Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

The Effect of Positive Self-Talk on Anxiety Levels in Hypertensive Patients in the Limboto Health Center Area Meylan Batara; Nurdiana Djamaluddin; Mihrawaty S. Antu
International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) (Special Issue) - International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) January 2
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/ijhess.v8i1.10018

Abstract

Hypertensive patients not only experience physical problems, but also psychological problems related to anxiety related to their illness. This anxiety is an independent risk factor that can worsen the condition of hypertensive patients. Pharmacological therapies such as psychopharmaceutical therapy and somatic therapy. The non-pharmacological therapies are deep breath relaxation therapy, distraction therapy, five-finger hypnosis therapy, murrotal Quran therapy, and positive self-talk therapy. Of these therapies, positive self-talk therapy is a therapy that is universal, easy to practice, and has a significant therapeutic effect in anxiety management in hypertensive patients. This study aims to determine the effect of positive-self-talk on the level of anxiety in hypertensive patients in the Limboto Health Center Area. The research design used in this study is a pseudo-experimental experiment or quasi-experimental non-equivalent control group design.The number of samples in this study was 36 respondents using purposive sampling. The results of the study using the Paired Sample T-Test showed that there was a positive effect of self-talk on the level of anxiety in hypertensive patients before and after being given intervention in the experimental group and control group in the Limboto Health Center area with a p-value of 0.000 (< 0.05) in the experimental group and a p-value result(0.825 (> 0.05) in the control group. It is hoped that this research can encourage hypertensive patients to be able to manage anxiety
The Relationship of Knowledge Level and Mother's Fear on the Side Effects of IUD Contraception at Sipatana Health Center Zaliha Almaira Bobihoe; Ridha Hafid; Mihrawaty S. Antu
International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) (Special Issue) - International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) - July 20
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/ijhess.v8i3.11129

Abstract

Intra Uterine Device (IUD) is an effective long-term contraceptive method, but users are still low. The use of IUD contraceptives is only about 19–20%. Barriers to IUD use include fear of side effects, lack of information, and myths that develop in society. This study aims to determine the relationship between knowledge level and mother's fear of the side effects of IUD contraception in the working area of the Sipatana Health Center. The study used a quantitative method with an analytical observational study design, using a cross sectional approach. The population of this study is mothers who use non-IUD contraceptives totaling 1,567 people. The sample amounted to 93 respondents using the purposive sampling technique. The research instrument uses knowledge and mother's fear instruments. Data analysis using the Chi-Square test. The results showed that there was a relationship between the level of knowledge and mother's fear, obtained p-value = 0.000 which was smaller than the significance value of ? = 0.05 which means that the lower the mother's knowledge, the higher the fear. This research is expected to be an evaluation material related to the use of IUDs in the work area of the Sipatana Health Center as well as an initial screening related to mothers' fears of IUD use
Long Relationship of Suffering with Depression in Patients with Type 2 Diabetes Mellitus at Limboto Health Center Anggy Nurmanifa Humagi; Siti Rahma; Mihrawaty S. Antu
International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) (Special Issue) - International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) - July 20
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/ijhess.v8i3.11150

Abstract

Type 2 diabetes mellitus is a chronic disease that continues to increase and requires long-term management because it can cause various complications, including psychological disorders such as depression. Long suffering from the disease is one of the factors that can affect the patient's psychological condition. This study aims to analyze the relationship between the length of suffering and the incidence of depression in patients with type 2 diabetes mellitus at the Limboto Health Center. The method of this study is quantitative with a correlational analytical design through a cross sectional approach. The population is all patients with type 2 diabetes mellitus which totals 1002 people, and a sample of 91 respondents with purposive sampling techniques. The instrument of this research is the Beck Depression Inventory (BDI-II) questionnaire. The data was analyzed using the Spearman Rank Test. The results showed that the length of suffering was the most <5 years (54.9%) and the incidence of depression in patients with type 2 diabetes mellitus was categorized as minimal, so there was no relationship between the length of suffering and the incidence of depression. This research is expected to improve health services for patients with type 2 diabetes mellitus by conducting routine monitoring or screening, not only the physical condition but also the psychological condition of the patient.
Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Tingkat Stres pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Limboto : The Relationship Between Family Support and Stress Levels in Pregnant Women in the Limboto Community Health Center Work Area Indrawati Tahir; Ridha Hafid; Mihrawaty S. Antu
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 4: April 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i4.7397

