Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PENGARUSUTAMAAN GENDER DAN OPTIMALISASI PERAN SERIKAT PEKERJA SEBAGAI UPAYA PERLINDUNGAN BERBASIS GENDER BAGI PEREMPUAN BURUH PABRIK DI KABUPATEN KARANGANYAR Subagya, Slamet; L, Siany Indria; Budiati, Atik Catur
Forum Ilmu Sosial Vol 40, No 1 (2013): June 2013
Publisher : Faculty of Social Science, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/fis.v40i1.5502

Abstract

This research aims to find strategies of gender-based protection for women worker in Karanganyar. The emergence of Legal Law (Instruksi Presiden No. 9 Tahun 2000) about gender mainstreaming making every stakeholders should integrate gender as perspective in every policy. One of efforts to protect women worker based on gender perspective could be done by implemented gender mainstreaming. Based on the research, strategy of gender-based protection for women worker could be run through worker union. Every company should have union worker and make contractual worker (PKB). The protection of women worker could be done by integrating gender perspective on contractual worker arrangement. Therefore every department in Karanganyar should implemented gender mainstreaming so monitoring and evaluation could be done by Department of Labor and Transmigration. This department should be ensure that the contractual worker in every company has a specific protection for women worker.
ECOLITERACY MASYARAKAT RAWAN BENCANA MELALUI MITOS PRABU BOKO DI KECAMATAN TAWANGMANGU, KABUPATEN KARANGANYAR, JAWA TENGAH Herimanto, Herimanto; Budiati, Atik Catur; Utami, Trisni
Forum Ilmu Sosial Vol 40, No 2 (2013): December 2013
Publisher : Faculty of Social Science, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/fis.v40i2.5359

Abstract

This study aims to consider about ecoliteracy in community with sensitive natural disaster by local knowledge “Prabu Boko Mithology”. Existence of the myth could cause a holy placed at neighborhood had “danyang” as ancestor taking care village. To respect “danyang”, community run traditional ritual to refuse natural disaster. The data are gained by indepth interview through public figure, religious man, and caretaker holy placed. Moreover, this study is run by non participant observation and folklore (traditional story) to reinforce the data. Based on the data show that traditional community still have been believe on Prabu Boko Myth by done “Bersih Desa” ritual with rituals offering as respect of ancestor. “Bersih Desa” means traditional ritual to repeal natural disaster.
Aktualisasi Diri Perempuan Dalam Sistem Budaya Jawa (Persepsi Perempuan terhadap Nilai-nilai Budaya Jawa dalam Mengaktualisasikan Diri) Atik Catur Budiati
Jurnal Pamator : Jurnal Ilmiah Universitas Trunojoyo Vol 3, No 1: April 2010
Publisher : LPPM Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.602 KB) | DOI: 10.21107/pamator.v3i1.2401

Abstract

Perubahan sosial budaya Indonesia cenderung menciptakan pola pikir baru nilai-nilai budaya Jawa. budaya Jawa yang patriarki dan kemudian berubah dalam kehidupan perempuan. Perempuan mulai mengumpulkan nilai-nilai ini jauh lebih penting untuk memiliki kapasitas untuk mengembangkan potensi peran yang diberikan sebagai seorang wanita. Hal ini dapat diartikan bahwa wanita juga mampu mengembangkan potensi diri tidak hanya dalam lingkup domestik, tetapi juga ruang publik. Namun, persepsi perempuan yang masih mengikuti nilai-nilai lama, yang mengarah pada pola perilaku dan sikap untuk mengurangi diskon untuk diri mereka sendiri di tempat umum.
The Influence Of Social Media On The Resilience Of Rural Communities During The Covid-19 Pandemic Bambang Sigit Widodo; Atik Catur Budiati; Dwi Angga Octavianto; Alif Putra Lestari; Pedro M Silva
The Journal of Society and Media Vol. 5 No. 2 (2021): The Influence of Media in Society Life
Publisher : Department of Social Science, Faculty of Social Science &Law, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jsm.v5n2.p311-329

