Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Irigasi Tetes Bertenaga Surya dengan Sistem Otomatis Mikrokontroler Pada Kelompok Tani Kabupaten Lamongan Heri Ardiansyah; Muhammad Shodiq; M Ainul Mahbubillah; Rohmatin Agustina; Abdullah Hakim Gymnastiar; Muhammad Rizky Rahmadani; Fatahillah Akrom; Ahmad Faris Rachmad Putra; Hanif Azhar Ramadhan; Zufar Faiil Haq
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 14, No 1 (2025): Mei
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v14i1.93488

Abstract

Keterbatasan sumber daya air di lahan tadah hujan menjadi tantangan utama bagi petani, terutama selama musim kemarau, yang membatasi aktivitas budidaya dan berdampak pada pendapatan rumah tangga. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi masalah tersebut melalui penerapan teknologi irigasi tetes bertenaga surya dengan sistem kecerdasan buatan menggunakan sensor kelembaban dan suhu tanah di Kelompok Tani Kabupaten Lamongan. Metode pelaksanaan meliputi perancangan dan instalasi sistem irigasi otomatis, pelatihan penggunaan teknologi kepada petani, serta pendampingan budidaya cabai selama musim kemarau. Hasil program menunjukkan bahwa lebih dari 90% petani mengakui manfaat dari irigasi otomatis ini dan berencana untuk menerapkannya, baik secara mandiri (25%) maupun melalui kelompok tani (32,5%). Selain itu, 35% petani memilih untuk mengombinasikan sistem irigasi otomatis dengan metode konvensional untuk menyesuaikan kebutuhan air sesuai musim. Penerapan teknologi ini tidak hanya memungkinkan petani untuk tetap menanam di musim kemarau, tetapi juga meningkatkan pendapatan mereka secara signifikan. Kesimpulannya, teknologi irigasi tetes bertenaga surya yang dilengkapi kecerdasan buatan terbukti efektif dalam meningkatkan efisiensi penggunaan air dan kesejahteraan petani, serta dapat direplikasi untuk mendukung ketahanan pangan dan produktivitas pertanian di wilayah lain.
Karakter Morfologi dan Produksi Varietas Padi Sawah Lahan Tadah Hujan pada Musim Kemarau Abdullah Hakim Gymnastiar; Rohmatin Agustina
Jurnal Galung Tropika Vol 14 No 2 (2025)
Publisher : Fakultas Pertanian, Peternakan dan Perikanan Universitas Muhammadiyah Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/jgt.v14i2.1359

Abstract

Rainfed lowland fields represent marginal agroecosystems that are highly vulnerable to drought stress due to their full dependence on rainfall as the primary water source, often resulting in reduced rice productivity. Therefore, adaptive and high-yielding varieties are required to sustain production under these conditions. This study aimed to evaluate the morphological characters and yield performance of five rice varieties, namely MR 20, Kusuma, Inpari 32, IR-64 Jumbo, and Pak Tiwi 2, cultivated in rainfed fields during the dry season. The experiment was arranged in a Randomized Block Design (RBD) with three replications. Observed parameters included vegetative traits, generative traits, biomass, and grain yield per hectare, which were analyzed using ANOVA, LSD test at 5%, and correlation analysis. The results showed that Inpari 32 excelled in vegetative traits and yield components such as panicle length and 1000-grain weight. MR 20 performed best in total grain number, filled grain number, and grain weight per hill, while IR-64 Jumbo produced the longest panicle and the highest yield (7.5 t·ha?¹), comparable to MR 20 (7.3 t·ha?¹). Correlation analysis indicated that grain yield was positively associated with panicle length, total grain number, filled grain number, and root biomass. Overall, MR 20 and IR-64 Jumbo are recommended as adaptive and high-yielding varieties for rainfed lowland fields in the dry season, whereas Inpari 32 is superior in yield components and grain quality.