Abstract

Kehamilan merupakan proses penting yang sering kali diiringi dengan tantangan fisik dan psikologis, termasuk stres yang dapat mempengaruhi kesehatan ibu dan janin. Dukungan keluarga, baik emosional, fisik, material, maupun informasi, memainkan peran penting dalam mengurangi tingkat stres pada ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan tingkat stres pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Limboto. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan desain Cross-Sectional. Sampel penelitian ini terdiri dari 70 ibu hamil yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang mengukur dukungan keluarga dan tingkat stres pada ibu hamil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu hamil mendapatkan dukungan keluarga yang tinggi, yaitu 75,7%, dengan tingkat stres ringan sebesar 74,3%. Hasil uji korelasi Spearman menunjukkan nilai r = 0,963 dengan p-value = 0,000, yang mengindikasikan adanya hubungan yang sangat kuat antara dukungan keluarga dan tingkat stres pada ibu hamil. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa dukungan keluarga berperan penting dalam mengurangi stres pada ibu hamil. Oleh karena itu, penting bagi keluarga untuk memberikan dukungan yang komprehensif agar ibu hamil dapat menjalani kehamilan dengan lebih tenang dan sehat.
Pengaruh Latihan Mindfulness Breathing Terhadap Tingkat Kecemasan Pada Siswa di SMK Negeri 1 Limboto: The Effect of Mindfulness Breathing Exercises on Anxiety Levels in Students at SMK Negeri 1 Limboto Intan Cristiana; Siti Rahma; Mihrawaty S. Antu
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i6.7701

Abstract

Kecemasan pada siswa muncul dari kekhawatiran akan bahaya yang terjadi di masa depan yang berdampak pada proses pembelajaran siswa, sehingga latihan mindfulness breathing dapat membantu remaja dalam mengatasi kecemasannya melalui latihan untuk meningkatkan kesadaran yang melibatkan pernapasan sebagai objek perhatian. Tujuan penelitian untuk menganalisis pengaruh latihan mindfulness breathing terhadap tingkat kecemasan pada siswa di SMK Negeri 1 Limboto. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini menggunakan metode quasi-eksperimen dengan desain two group pretest posttest. Populasi pada penelitian ini berjumlah 92 siswa jurusan akuntansi dan keuangan lembaga, dengan teknik stratified random sampling didapatkan sampel penelitian berjumlah 36 siswa yang dikelompokan menjadi kelompok kontrol dan kelompok intervensi. Hasil penelitian menunjukan pretest pada kedua kelompok terdapat 16 siswa dengan kecemasan berat dan 2 siswa dengan kecemasan sedang. Pada kelompok intervensi mengalami penurunan tingkat kecemasan dimana 15 siswa dengan kecemasan sedang dan 3 siswa dengan kecemasan ringan, dengan hasil p-Value 0.000 (<0.05). Sedangkan pada kelompok kontrol tidak menunjukan perubahan yang signifikan, dengan p-Value 0.134. Sehingga disimpulkan terdapat pengaruh latihan mindfulness breathing terhadap tingkat kecemasan pada siswa di SMK Negeri 1 Limboto. Diharakan siswa dapat melakukan Latihan mindfulness breathing dalam kehidupan sehari-hari untuk mengatasi kecemasan yang dirasakan.
Hubungan Body image dengan Kesehatan Mental Ibu Post Partum Di RSUD Dr. M.M Dunda Limboto: The Relationship Between Body Image and Mental Health of Postpartum Mothers at Dr. M.M. Dunda Limboto Regional Hospital Riyani Bau; Ika Wulansari; Mihrawaty S. Antu
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Juli 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i7.8309

