Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penguatan Kompetensi Guru Dalam Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Untuk Branding dan Promosi Sekolah Sony Zulfikasari; Malarsih Malarsih; Arief Arfriandi; Muhammad Mukhlas
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 1 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (Maret 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/icom.v5i1.6723

Abstract

Mastery of ICT is essential for schools to enhance branding and public image in the digital era. Beyond its role in education, ICT aids in managing information, communication, and digital promotion through websites and social media. However, challenges like limited ICT skills and resources require comprehensive training, facility improvements, and strong management support. This community service initiative aimed to equip teachers with ICT skills for school branding through needs analysis, program development, implementation, evaluation, and mentoring. Results showed a significant improvement in participants' understanding, with scores rising from an average of 2.31 to 3.65 on a 4-point scale—an increase of 1.34 points. This demonstrates the effectiveness of the initiative in enhancing ICT competency for school branding, ultimately strengthening schools’ competitiveness and reputation.
Penguatan Kompetensi Guru Sekolah Dasar dalam Merancang Pembelajaran Mendalam dan Inklusif Sony Zulfikasari; Sungkowo Edy Mulyono; Niam Wahzudik; Woro Apriliana Sari; Basuki Sulistio; Musrian Musrian; Hasan Rifai
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 6 No 2 (2026): I-Com: Indonesian Community Journal (Juni 2026)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v6i2.10007

Abstract

Guru pada Gugus Wijaya Kusuma Kota Semarang telah menyusun modul ajar sesuai ketentuan, namun belum tersedia forum evaluasi yang secara khusus menelaah kesesuaian modul dengan prinsip pembelajaran mendalam dan inklusif. Kegiatan ini bertujuan memperkuat kompetensi guru sekolah dasar dalam merancang modul ajar pembelajaran mendalam dan inklusif melalui pemahaman konsep, telaah modul ajar, diskusi, dan umpan balik langsung dari narasumber. Metode pelaksanaan meliputi koordinasi dengan mitra, penyampaian materi, presentasi modul ajar oleh guru, telaah narasumber, diskusi interaktif, dan evaluasi kegiatan. Peserta kegiatan berjumlah 42 guru. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memberikan penilaian sangat positif terhadap pelaksanaan pelatihan. Aspek narasumber memperoleh rata-rata 4,77, aspek cakupan materi memperoleh rata-rata 4,71, dan aspek manfaat kegiatan memperoleh rata-rata 4,71, dengan rata-rata keseluruhan 4,74 pada kategori sangat baik. Hasil ini menunjukkan bahwa kegiatan relevan dengan kebutuhan guru, membantu peserta menelaah kualitas modul ajar, dan memperkuat kesiapan dalam merancang pembelajaran yang lebih ramah terhadap keberagaman peserta didik.