Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pendekatan Manajemen Konflik yang Efektif di Kementerian Perhutanan Syamsir Syamsir; Nur Suhada; Muhammad Randu; Muhammad Zamzami; Diya Yandari; Pradini Prima Putri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konflik tenurial dan sengketa akses lahan masih menjadi isu utama yang memengaruhi efektivitas pengelolaan kehutanan di Indonesia, sementara kajian yang secara khusus menelaah pendekatan manajemen konflik dalam kerangka kelembagaan Kementerian Kehutanan masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika konflik kehutanan dan mengevaluasi efektivitas strategi penyelesaiannya pada berbagai unit kerja, terutama Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH), pemegang izin PBPH, serta kelompok masyarakat dalam konteks Perhutanan Sosial dan Multi Usaha Kehutanan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan 18 informan yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi lapangan, dan telaah dokumen kebijakan, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik tenurial merupakan bentuk konflik yang paling dominan, sedangkan efektivitas penyelesaiannya sangat bergantung pada kombinasi mekanisme legal-formal dan dialog multipihak. Peran KPH terbukti sentral dalam memediasi konflik di tingkat tapak, sementara Perhutanan Sosial berkontribusi dalam menurunkan eskalasi konflik melalui pemberian akses kelola yang sah. Studi ini memberikan kontribusi bagi penguatan teori manajemen konflik sektor kehutanan, terutama terkait pentingnya pendekatan adaptif dan kolaboratif. Simpulan penelitian menekankan perlunya penguatan kelembagaan tapak, harmonisasi data spasial, serta peningkatan partisipasi masyarakat dalam perencanaan pemanfaatan hutan.
MAGNET (Maggot, Green, Ekonomi Terpadu): Analisis Model Pemberdayaan Masyarakat Petani Maggot Berbasis Kemitraan Pengelolaan Sampah Organik di Kelurahan Bungus Timur Kota Padang Angel Tri Anjani; Aziza Ramayanti; Aisha Azalia Fauzani; Diya Yandari; Yulia Hanoselina
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 06 (2026): JUNI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya permasalahan sampah organik di perkotaan, khususnya di Kota Padang, yang belum diimbangi dengan sistem pengelolaan yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model pemberdayaan masyarakat berbasis kemitraan melalui pendekatan MAGNET (Maggot, Green, Ekonomi Terpadu) dalam pengelolaan sampah organik di Kelurahan Bungus Timur. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model MAGNET mampu mengurangi volume sampah organik sekaligus menciptakan nilai ekonomi melalui budidaya maggot dan pemanfaatan produk turunannya. Selain itu, terbentuknya ekosistem kemitraan antar anggota FKMPLHI mendorong terciptanya rantai nilai ekonomi lokal yang berkelanjutan. Namun, implementasi model ini masih menghadapi kendala pada aspek regulasi, akses pasar, dan penguatan kelembagaan. Oleh karena itu, diperlukan dukungan pemerintah serta pengembangan kemitraan yang lebih luas guna menjamin keberlanjutan program.
Analisis Model Pemberdayaan Petani Maggot Berbasis Kemitraan Pengelolaan Sampah Organik di Bungus Timur Angel Tri Anjani; Aziza Ramayanti; Aisha Azalia Fauzani; Diya Yandari; Yulia Hanoselina
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 1 No. 4 (2026): Edisi: Juli-September
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya permasalahan sampah organik di perkotaan, khususnya di Kota Padang, yang belum diimbangi dengan sistem pengelolaan yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model pemberdayaan masyarakat berbasis kemitraan melalui pendekatan MAGNET (Maggot, Green, Ekonomi Terpadu) dalam pengelolaan sampah organik di Kelurahan Bungus Timur. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model MAGNET mampu mengurangi volume sampah organik sekaligus menciptakan nilai ekonomi melalui budidaya maggot dan pemanfaatan produk turunannya. Selain itu, terbentuknya ekosistem kemitraan antar anggota FKMPLHI mendorong terciptanya rantai nilai ekonomi lokal yang berkelanjutan. Namun, implementasi model ini masih menghadapi kendala pada aspek regulasi, akses pasar, dan penguatan kelembagaan. Oleh karena itu, diperlukan dukungan pemerintah serta pengembangan kemitraan yang lebih luas guna menjamin keberlanjutan program.