Abstract

Indonesia is currently facing a new wave of COVID-19 transmission with the number of transmissions rising significantly. The community compliance factor is one of the important things in the spread of the Covid-19 rate. There needs to be intensive warning efforts, including campaigns through social media. This study aims to determine the effect of social media on the level of resilience in rural communities during the covid-19 pandemic. The research sample purposively amounted to 213 people from two research locations, namely Sambong Dukuh Village, Jombang Regency and Wonocoyo Village, Trenggalek Regency, Indonesia. The results showed that the p value = 0.001 < 0.05, which means that social media has a significant effect on the level of community resilience in dealing with the covid-19 pandemic. Furthermore, based on the R2 value, the result is 0.421, which means that social media has an influence on the community's resilience level of 42.1%, and the rest are other influences not examined in this study. Based on the results of the t test, it was found that the p value = 0.467 > 0.05, so it can be said that there is no significant difference between the level of resilience in the community in the two villages, even though the average value of Wonocoyo village is 77,393 better than Sambong Dukuh village of 77.00 , but the difference was not statistically significant. The researcher recommends the importance of further research on resilience based on regional characteristics.
MUSEUM DAN SEKOLAH: SINERGI KEBIJAKAN DEMOKRATISASI KEBUDAYAAN MELALUI PROGRAM PEMBELAJARAN SENI DAN BUDAYA DI KOTA LA ROCHELLE - PRANCIS Wibowo, Agung; Winarsih, Dwi; Budiati, Atik Catur
Paradigma: Jurnal Kajian Budaya Vol. 14, No. 1
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Our article describes the relationship between museums and schools as a policy of democratisation of French culture, a policy that has encouraged the ministry of education and the ministry of culture to work together in designing arts and culture learning programmes in museums and in schools. The case study of the implementation of the national policy of democratisation of culture by the municipality of La Rochelle is an important consideration that can help us to understand how the locality of public policy implementation in France can contribute specific characteristics to the cultural development and management of museums and schools. Arts and culture learning in museums aims to bring students into direct contact with museum collections. The aim is to give students real-life experiences, encouraging them to easily express or talk about them, both in the classroom and beyond. Learning in museums is designed to build sensitivity to emotions and impressions that arise when dealing directly with museum objects, looking at the shape, colour or material of museum objects. Students will comment and express their experiences. This is the virtue of the learning process.
Konflik Sosial dalam Implementasi Kebijakan Sistem Zonasi Putri, Fadilla Purnia; Budiati, Atik Catur; Liestyasari, Siany Indria
Journal of Education Research Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v4i4.636

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk konflik sosial dan dampaknya dalam implementasi kebijakan sistem zonasi di Kabupaten Karanganyar. Data penelitian diperoleh dari empat sekolah yaitu SMPN satu dan dua Karanganyar, SMPN satu dan dua Karangpandan sebagai subjek penelitian. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan strategi studi kasus. Sumber data primer terdiri dari informan dan hasil observasi. Pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria pihak ketua pelaksana PPDB dan orang tua. Tujuan observasi untuk mengetahui segala tindakan secara sadar terkait kondisi sekolah serta pencarian data lebih dalam. Sumber data sekunder berasal dari hasil analisis Permendikbud tentang PPDB dan Peraturan Bupati Karanganyar No empat puluh delapan Tahun dua ribu dua puluh. Uji validitas data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini melalui proses reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa ditemukan bentuk konflik sosial yaitu konflik realistis dan non-realitis yang berasal dari kekecewaan pihak orang tua terhadap pemerintah melalui tindakan manipulasi surat domisili atau KK. Adapun dampaknya yaitu dapat meningkatkan solidaritas orang tua dengan pihak pembantu dan membentuk aliansi kelompok sosial.
Jilbab: Gaya Hidup Baru Kaum Hawa Budiati, Atik Catur
The Sociology of Islam Vol. 1 No. 1 (2011): June
Publisher : Prodi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jsi.2011.1.1.%p

Abstract

Dalam agama Islam, jilbab merupakan kewajiban bagi seorang muslim perempuan untuk menutup aurat. Jilbab dapat menjadi tolak ukur tingkat relijiusitas kaum hawa. Tetapi pada perkembangannya, jilbab memiliki ideologi modernisasi yang tersembunyi. Pertama, jilbab sebagai trend fashion. Jilbab seringkali digunakan pada moment-moment tertentu seperti pernikahan, pengajian, arisan,dll. Kedua, jilbab sebagai praktik konsumtif. Berbagai ragam model jilbab ditawarkan dari mulai peragaan busana muslim sampai butik khusus jilbab dijual di mall. Ketiga, jilbab sebagai personal symbol. Jilbab dapat menunjukkan kelas sosial tertentu. Kata Kunci: jilbab, fashion, gaya hidup
L PELATIHAN IMPLEMENTASI KEBIJAKAN KURIKULUM MUATAN LOKAL DI KABUPATEN SUKOHARJO Leny Noviani; Budiati, Atik Catur; Tuhana; Cahyaningsih, Diana Tantri; Wirajaya, Asep Yudha; Sudarsana; Setyowati, Kristina; Khoiriyah, Siti; Supriyadi; Rinanto, Yudi
Transformasi dan Inovasi : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): Volume 5, Nomor 1, Januari 2025
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpm.v5n1.p32-38

