Penelitian ini berupaya menelaah perkembangan peradaban Islam pada era Dinasti Bani Saljuk di Baghdad melalui kajian politik, pendidikan, dan aktivitas intelektual. Studi ini memakai pendekatan kualitatif berbasis penelitian pustaka dengan memanfaatkan sumber sejarah, arsip, serta literatur ilmiah. Pengumpulan data dilakukan melalui penelaahan karya klasik dan modern menggunakan purposive sampling, kemudian diolah memakai analisis interaktif Miles dan Huberman. Temuan penelitian menegaskan tiga aspek penting: pertama, konsolidasi politik Saljuk berhasil memperkuat legitimasi kekuasaan Abbasiyah; kedua, pembentukan sistem pendidikan melalui madrasah Nizamiyah menjadi sarana penyebaran ajaran Sunni; ketiga, dukungan terhadap cendekiawan mendorong pertumbuhan intelektual di Baghdad. Kajian ini memberi kontribusi teoretis bagi pemahaman peradaban Islam klasik serta manfaat praktis bagi pengembangan pendidikan Islam kontemporer. Penelitian selanjutnya direkomendasikan mengkaji dinamika pendidikan Saljuk di wilayah lain di luar Baghdad untuk memperkaya perspektif komparatif dan memperdalam rekonstruksi historis dalam kajian pendidikan Islam klasik serta menyediakan dasar analitis bagi penelitian mendatang yang lebih luas dan mendalam lagi.