Abstract

Post partum merupakan masa setelah persalinan dan kelahiran bayi, plasenta, serta selaput, sehingga organ kembali pulih seperti organ kandungan sebelum hamil dengan waktu kurang lebih 6 minggu. Berbagai hal yang perlu diperhatikan pada masa post partum yaitu kebersihan diri, gizi, istirahat yang cukup dan yang paling penting adalah psikologis atau kesehatan mental ibu. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis hubungan body image dengan kesehatan mental ibu post partum di RSUD Dr. M.M Dunda Limboto. Penelitian ini termasuk dalam jenis kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu ibu post partum, dengan sampel berjumlah 63 responden yang didapatkan melalui teknik sampling yaitu purposive sampling. Instrumen dalam penelitian ini yaitu kuisioner body image dan MBSRQ untuk penialaian kesehatan mental. Adapun uji statistik yang digunakan yaitu uji chi square dengan hasil penelitian yaitu terdapat hubungan body image dengan kesehatan mental ibu postpartum di ruang Nifas RSUD Dr M.M Dunda Limboto dengan nilai Sig. (2-tailed) yaitu 0.000 (? < 0.05). Diharapkan penelitian ini dapat menjadi sumber informasi dan masukan kepada pihak RSUD Dr. M.M Dunda Limboto agar dapat meningkatkan kewaspadaan terhadap kesehatan mental ibu dengan cara screening yang dilakukan pada ibu post partum.
Hubungan Tingkat Stres Dengan Kualitas Tidur Pada Pasien Stroke Non Hemoragik di RSUD Prof. Dr. H Aloei Saboe Kota Gorontalo: The Relationship Between Stress Levels and Sleep Quality in Non-Hemorrhagic Stroke Patients at Prof. Dr. H. Aloei Saboe Regional Hospital, Gorontalo City Hairun Nisya A.Mamente; Nasrun Pakaya; Mihrawaty S. Antu; Nurdiana Djamaluddin; Indra
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Juli 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i7.8310

Abstract

Stroke non hemoragik merupakan salah satu penyakit tidak menular yang prevalensinya terus meningkat dan menjadi penyebab utama kematian serta kecacatan. Kondisi ini terjadi akibat tersumbatnya pembuluh darah di otak yang dapat menyebabkan kelumpuhan. Faktor yang memengaruhi kejadian stroke non hemoragik antara lain kualitas tidur, tingkat stres, usia, serta riwayat penyakit penyerta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat stres dengan kualitas tidur pada pasien stroke non hemoragik di RSUD Prof. Dr. H. Aloei Saboe Kota Gorontalo menggunakan metode observasional analitik dengan rancangan cross sectional. Sampel terdiri 54 pasien stroke non hemoragik yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 38 orang (70,4%) mengalami stres tingkat sedang, sementara masing-masing sebanyak 8 orang (14,8%) mengalami stres ringan dan berat. Selain itu, sebanyak 48 orang (88,9%) memiliki kualitas tidur yang buruk dan 6 orang (11,1%) yang memiliki kualitas tidur baik. Berdasarkan uji korelasi Spearman menunjukkan adanya hubungan yang signifikan secara statistik antara tingkat stres dan kualitas tidur pada pasien stroke di RSUD Prof. Dr. H. Aloei Saboe Kota Gorontalo dengan p value 0,038 (<0,05) dan nilai koefisien 0,282 termasuk dalam kategori hubungan lemah. Diharapkan rumah sakit agar dapat memberikan perhatian lebih terhadap manajemen stres pada pasien stroke non hemoragik, terutama terkait dengan dampaknya terhadap kualitas tidur pasien.
Pengaruh Peer Support Group Terhadap Mekanisme Koping pada Penderita Diabetes Melitus tipe 2 di Wilayah Kerja Puskesmas Kabila: The Influence of Peer Support Groups on Coping Mechanisms in Type 2 Diabetes Mellitus Patients in the Kabila Community Health Center Work Area Nofiani Tiara Kalangi; Zulkifli B. Pomalango; Mihrawaty S. Antu
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Agustus 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i8.8378