Abstract

The Sukoharjo Regency Government regrouped 16 elementary schools (SD) into 8 SD in 2022. This regrouping was legalized through Regent's Decree No. 420/376/2022 dated July 12, 2022. One of the reasons for this regrouping was because the number of students was small and not growing. The problem that is a priority for partners is how to overcome misconceptions about the implementation of local wisdom in elementary schools so that it can improve the quality of graduates so that it can increase public interest. The solution to overcome this is the socialization of the concept of local wisdom curriculum, which includes religious content, character education, and local wisdom-based learning. This service method uses a participatory approach. The training activity was attended by 60 people, consisting of school supervisors, principals, and teachers. Participants' understanding of the material can be seen from the participants' ability to compile local content work programs, which are outlined in mind maps during the training activities. Based on feedback from participants, it shows that participants consider this training program very good in terms of: clarity of activity objectives, relevance of activities to participant needs, systematic presentation of materials, added value of the materials presented, time allocation, and achievement of activity objectives.
KONSTRUKSI SOSIAL PERILAKU INDISIPLINER PESERTA DIDIK DALAM FLEKSIBILITAS PEMBELAJARAN KURIKULUM MERDEKA Imroatul Apriliana; Budiati, Atik Catur
Jurnal Cerdik: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Cerdik: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa, Fakultas Ilmu Budaya, Universita Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jcerdik.2024.004.02.02

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konstruksi sosial perilaku indisipliner peserta didik melalui 3 fokus utama yaitu ; 1) Bentuk perilaku indisipliner peserta didik dalam fleksibilitas Kurikulum Merdeka, 2) Faktor penyebab perilaku indisipliner, 3) Dampak perilaku indisipliner pada proses pembelajaran.  Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis fenomenologi. Sumber data berasal dari hasil wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan yang terlibat terdiri dari peserta didik berperilaku indisipliner, guru sosiologi, geografi, ekonomi, wakasek bidang kesiswaan, wakasek bidang kurikulum, guru BK dan orang tua. Observasi dilakukan di salah satu SMA yang berlokasi di Surakarta, pada saat proses pembelajaran berlangsung. Dokumentasi meliputi catatan pelanggaran peserta didik serta foto-foto perilaku indisipliner baik dalam proses pembelajaran maupun kegiatan di luar kelas. Validitas data dilakukan dengan triangulasi sumber dan teknik. Analisis data berdasarkan pada model analisis Miles dan Huberman, yang meliputi tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku indisipliner dipengaruhi oleh faktor internal, seperti rendahnya kesadaran diri dan kebiasaan, serta faktor eksternal, seperti pengaruh teman sebaya, peran keluarga, dan lingkungan sekolah yang melalui proses konstruksi sosial terdiri dari tahap eksternalisasi, obyektivasi, dan internalisasi. Konstruksi sosial perilaku indisipliner peserta didik membentuk realitas sosial baru yang mengganggu efektivitas pembelajaran. Jika dibiarkan dapat merugikan proses pembelajaran, capaian akademik, dan perkembangan karakter peserta didik.    
KONSTRUKTIVISME KOGNITIF DALAM P5 BAGI PESERTA DIDIK DI SMA NEGERI 4 SURAKARTA Aranssy, Alyssa Putri; Budiati, Atik Catur
JP3 (Jurnal Pendidikan dan Profesi Pendidik) Vol 11, No 1 (2025): JP3 (Jurnal Pendidikan dan Profesi Pendidik)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp3.v11i1.22891

Abstract

Proyek Penguatan Profil Siswa Pancasila (P5) menerapkan pembelajaran berbasis proyek guna membentuk karakter peserta didik yang sejalan dengan Profil Pelajar Pancasila. P5 bertujuan untuk membentuk generasi bangsa yang tidak hanya berprestasi secara akademik tetapi juga memiliki karakter yang baik. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan perkembangan kognitif peserta didik dan peran aktif mereka selama mengikuti P5 menggunakan teori konstruktivisme kognitif milik Jean Piaget. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Penelitian ini menggunakan data primer, seperti wawancara dan observasi serta data sekunder berupa analisis dokumen. Penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling. Proses keabsahan data menggunakan triangulasi teknik dan sumber. Proses analisis data menggunakan model yang dikembangkan oleh Miles, Huberman, dan Saldana melalui tahap kondensasi data, sajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan peserta didik dalam melaksanakan P5 di SMA Negeri 4 Surakarta sejalan dengan tahapan perkembangan kognitif individu yaitu skemata, asimilasi, akomodasi, dan equilibrium. Selama proses berjalannya tahapan tersebut ditemukan sebuah hambatan baik dari segi kognitif dan sosial lalu peserta didik pun memiliki strategi untuk mengatasi hambatan yang muncul serta mampu mencapai titik keseimbangan kognitif.