Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

KEGIATAN MENDAKI GUNUNG SEBAGAI MEDIA PENDIDIKAN KARAKTER Lestari, Alif Putra
JURNAL GEOGRAFI Geografi dan Pengajarannya Vol 19, No 1 (2021): JURNAL GEOGRAFI Geografi dan Pengajarannya
Publisher : GEOGRAPHY EDUCATION DEPARTMENT Social Science and Law Faculty, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jggp.v19n1.p63-72

Abstract

Pendidikan harus mampu menghasilkan individu yang berpengetahuan, terampil, dan mempunyai sikap yang baik. Selama ini pendidikan hanya berfokus pada tujuan kognitif berupa angka-angka, sedangkan aspek sikap belum tersentuh secara optimal. Perlu inovasi pembelajaran yang menghasilkan individu yang berkarakter, yang mempunyai sikap yang baik untuk hidup di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aspek sikap yang tumbuh selama kegiatan mendaki gunung. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif, metode pengumpulan data adalah obervasi partisipasi dan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan mendaki gunung dapat menumbuhkan sikap baik pada diri peserta didik. Beberapa sikap yang tumbuh adalah sikap perencanaan, kerja sama, tanggung jawab, menghormati, kebersamaan, bersyukur, jujur, peduli, berani, tangguh, toleransi, dan sikap waspada. Bagi peneliti selanjutnya, perlu pengembangan model kegiatan untuk menghasilkan individu yang lebih lengkap yang berkarakter.
PEMANFAATAN SENSOR ULTRASONIK BERBASIS ARDUINO UNO SEBAGAI PERINGATAN DINI BANJIR BENGAWAN SOLO DI KABUPATEN TUBAN, JAWA TIMUR Lestari, Alief Putra
JURNAL GEOGRAFI Geografi dan Pengajarannya Vol 17, No 1 (2019): JURNAL GEOGRAFI Geografi dan Pengajarannya
Publisher : GEOGRAPHY EDUCATION DEPARTMENT Social Science and Law Faculty, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jggp.v17n1.p55-62

Abstract

Abstrak : Bengawan Solo merupakan salah satu sungai besar yang membentang dari Jawa Tengah hingga Jawa Timur. Pada Desember 2007 luapan Bengawan Solo menyebabkan banjir besar. Sementara selama ini tidak ada penanda atau peringatan dini ketika Bengawan Solo meluap. Peneliti mengajukan pemanfaatan sensor ultrasonik berbasis arduino uno sebagai peringatan dini banjir Bengawan Solo di Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode eksperimental. Sensor akan dipasang di bibir sungai di atas tiang mengahadap ke bawah, dengan indikator lampu LED dan buzzer dan akan memberikan informasi level 1, level 2, dan waspada. Penarapan sensor ultrasonik berbasis arduino uno sebagai peringatan dini banjir ini bisa menjadi alternatif dalam mitigasi bencana. Salah  satu  alat  pendeteksi  jarak  ketinggian  air  menggunakan  sensor  ultrasonik  dan  dengan  penggabungan mikrokontroler  arduino  uno  r3  yang  digunakan  untuk  memantau  perubahan  ketinggian  air  serta  menampilkan informasi  secara  berkala (Komaludin dan Garliaji, 2014). Penerapan sensor ultrasonik berbasis arduino uno sebagai peringatan dini banjir Beangawan Solo perlu untuk dilaksanakan, tepatnya di Kabupaten Tuban sebagai daerah langganan banjir Bengawan Solo ketika musim penghujan tiba.
Kearifan Lokal (Ruwat Petirtaan Jolotundo) dalam Menjaga Kelestarian Lingkungan Hidup Lestari, Alif Putra; Murtini, Sri; Widodo, Bambang Sigit; Purnomo, Nugroho Hari
Media Komunikasi Geografi Vol 22, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkg.v22i1.31419

Abstract

Kekayaan alam Indonesia harus dijaga keberadaannya sebagai sumber kehidupan manusia. Tetapi saat ini banyak terjadi kerusakan lingkungan hidup di Indonesia akibat ulah manusia. Lingkungan hidup yang memberikan penghidupan justru menjadi ancaman untuk masyarakat karena kerusakannya. Beberapa kelompok masyarakat daerah ada yang terus berupaya menjaga lingkungan hidup mereka, salah satunya melalui kearifan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana dampak kearifan lokal Ruwat Petirtaan Jolotundo pada kelestarian lingkungan hidup di sekitarnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara mendalam, observasi partisipasi, dan dokumentasi. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Seloliman Kecamatan Trawas Kabupaten Mojokerto. Penelitian dilaksanakan selama  6 bulan, diawali dari persiapan, studi pendahuluan, wawancara, observasi serta mengikuti kegiatan Ruwat, hingga pengolahan dan analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ruwat Petirtaan Jolotundo memberikan dampak yang baik terhadap kelestarian sumber air, flora dan fauna di kawasan Jolotundo. Sumber air sangat terjaga kuantitas dan kualitasnya, tumbuhan pinus, mahoni, sengon, jati dan fauna seperti kera,anjing liar, dan babi hutan (celeng) dengan mudah dapat ditemukan. Ruwat Jolotundo mampu menyadarkan masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan. Kearifan lokal ini harus dijaga dan diturunkan kepada anak cucu sebagai penerus bangsa agar lingkungan kita tetap terjaga. Penelitian ini dapat dikembangkan pada tema urgensi Ruwat atau kearifan lokal sebagai alternatif menjaga lingkungan hidup.
Development of ecological teaching book supplements based on local wisdom Alif Putra Lestari; Sri Murtini; Bambang Sigit Widodo
Jurnal Pendidikan Geografi: Kajian, Teori, dan Praktek dalam Bidang Pendidikan dan Ilmu Geografi Vol 26, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um017v26i22021p085

