Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pendampingan Dalam Meningkatkan Kualitas Baca Tulis Al Qur’an Di TPQ Nurul Hidayah Pagesangan Surabaya Reny Masyitoh; Moch. Nurcholis Majid
Jurnal Dremi (Demi Pengabdi Masyarakat) Vol 2 No 2 (2025): Jurnal Demi Pengabdian Masyarakat
Publisher : PT. Penerbit Riset Sadwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The main issues encountered at TPQ Nurul Hidayah Pagesangan Surabaya include the need to strengthen students’ Qur’anic reading abilities in accordance with tajwid rules and makharijul huruf, uneven proficiency in writing hijaiyyah letters, and limited accuracy in performing wudhu and prayer practices based on fiqh guidelines. These conditions are influenced by limited learning time, varying student abilities, and an imbalance between teachers and students. This Community Service Program aims to enhance students’ Qur’anic literacy and prayer practices through an integrated and sustainable mentoring model. The method employed is Participatory Action Research (PAR), consisting of problem identification, action planning, implementation, observation and evaluation, and reflection. The mentoring activities applied the Tilawati method, guided hijaiyyah writing exercises, and practical wudhu and prayer training using a learning-by-doing approach. The results indicate improvements in reading fluency and accuracy, consistency in hijaiyyah letter writing, and correct implementation of worship practices. This program emphasizes the importance of integrative and participatory mentoring in supporting sustainable improvement of non-formal Islamic education quality
Eco Farming Perempuan Desa : Optimalisasi Tanaman Toga Dalam Meningkatkan Kemandirian Pangan di Desa Tempuran Rinda Rinda; Maziyatul Hilmiyyah; Anjali Nurussafaah; Miftakul Khoiroh; Niswatuz Zahro; Moch. Nurcholis Majid
SINAR: Sinergi Pengabdian dan Inovasi untuk Masyarakat Vol 2 No 02 (2026): April
Publisher : CV. Laskar Karya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65678/sinar.v2i02.347

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini menerapkan eco farming tanaman TOGA (Tanaman Obat Keluarga) di Desa Tempuran, Pungging, Mojokerto, menggunakan metode Asset-Based Community Development (ABCD) untuk meningkatkan kemandirian pangan perempuan desa. Melalui tahapan Discovery (10-14 hari identifikasi aset: komunitas tahlilan dan ibu-ibu pengajian 70% partisipasi, lahan pekarangan 60-120 m² milik 65% rumah tangga), Dream (diskusi visi “1 TOGA per rumah”), Design (rencana kelompok “TOGA Mandiri”), dan Destiny (pelaksanaan 6-8 minggu dengan bibit jahe, kunyit, sereh, pandan), kegiatan melibatkan 15-20 ibu usia 25-55 tahun. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan budidaya ramah lingkungan (pupuk organic limbah dapur, tumpangsari pot untuk 30% lahan terbatas), pengurangan ketergantungan obat komersial, dan ketahanan pangan multifungsi (pangan-obat-bumbu) dengan target 80% kelangsungan tanaman. Program berkelanjutan berkat keterlibatan perempuan sebagai pengelola utama, mendukung pertanian hijau inklusif di lahan sempit.
Pendampingan Program  Gesling (Gerakan Santri Cinta Lingkungan) Sebagai Penguatan Ekoteologi Islam dalam Pembelajaran Santri Lutfia Ainun Na'im; Dita Nur Aini; Mar'atus Zakiatul Ilmiyah; Moch. Nurcholis Majid; Lauhul Mahfudz; Muh. Nashihudin Yasin Yusuf Al-kamal
Ta'awun Jurnal Pengabdian Vol. 5 No. 1 (2026): Mei
Publisher : LPPM Universitas Uluwiyah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47759/67kq5a96

Abstract

Krisis lingkungan menuntut penguatan kesadaran ekologis berbasis nilai keagamaan sejak usia dini. Dalam ajaran Islam, manusia memiliki tanggung jawab sebagai khalifah fil ardh untuk menjaga keseimbangan alam. Namun pada praktiknya, nilai tersebut belum sepenuhnya terinternalisasi dalam perilaku santri di lembaga pendidikan Al-Qur’an nonformal. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di TPQ Darut Taqwa Dusun Bendungan Desa Tempuran yang memiliki 15 santri dengan keterbatasan jumlah guru serta belum menerapkan sistem piket kebersihan secara terstruktur. Tujuan kegiatan adalah menguatkan pemahaman ekoteologi Islam dan membangun pembiasaan peduli lingkungan melalui integrasi nilai dalam pembelajaran dan penerapan piket kebersihan berbasis kelompok. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif berbasis penguatan potensi internal lembaga melalui enam kali pertemuan selama satu minggu. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman ekoteologi dari skor rata-rata 68 menjadi 84 serta peningkatan sikap peduli lingkungan dari 62 menjadi 87. Perubahan tidak hanya terlihat secara kuantitatif, tetapi juga pada munculnya inisiatif santri dalam menjaga kebersihan tanpa instruksi. Program ini menunjukkan bahwa integrasi nilai tauhid dengan pembiasaan kolektif efektif membentuk karakter peduli lingkungan meskipun dalam kondisi keterbatasan tenaga pendidik.