Hilda Fahriza Lubis
STAIN Mandailing Natal

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelatihan Tajhizul Mayit sebagai Upaya Peningkatan Pemahaman Fardhu Kifayah Masyarakat Desa Pastap Abdul Karim; Muhammad Ali Yusuf; Syaipullah Ahmad; Hilda Fahriza Lubis; Seri Bulan Hasibuan; Nur Ainun Lubis; Isla Khairani; Sarah Khairani Hakim; Kurnia Hayati Hsb; Rika Fitri Adelina; Datuk Imam Marzuki
Ambacang: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 5 (2025): Edisi Juli
Publisher : PT. Willy Print Art

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat berupa pelatihan tajhizul mayit telah dilaksanakan pada tanggal 23 Agustus 2025 di Masjid Al-Abror, Desa Pastap, Kecamatan Tambangan, Kabupaten Mandailing Natal. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam melaksanakan kewajiban fardhu kifayah, khususnya tata cara perawatan jenazah sesuai syariat Islam. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat, terutama kalangan orang tua, sangat antusias mengikuti pelatihan, terutama pada praktik memandikan dan mengkafani jenazah. Namun, partisipasi pemuda dan pemudi masih rendah, sehingga menjadi tantangan dalam regenerasi pengetahuan. Secara keseluruhan, kegiatan ini berdampak positif terhadap peningkatan wawasan keagamaan dan keterampilan masyarakat dalam mengurus jenazah.
Sinkronisasi Klausul Akta Perjanjian Notaris dengan Prinsip Syariah Hilda Fahriza Lubis; Titi Martini Harahap; Sukma Yanti
Ambacang: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2026): Edisi Januari
Publisher : PT. Willy Print Art

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian ini berbentuk analisis terhadap akta perjanjian notaris dalam perspektif Hukum Ekonomi Syariah. Fokus pegnabdian adalah menilai kesesuaian akta perjanjian dengan prinsip syariah, terutama terkait unsur riba, gharar, dan maysir, serta prinsip keadilan dan keseimbangan hak dan kewajiban para pihak. Metode pengabdian yang digunakan adalah normatif-yuridis dengan studi pustaka terhadap Al-Qur’an, hadis, literatur fikih muamalah, dan peraturan hukum positif. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa akta perjanjian notaris dapat diterima secara syariah apabila memenuhi rukun dan syarat akad, jelas objeknya, bebas dari riba, gharar, dan maysir, serta memperhatikan keadilan dan kemaslahatan. pengabdian ini menegaskan pula peran strategis notaris dalam memastikan akta perjanjian sesuai prinsip syariah.