Abstract

Diabetes melitus dapat menyebabkan komplikasi hipoglikemia dan hiperglikemia. Mekanisme koping penting untuk membantu pasien dan pengasuh menghadapi stres, yang dapat diperkuat melalui penyuluhan, terapi kognitif, dan dukungan kelompok sebaya. Dukungan teman sebaya membantu pertukaran pengalaman serta meningkatkan kesadaran diri pasien.Tujuan umum dalam penelitian ini adalah mengetahui Pengaruh Peer Support Group terhadap Mekanisme Koping pada penderita Diabetes Melitus tipe 2. Metode penelitian ini yakni penelitian kuantitatif pra-eksperimental dengan desain pre-test and post-test nonequivalent without control group. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 391 responden dengan besar sampel sebanyak 80 responden menggunakan teknik cluster random sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner Brief Cope dan SOP Peer support group. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan peer support group terhadap mekanisme koping pada penderita diabetes melitus tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Kabila dengan Dengan hasil uji Paired Samples T-Test memperoleh nilai (p= ?0,05). Penelitian ini bertujuan mengevaluasi persepsi penderita diabetes melitus tipe 2 terhadap mekanisme koping mereka, agar dapat mengubah mekanisme koping maladaptif menjadi adaptif dan mempertahankan mekanisme koping adaptif yang sudah ada.
Hubungan Tingkat Kecemasan Dengan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Di Puskesmas Kabila: The Relationship Between Anxiety Levels and Blood Pressure in Hypertension Patients at the Kabila Community Health Center Moh. Nurhidayat H. Ento; Nurdiana Djamaluddin; Mihrawaty S. Antu; Bergita Dumar
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Agustus 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i8.8452

Abstract

Peningkatan tekanan darah dipengaruhi oleh berbagai faktor salah satunya yakni gangguan psikologis. Gangguan psikologis yang sering dijumpai pada pasien hipertensi adalah kecemasan. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo pada tahun 2024 menunjukkan penderita hipertensi di Provinsi Gorontalo sebanyak 52.690 jiwa. Adapun tujuan penelitian ini yaitu mengetahui hubungan tingkat kecemasan dengan tekanan darah pada penderita hipertensi di puskesmas kabila. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan rancangan penelitian cross sectional. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari variabel independen tingkat kecemasan dan variabel dependen tekanan darah. Teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling dengan jumlah responden sebanyak 96 responden. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan lembar observasi tekanan darah dan kuesioner HARS dengan uji Spearman-Rank untuk analisa data. Hasil penelitian menunjukkan nilai p-value < ? dengan nilai correlation coefficient 0,58 yang artinya terdapat hubungan positif searah antara tingkat kecemasan dengan tekanan darah pada penderita hipertensi. Hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai landasan dalam pengambilan kebijakan oleh pihak Puskesmas dalam upaya penurunan angka hipertensi dengan cara memberikan Pendidikan kesehatan kepada responden dan juga keluarga untuk meningkatkan motivasi serta dukungan keluarga.
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kecemasan Menjelang Persalinan Pada Ibu Hamil di Wilayah Puskesmas Limboto Kabupaten Gorontalo: Factors Influencing Anxiety Before Childbirth in Pregnant Women in the Limboto Community Health Center, Gorontalo Regency Sri Marlin M. Pakaja; Ika Wulansari; Mihrawaty S. Antu
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - November 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i11.9356

Abstract

Kecemasan menjelang persalinan merupakan salah satu masalah psikologis yang sering dialami ibu hamil, terutama pada trimester akhir. Kondisi ini dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik internal maupun eksternal, yang dapat memengaruhi kesiapan ibu dalam menghadapi proses persalinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi kecemasan menjelang persalinan pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Limboto. Jenis penelitian survei analitik dengan pendekatan cross-sectional. ibu hamil yang berada di Wilayah Puskesmas Limboto Kabupaten Gorontalo Provinsi Gorontalo berjumlah 137 Ibu Hamil dengan sampel sebanyak 58 responden yang ditentukan dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang terdiri dari variabel pengetahuan, pendapatan, dukungan keluarga, dan paritas, serta tingkat kecemasan menjelang persalinan. Teknik analisa data dilakukan menggunakan IBM SPSS dengan uji analisa Spearman rank. Hasil analisa menunjukkan bahwa dari 58 responden, sebagian besar memiliki pengetahuan kurang yaitu 22 responden (37,9%), sebanyak 25 responden (43,1%) memiliki tingkat pendapatan rendah, 21 responden (36,2%) menyatakan dukungan keluarga rendah, dan berdasarkan paritas terbanyak adalah primigravida sebanyak 23 responden (39,7%). Uji korelasi menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan kecemasan (p<,000; r=0,512), pendapatan dengan kecemasan (p<,000; r=0,682), dukungan keluarga dengan kecemasan (p<,000; r=0,581), serta paritas dengan kecemasan (p<,000; r=0,549). Diharapkan penelitian ini dapat menjadi bahan pertimbangan bagi tenaga kesehatan dalam memberikan edukasi, pendampingan, serta intervensi yang tepat kepada ibu hamil dan keluarga