Anisa Nur Utami
Universitas Muhammadiyah Surakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemanfaat Aplikasi Digital dalam Pembelajaran Al-Qur’an: Studi Komparatif Aplikasi Tarteel dan Qur’an Indonesia untuk Murojaah Mandiri Aisyah Aisyah; Anisa Nur Utami; Tsamaroh Nafiah; Yasna Silmi Zhahira; Ahmad Nurrohim
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran Al-Qur’an di era digital kini semakin dimudahkan melalui aplikasi mobile yang mendukung murajaah mandiri, yaitu proses pengulangan hafalan secara independen. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan studi komparatif terhadap dua aplikasi populer, yaitu Tarteel dan Qur’an Indonesia, dalam konteks pemanfaatan untuk murajaah Al-Qur’an. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif-komparatif berdasarkan fitur utama, antarmuka pengguna, akurasi pengenalan suara, dukungan audio, dan aksesibilitas bagi pemula hingga hafidz tingkat lanjut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tarteel memiliki keunggulan dalam fitur koreksi tajwid real-time berbasis AI dan integrasi komunitas global, sementara Qur’an Indonesia lebih adaptif untuk pengguna lokal dengan terjemahan, tafsir, dan audio murottal berbahasa Indonesia yang lengkap. Kedua aplikasi efektif untuk murajaah mandiri, tetapi Tarteel lebih cocok untuk latihan interaktif, sedangkan Qur’an Indonesia ideal untuk pembelajaran kontekstual. Kesimpulan penelitian merekomendasikan integrasi keduanya untuk optimalisasi pembelajaran Al-Qur’an, dengan implikasi peningkatan motivasi dan efektivitas hafalan di kalangan generasi muda Muslim Indonesia.
Kontekstualisasi Qaulan Layyinan dalam Qs. Thaha ayat 44 Menurut Tafsir Al-Tabari dan Tafsir Al-Mishbah serta Relevansinya dalam Dakwah Era Kontemporer Anisa Nur Utami; Ahmad Nurrohim
Al Karima : Jurnal Studi Ilmu Al Quran dan Tafsir Vol. 10 No. 1 (2026): Al Karima : Jurnal Studi Ilmu Al-Quran dan Tafsir
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Quran Isy Karima Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58438/alkarima.v10i1.574

Abstract

Krisis etika komunikasi dalam praktik dakwah era kontemporer, ditandai dengan maraknya ujaran kebencian, pendekatan konfrontatif, dan konten dakwah yang mempermalukan mad'u menunjukkan perlunya panduan etis yang bersumber dari Al-Qur'an. Penelitian ini bertujuan: (1) menganalisis penafsiran qaulan layyinan dalam QS. Thaha ayat 44 menurut Tafsir al-Ṭabarī dan Tafsir Al-Mishbah; (2) mengontekstualisasikan maknanya dalam dakwah era kontemporer; dan (3) merumuskan implementasi praktisnya sebagai panduan etis bagi para dai. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif berjenis kepustakaan (library research) dengan pendekatan tafsir komparatif (muqaran). Data dianalisis melalui tiga tahap: analisis isi, analisis komparatif, dan analisis kontekstualisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa al-Ṭabari menafsirkan qaulan layyinan secara konkret-operasional melalui penghormatan martabat lawan bicara, sementara Quraish Shihab menafsirkannya secara holistik-kontekstual sebagai ucapan yang tepat kandungan, waktu, tempat, dan susunan kata, dengan tujuan mengantarkan mad'u pada kekaguman kepada Allah. Sintesis keduanya menghasilkan panduan implementatif qaulan layyinan yang relevan dalam berbagai konteks dakwah kontemporer. Penelitian ini berkontribusi pada pengayaan kajian tafsir komparatif sekaligus menawarkan panduan etis bagi para dai dalam menghadapi tantangan komunikasi dakwah masa kini.