Rahma Nur Oktavia
Manajemen Industri Katering, Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Nilai Kewarganegaraan dalam Upaya Pelestarian Makanan Lokal Singkong untuk Ketahanan Pangan Nasional Alesha Khairina Aiman; Mayliani Putri Nur Ajijah; Rahma Nur Oktavia; Rubby Adhawia; Supriyono Supriyono
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelestarian singkong sebagai pangan lokal strategis memiliki hubungan erat dengan penguatan nilai-nilai kewarganegaraan. Dalam perspektif pendidikan kewarganegaraan, nilai seperti tanggung jawab sosial, partisipasi publik, gotong royong, kemandirian, dan kecintaan terhadap produk lokal menjadi landasan penting bagi masyarakat untuk terlibat aktif dalam upaya menjaga keberlanjutan pangan nasional. Singkong, sebagai komoditas yang mudah dibudidayakan, bernilai gizi tinggi, dan berperan dalam diversifikasi pangan, membutuhkan dukungan sosial yang kuat agar tetap lestari di tengah tantangan modernisasi dan pergeseran pola konsumsi. Tanggung jawab sosial mendorong warga untuk mendukung produksi dan konsumsi singkong, sementara partisipasi masyarakat tercermin dalam gerakan menanam, pengembangan UMKM, serta kampanye pelestarian pangan lokal. Nilai gotong royong memperkuat pondasi antar petani, komunitas, dan pemerintah dalam pengolahan serta pemasaran produk singkong. Kemandirian pangan terwujud melalui pengurangan ketergantungan ada impor gandum dan beras, sedangkan cinta produk lokal meningkatkan apresiasi terhadap hasil pertanian dalam negeri. Dengan demikian, internalisasi nilai kewarganegaraan melalui pendidikan formal maupun nonformal menjadi langkah strategis dalam memperkuat pelestarian singkong sekaligus mendukung ketahanan dan kedaulatan pangan nasional.
Representasi Cita Rasa Kuliner Nusantara dalam Unggahan ‘Food Blogger’ Jaisy Zakia Zahwa; Ghefira Azzahra Dwi Ariani; Vannisya Azzahra Ramadhani; Razkya Fakih Nurihsan; Rahma Nur Oktavia; Mochamad Whilky Rizkyanfi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38555

Abstract

Makanan sangat penting di Indonesia, berfungsi sebagai kebutuhan dasar dan mencerminkan beragam tradisi budaya yang dibentuk oleh berbagai bahan dan cara memasak. Dengan cepatnya perkembangan media sosial, food blogger menjadi salah satu pihak yang paling berpengaruh dalam memperkenalkan hidangan tradisional Indonesia ke khalayak yang lebih luas. Penelitian ini menggunakan tinjauan pustaka, dengan memanfaatkan jurnal, buku, dan sumber-sumber yang relevan untuk memahami bagaimana masakan dan cita rasa Indonesia digambarkan dalam unggahan media sosial para blogger. Hasil penelitian menunjukkan bahwa food blogger tidak hanya memperkenalkan makanan sebagai sesuatu untuk dimakan; mereka juga berbagi nilai-nilai budaya, keunikan bahan-bahan lokal, dan kekayaan rempah-rempah Indonesia. Melalui gambar yang menarik dan cerita pribadi, mereka membentuk bagaimana audiens memandang keaslian dan kesegaran. Dengan demikian, food blogger merupakan tokoh berpengaruh di dunia digital yang membantu mempromosikan dan melestarikan masakan tradisional Indonesia saat ini.