Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN DAN TANTANGAN GURU DALAM IMPLEMENTASI SEKOLAH TERBUKA: STUDI FENOMENOLOGI DI SMP PLUS SALSABILA SAMARINDA Ummu Khairin Nisa
Nusantara Interdisciplinary Journal of Education Studies and Society (NIJESS) Nusantara Interdisciplinary Journal of Education Studies and Society, Vol. 1, No. 2, 2024
Publisher : Berkah Smart Academica

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64093/nijess.v1i2.753

Abstract

Tingkat putus sekolah yang tinggi di Indonesia menyoroti kebutuhan akan penawaran pendidikan alternatif yang inklusif dan fleksibel, seperti model Sekolah Terbuka, yang dirancang untuk melayani siswa dengan keterbatasan sosial, ekonomi, dan geografis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap peran yang dimainkan oleh guru dalam implementasi Sekolah Terbuka di SMP Plus Salsabila Samarinda, serta tantangan pedagogis dan struktural yang muncul. Menggunakan observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan analisis dokumen, studi ini menerapkan teknik kualitatif fenomenologis dengan lima guru. Model Miles, Huberman, dan Saldaña, yang terdiri dari tahap reduksi, presentasi, dan verifikasi, digunakan untuk menganalisis data dan menghasilkan struktur tematik yang komprehensif. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pendidik memiliki berbagai peran, termasuk merancang kurikulum yang fleksibel, bertindak sebagai mentor dalam hal etika dan pengendalian diri, memfasilitasi akses ke bahan pembelajaran non-digital, serta menginspirasi siswa untuk belajar secara mandiri. Hambatan utama meliputi rendahnya disiplin siswa dalam pembelajaran mandiri, kurangnya fasilitas teknologi, dan waktu belajar yang terbatas akibat jadwal yang padat di sekolah asrama Islam.
Implementasi vicarious learning dalam menanamkan nilai ketaatan beribadah pada siswa berkebutuhan khusus di SD Muhammadiyah 3 Samarinda Ummu Khairin Nisa; Nur Kholik Afandi
Journal of Islamic Education and Innovation Vol 6, No.1: January - June 2025 (In Press)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jiei.v6i2.12161

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perilaku siswa berkebutuhan khusus yang belum menunjukkan ketaatan dalam proses pembelajaran. Demikian itu ditunjukkan dengan perilaku seperti seperti keluar masuk kelas tanpa izin selama pembelajaran, tidak fokus saat belajar, menggunakan bahasa kasar yang tidak sesuai dengan usianya, berteriak saat proses pembelajaran berlangsung, serta makan ketika teman-temannya sedang sholat. Tujuan penelitian ini ialah untuk menganalisis  implementasi vicarious learning dalam pembelajaran untuk menanamkan nilai ketaatai pada siswa berkebutuhan khusus di SD Muhammadiyah 3 Samarinda. Metode penelitian yang digunakan ialah jenis penelitian deskriptif. Dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang dianalisis dengan model analisis dari Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan pembelajaran di SD Muhammadiyah 3 menggunakan metode vicarious learning. Dari pembelajaran tersebut memuat penanaman nilai ketaatan pada anak berkebutuhan khusus melalui pembiasaan pelaksanaan sholat dhuha dan sholat dzhuhur berjama’ah, pembelajaran al-Qur’an dengan mengaji tilawati, program sedekah jum’at, dan pembiasaan berdo’’a sebelum mengawali kegiatan. Selain itu, siswa dibiasakan untuk meminta maaf ketika melakukan kesalahan. Dari berbagai aktivitas, siswa memiliki nilai dan karakter taat pada saat pembelajaran. Ketaatan menjadi hal yang dibutuhkan oleh guru dari siswa, sehingga pembelajaran dapat terlaksana dengan baik dan tercapai tujuan pembelajaran yang diharapkan.