Abstract

Textbooks are one of the important elements in the learning process that support the achievement of learning objectives, including in ecology courses. Based on the results of the analysis of existing teaching materials, there is no material about local wisdom and teaching materials still contain old material. Meanwhile, in Indonesia there are many local wisdoms that function to protect the environment in the midst of increasingly massive environmental damage and destruction. The material instructor's explanation also knew that currently there was no local wisdom and it was needed, so this was aimed at developing ecology textbook supplements based on local wisdom. The research design is an R&D model development research, the research subjects are students who are programming ecology courses at the Surabaya State of University Geography Education undergraduate, the research was conducted in November-December 2019 using the experimental class and the control class. Data collection in this study used several techniques, namely in the form of questionnaires (validation questionnaires and student response questionnaires), and written tests (pre-test and post-test) for students. This study aims to produce an ecological textbook supplement based on local wisdom that is feasible and can improve learning outcomes. The textbook supplements produced can be applied in the field, and can again help to improve the quality of content and design.
The Influence Of Social Media On The Resilience Of Rural Communities During The Covid-19 Pandemic Bambang Sigit Widodo; Atik Catur Budiati; Dwi Angga Octavianto; Alif Putra Lestari; Pedro M Silva
The Journal of Society and Media Vol. 5 No. 2 (2021): The Influence of Media in Society Life
Publisher : Department of Social Science, Faculty of Social Science &Law, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jsm.v5n2.p311-329

Abstract

Indonesia is currently facing a new wave of COVID-19 transmission with the number of transmissions rising significantly. The community compliance factor is one of the important things in the spread of the Covid-19 rate. There needs to be intensive warning efforts, including campaigns through social media. This study aims to determine the effect of social media on the level of resilience in rural communities during the covid-19 pandemic. The research sample purposively amounted to 213 people from two research locations, namely Sambong Dukuh Village, Jombang Regency and Wonocoyo Village, Trenggalek Regency, Indonesia. The results showed that the p value = 0.001 < 0.05, which means that social media has a significant effect on the level of community resilience in dealing with the covid-19 pandemic. Furthermore, based on the R2 value, the result is 0.421, which means that social media has an influence on the community's resilience level of 42.1%, and the rest are other influences not examined in this study. Based on the results of the t test, it was found that the p value = 0.467 > 0.05, so it can be said that there is no significant difference between the level of resilience in the community in the two villages, even though the average value of Wonocoyo village is 77,393 better than Sambong Dukuh village of 77.00 , but the difference was not statistically significant. The researcher recommends the importance of further research on resilience based on regional characteristics.
Kajian Nilai Pada Mitos dan Tradisi di Kawasan Candi Jolotundo Alif Putra Lestari
SOSEARCH : Social Science Educational Research Vol 1 No 2 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPS Unesa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1219.101 KB)

Abstract

Bangsa Indonesia yang jaya pada masa kerajaan telah memberikan banyak peninggalan berharga berupa tulisan, bangunan, benda-benda dan karya seni yang perlu untuk dijaga keberadaannya. Salah satu peninggalan yang dianggap suci hingga saat ini oleh masyarakat di Kabupaten Mojokerto yaitu Candi Jolotundo. Banyak nilai-nilai kearifan yang muncul terkait keberadaan Candi Jolotundo itu sendiri yang penting untuk digali. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi partisipasi, dan analisis teks. Penelitian dilakukan pada bulan Maret-Oktober 2019 di Desa Seloliman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mitos, budaya, dan nilai yang berkembang di kawasan Jolotundo. Hasil penelitian di lapangan menunjukkan banyak mitos dan budaya yang lahir seiring keberadaan Jolotundo di Desa Seloliman. Mitos-mitos dan budaya pada akhirnya melahirkan nilai arif yang digunakan sebagai pedoman hidup masyarakat. Nilai-nilai yang dipegang oleh masyarakat memberikan dampak baik terhadap kelestraian lingkungan hidup. Demikian akhirnya hidup mereka menjadi lebih baik dengan nilai-nilai yang mereka pegang dan perlu untuk dipahami oleh masyarakat luas.