Rizki Ihdan Maulana
Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Warisan Keluarga dan Hukum Adat: Tinjauan Terhadap Sistem Waris di Bali Syaifullah Umar Said; Rizki Ihdan Maulana
Indonesian Journal of Social Sciences and Humanities Vol. 3 No. 2 (2023): Juli - Desember 2023
Publisher : Indonesian Publication Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring dengan perkembangan zaman, hukum waris tetap dipertahankan dan dilestarikan oleh penganutnya dari generasi ke generasi selanjutnya. Seperti contohnya hukum waris adat di bali. Hal tersebut tidak lepas dari keanekaragaman budaya yang ada di indonesia. Namun, lambat laun hukum waris adat di bali mulai ditinggalkan oleh penganutnya.Oleh karena itu, penulis memaparkan jurnal dengan tujuan penulisan yakni memahami peraturan waris sesuai dengan norma hukum adat di bali. Penulis menggunakan metode pendekatan penelitian hukum normatif yakni pendekatan dalam penelitian hukum yang menggunakan analisis terhadap norma-norma hukum perundang-undangan sebagai bahan hukum primer dan dokumen-dokumen yang berkaitan dengan hukum waris adat bali sebagai bahan hukum sekunder. Hasil dari penulisan ini yakni adanya hak kewarisan dalam hukum adat bali dari pewaris terhadap ahli waris. Hal ini disebabkan adanya hak dan tanggung wab secara turun temurun berlaku terhadap benda berwujud maupun tidak berwujud yang mengatur hak-hak sosial dari ahli waris yang harus dijalankan. Dengan demikian, hukum waris adat berperan dalam menjaga identitas budaya dan dinamika hubungan keluarga dan sosial serta mengetahui hukum adat berinteraksi dengan aspek hukum formal dalam konteks kewarisan.
Tinjauan Yuridis Terkait Bahaya Berkendara bagi Anak di Bawah Umur Rizki Ihdan Maulana; Arinda Prima Dini; Abdiilah Sulfany; Gita Ananda Putri Maylendra; Zuhda Mila Fitriana
Indonesian Journal of Social Sciences and Humanities Vol. 4 No. 1 (2024): Indonesian Journal of Social Sciences and Humanities (IJSSH)
Publisher : Indonesian Publication Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dewasa ini, fenomena maraknya penggunaan kendaraan bermotor pada anak di bawah umur menjadi salah satu hal yang cukup memperihatinkan. Hal ini mengingat bahwa dalam peraturan perundang-undanagan sudah cukup jelas mengatur bahwa minimum umur anak diperbolehkan untuk mengendarai motor yakni 17 tahun dengan dibuktikan kepemilikan Surat Izin Mengemudi. Akan tetapi, penggunaan kendaraan motor bagi anak di bawah umur dianggap cukup lazim di Indonesia. Hal ini dikarenakan bebrbagai faktor antara lain faktor internal dan faktor eksternal. Sehingga diperlukan adanya peran aktif orang tua untuk meminimalisir maraknya fenomena penggunaan kendaraan bermootor. Selain itu, pemerintah yang memiliki peran sebagai pembuat peraturan perundang-undangan juga memiliki tugas untuk memberikan edukasi ataupun sosialisasi kepada masyaralat khususnya anak serta orang tua atas bahaya mengemdarai sepeda motor bagi anak. Adapun pula peran aparat kepolisian dalam hal upaya represif yakni pemerinan sanksi. Dengan demikian, adanya sinergitas antar peran tersebut akan mengurangi fenomena penggunaan kendaran bermotor di Indonesia.