Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MEWARNAI PERJALANAN MASUK: RANCANGAN ULANG KORIDOR DI TKK SANG TIMUR JAKARTA BARAT Samuel Chandra; Bryan Nathaniel; Alvina Daniella Susanto; Theresia Budi Jayanti; Harsiti
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/d12awc93

Abstract

Masa awal pertumbuhan merupakan fase penting dalam membentuk pemikiran dan kreativitas anak, di mana lingkungan sekitar, termasuk elemen fisik dan arsitektural, memainkan peran besar. Lingkungan pendidikan harus mampu mendukung perkembangan kreativitas anak, namun banyak taman kanak-kanak belum menyediakan fasilitas yang sesuai dengan kebutuhan psikologis dan karakteristik anak. Penelitian ini bertujuan menerapkan aspek psikologi arsitektur pada taman kanak-kanak untuk menciptakan ruang yang mendukung kreativitas dan pertumbuhan anak. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi pada ilmu pengetahuan, khususnya dalam psikologi arsitektur, dengan menyoroti hubungan desain lingkungan fisik dan perkembangan psikologis anak. Selain itu, penelitian ini dapat menjadi referensi untuk desain ruang pendidikan anak usia dini. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui observasi langsung dan studi literatur. Data dianalisis secara deskriptif analitis untuk mengidentifikasi tata ruang yang sesuai dengan karakteristik anak. Penelitian ini mengevaluasi fasilitas dan desain lingkungan di Taman Kanak-Kanak Sang Timur, yang secara umum dinilai memadai namun memiliki kekurangan, terutama di koridor utama. Koridor yang panjang, kurang berwarna, dan monoton memberikan kesan tidak nyaman bagi anak, khususnya yang baru pertama kali masuk. Untuk mengatasi hal tersebut, peneliti merekomendasikan desain seperti pola lantai interaktif untuk daya tarik visual, atap transparan untuk pencahayaan alami, tanaman hias untuk suasana segar, dan dinding dengan warna cerah. Implementasi rekomendasi ini diharapkan menciptakan lingkungan taman kanak-kanak yang lebih menarik, mendukung kreativitas, dan meningkatkan kenyamanan serta perkembangan psikologis anak.
EVALUASI PEMANFAATAN LAHAN DAN TATA BANGUNAN PADA SUB KAWASAN HARMONI, JAKARTA PUSAT Mekar Sari Suteja; Priscilla Epifania Ariaji; Sharon Esther Thessalonia M.; Lidya Zoraya Pranata; Alvina Daniella Susanto
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (IN PRESS)
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/v86yv942

Abstract

Kawasan Harmoni merupakan salah satu kawasan strategis di Jakarta Pusat yang mengalami transformasi signifikan dalam aspek pemanfaatan lahan dan penataan bangunan, terutama setelah diberlakukannya Peraturan Gubernur (Pergub) No. 31 Tahun 2022 sebagai pengganti Peraturan Daerah (Perda) No. 1 Tahun 2014. Penelitian ini bertujuan agar dapat menganalisis dinamika perubahan fungsi lahan dan bentuk bangunan di Kawasan Harmoni, serta mengkaji relevansi dan urgensi penyusunan Panduan Rancang Kota (PRK) sebagai instrumen pengendalian pemanfaatan ruang yang adaptif terhadap perkembangan perkotaan. Penelitian dilaksanakan dengan metode deskriptif kualitatif melalui studi literatur, pengamatan di lapangan, dan analisis kebijakan spasial. Fokus kajian diarahkan pada zona perencanaan P1 dan P2 yang menjadi representasi area dengan potensi perubahan tertinggi akibat pengaruh pembangunan infrastruktur strategis seperti MRT fase 2 serta pendekatan Transit Oriented Development (TOD). Hasil penelitian menunjukkan adanya pergeseran fungsi lahan dari hunian menuju komersial yang signifikan, serta perubahan bentuk, massa, dan skala bangunan yang cenderung berkembang secara vertikal dan padat. Transformasi ini terjadi dalam rentang waktu antara implementasi Perda No. 1 Tahun 2014 hingga diberlakukannya Pergub No. 31 Tahun 2022. Temuan tersebut memberikan kontribusi penting sebagai bahan pertimbangan dalam pengembangan kebijakan tata ruang dan rancang kota di Kawasan Harmoni, yang diharapkan dapat dituangkan dalam penyusunan Panduan Rancang Kota Kawasan Harmoni guna mendukung pengendalian pemanfaatan ruang yang berkelanjutan dan responsif terhadap dinamika perkotaan.