finkanita Salsabila; Anita Rahayu Putri; Putri Luthfiana Anggraeni; Zanadira Althofia; Mohammad Hasan Zuwad; Desy Meliasari
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 7, No 1 (2025): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v7i1.2645

Abstract

Gerakan penanaman pohon di Desa Besito, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, merupakan bentuk pengabdian masyarakat yang bertujuan meningkatkan kesadaran lingkungan dan mendukung keberlanjutan ekosistem. Pengabdian ini menggunakan metode penelitian tindakan partisipatif dengan melibatkan 30 peserta yang terdiri atas perangkat desa, karang taruna, masyarakat desa dan mahasiswa. Kegiatan ini meliputi sosialisasi, pelatihan teknis, dan pelaksanaan penanaman pohon Tabebuya di lokasi strategis. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan partisipasi masyarakat sangat tinggi, dengan 100% peserta menyadari manfaat program ini, meskipun 20% mengungkapkan kekhawatiran terkait cuaca penghujan. Penanaman pohon memberikan dampak ekologis signifikan, seperti peningkatan kualitas udara dan pencegahan erosi, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab masyarakat terhadap kelestarian lingkungan. Kesimpulannya, gerakan ini tidak hanya mendukung pelestarian lingkungan, tetapi juga menjadi model inspiratif bagi daerah lain dalam mengimplementasikan program serupa. Disarankan agar kegiatan serupa dilakukan secara berkelanjutan dengan pengawasan yang memadai untuk mendukung keberhasilan program jangka panjang. The tree planting movement in Besito Village, Gebog District, Kudus Regency, is a form of community service aimed at raising environmental awareness and supporting ecosystem sustainability. This service utilizes a participatory action research method involving 30 participants, including village officials, youth groups, local community members, and university students. The activities include socialization, technical training, and the planting of Tabebuya trees in strategic locations. Data were collected through observation and interviews, then analyzed descriptively. The results show that community participation is very high, with 100% of participants recognizing the benefits of this program, although 20% expressed concerns about the rainy season. Tree planting has significant ecological impacts, such as improved air quality and erosion prevention, while also fostering a sense of community responsibility for environmental conservation. In conclusion, this movement not only supports environmental preservation but also serves as an inspirational model for other regions to implement similar programs. It is recommended that such activities be carried out sustainably with proper oversight to ensure the long-term success of the program.
PENINGKATAN KESADARAN KEAMANAN DATA PRIBADI dan hukum cyber Taftazani Ghazi Pratama; Dian Rosita; Anwari Anwari; Purbowati Purbowati
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 5, No 2 (2023): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v5i2.2204

Abstract

Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang bekembang saat ini dapat membantu dan menunjang aktivitas sehari-hari. Di samping itu TIK juga memiliki dampak negatif apabila disalahgunakan untuk tindakan kriminal. Tindakan kriminal yang memanfaatkan Teknologi Informasi dikenal dengan istilah Cybercrime. Untuk mengantisipasi adanya cybercrime  maka masyarakat perlu diberikan wawasan dan pengetahuan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang disampaikan dalam bentuk sosialisasi. Sosialisasi dilaksanakan secara tatap muka dengan para peserta berasal dari Ibu-Ibu Ranting Ranting Aisiyah Kedungdowo. Tujuan dari sosialiasi ini yaitu membekali para peserta agar lebih waspada dan hati-hati terhadap cybercrime, memberikan langkah pencegahan dari cybercrime, melindungi data pribadi, dan memberikan rasa aman dengan adanya hukum cyber. Hasil evaluasi dari sosialiasi ini para peserta mendapatkan pengetahuan meningkat sebanyak 50% dan mendapatkan ilmu yang bermanfaat.