Nicholas Tamara
Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Kebijakan Kependudukan dan Lingkungan Hidup di Sumatera Barat Menuju Indonesia Emas 2045 Syamsyir Syamsyir; Elza Zulfitri; Gania Zahara Nabila; ⁠Aulia Fatanah; Nicholas Tamara; Fadhilla Ramadhani; Ahmad Zaki Ananda
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Isu kependudukan dan lingkungan hidup telah banyak dibahas dalam berbagai kajian, namun penelitian yang secara khusus menelaah integrasi kebijakan kedua sektor tersebut dalam konteks pembangunan daerah masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan kependudukan dan lingkungan hidup di Sumatera Barat serta menilai sejauh mana kebijakan tersebut mendukung arah pembangunan menuju Indonesia Emas 2045. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan pemangku kepentingan pemerintah daerah yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data diperoleh melalui analisis dokumen kebijakan, wawancara semi-terstruktur, dan observasi terbatas, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan kependudukan mengalami kemajuan dalam digitalisasi layanan, namun masih terkendala pemerataan akses dan konsistensi data. Pada sektor lingkungan hidup, upaya rehabilitasi dan mitigasi bencana telah dilakukan, tetapi belum mampu mengimbangi laju kerusakan lingkungan dan lemahnya pengawasan pemanfaatan ruang. Integrasi kebijakan kedua sektor masih bersifat normatif dan belum terwujud pada tataran programatik. Temuan ini berkontribusi pada penguatan kerangka population–environment nexus dalam kajian kebijakan daerah. Studi ini menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor, sistem data terpadu, dan penguatan kelembagaan sebagai fondasi integrasi kebijakan, serta merekomendasikan penelitian lanjutan yang mengeksplorasi efektivitas integrasi kebijakan pada wilayah lain.
Digitalisasi Governansi Kehutanan: Tinjauan Kebijakan, Tantangan, dan Solusi Kementerian kehutanan dalam Pengelolaan Kawasan Hutan di Era RKTN 2011–2030 Rindiani Rindiani; Syamsir Syamsir; Nur Ainun Siagian; Nurul Zahra Andini; Fauziah Putri; Mohammad Jimmy; Muhammad Rafi; Nicholas Tamara
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Digitalisasi governansi kehutanan semakin menjadi fokus penting dalam upaya meningkatkan efektivitas pengelolaan kawasan hutan di Indonesia, namun kajian yang secara khusus menelaah penerapannya dalam konteks implementasi RKTN 2011–2030 masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran digitalisasi dalam mendukung perencanaan, pengawasan, serta pengendalian kebijakan kehutanan, sekaligus mengidentifikasi tantangan dan solusi yang dihadapi Kementerian Kehutanan dalam proses tersebut. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus institusional, melibatkan 8–10 informan kunci yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi non-partisipatif, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi berkontribusi signifikan dalam meningkatkan ketepatan data, mempercepat proses perencanaan kawasan hutan, serta memperkuat transparansi dan akuntabilitas tata kelola. Namun, beberapa tantangan ditemukan, seperti keterbatasan kapasitas teknis aparatur, infrastruktur digital yang kurang merata, serta belum optimalnya integrasi data antar-unit kerja. Temuan ini memperkuat pengembangan teori governansi digital dan memberikan pemahaman lebih dalam mengenai peran teknologi dalam pengelolaan sumber daya hutan. Studi ini menekankan pentingnya peningkatan kapasitas SDM, modernisasi infrastruktur, dan integrasi sistem sebagai strategi kunci, serta merekomendasikan perlunya penelitian lanjutan yang mengeksplorasi dampak digitalisasi dalam skala yang lebih luas dan beragam.