p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal TAMBORA Hexagon
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Timbulan, Komposisi, Dan Penanganan Sampah Di Desa Langam Kabupaten Sumbawa Sebagai Dasar Perencanaan Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat Maitsa Fikri Nabila; Annisatun Nadzafah; Aryan Perdana Putra; Pramudya Bagas Utama; Eriza Riskita
Hexagon Vol 6 No 1 (2025): HEXAGON - Edisi 11
Publisher : Fakultas Teknologi Lingkungan dan Mineral - Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/hexagon.v6i1.5229

Abstract

Langam Village in Sumbawa Regency has been designated as a pilot project for community-based waste management to address the challenges of ineffective waste management practices. This study aims to analyze the generation, composition, and current waste management practices in the village. A survey approach and quantitative analysis were employed to estimate the average daily waste generation, amounting to 2 tons per day. Organic waste dominated the composition, with food waste accounting for 33% and garden waste for 31%. Most households (76%) disposed of waste improperly due to limited facilities and a lack of awareness regarding environmentally friendly waste treatment. Further analysis highlights the urgent need for more efficient waste management through the 3R (Reduce, Reuse, Recycle) approach. Establishing 3R-based Waste Management Facilities (3R WMF) in each hamlet is recommended as a sustainable solution tailored to the geographic and social characteristics of Langam Village. The implementation of community-based waste management will not only reduce waste destined for the landfill but also raise public awareness and contribute to the achievement of Sustainable Development Goals (SDGs), particularly sustainable cities and communities
ANALISIS KELAYAKAN TEKNIS PEMANFAATAN SAMPAH ORGANIK SEBAGAI REFUSE DERIVED FUEL (RDF) DI TPA REBERAS SUMBAWA Audina Setya Fitriana; Elna Iptariska; Annisatun Nadzafah
Jurnal TAMBORA Vol 10 No 2 (2026): Edisi 27
Publisher : Wakil Rektor 3, Direktorat Riset, Publikasi dan Inovasi, Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/tambora.v10i2.7711

Abstract

Peningkatan timbulan sampah di Kabupaten Sumbawa menjadi salah satu tantangan dalam pengelolaan lingkungan, khususnya di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Raberas yang masih didominasi oleh sistem penimbunan. Sampah organik yang terdapat di TPA Raberas memiliki potensi untuk dimanfaatkan sebagai sumber energi alternatif melalui teknologi Refuse Derived Fuel (RDF). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komposisi dan karakteristik sampah organik, menghitung potensi energi berdasarkan nilai kalor, serta mengevaluasi kelayakan teknis pemanfaatan sampah organik sebagai bahan baku RDF di TPA Raberas Kabupaten Sumbawa. Metode penelitian yang digunakan meliputi pengambilan sampel selama tujuh hari berturut-turut, analisis komposisi sampah, pengamatan karakteristik fisik, serta pengujian laboratorium untuk menentukan kadar air, kadar abu, volatile matter, fixed carbon, dan nilai kalor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi sampah organik didominasi oleh daun/ranting sebesar 36,66%, kertas/karton sebesar 34,76%, dan sayuran/buah sebesar 23,80%. Karakteristik kimia sampah organik menunjukkan kadar air rata-rata sebesar 58,00%, kadar abu sebesar 5,82%, volatile matter sebesar 28,06%, fixed carbon sebesar 8,12%, dan nilai kalor sebesar 1.406,25 kcal/kg atau setara dengan 5,89 MJ/kg. Berdasarkan estimasi massa sampah organik sebesar 91.425,638 ton/tahun, diperoleh potensi energi RDF sebesar 538.497,00 GJ/tahun. Hasil evaluasi berdasarkan standar EN 15359:2011 dan SNI 8966:2021 menunjukkan bahwa parameter kadar abu dan fixed carbon telah memenuhi kriteria RDF, sedangkan parameter kadar air, volatile matter, dan nilai kalor masih belum memenuhi standar yang dipersyaratkan. Oleh karena itu, secara kondisi eksisting sampah organik di TPA Raberas belum layak digunakan secara langsung sebagai bahan baku RDF. Namun demikian, sampah organik tersebut memiliki potensi yang besar untuk dimanfaatkan sebagai sumber energi alternatif apabila dilakukan proses pre-treatment seperti drying, biodrying, atau pencampuran dengan material yang memiliki nilai kalor lebih tinggi.