Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Edukasi Penggunaan Bahasa Baku dan Tidak Baku pada penyebutan Elemen Mesin Balyan, Muhammad; Nirmawan; Harahap, Mahyuni; Adelita, Devika
Jurnal Bakti Nusantara Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Bakti Nusantara
Publisher : Pustaka Media Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63763/jutira.v3i2.127

Abstract

Penguasaan istilah elemen mesin dalam bahasa Indonesia yang baku sangat penting untuk mendukung komunikasi teknis, penulisan laporan, serta penyusunan dokumen akademik dan industri. Namun, di kalangan siswa dan praktisi pemula, masih banyak ditemukan penggunaan istilah tidak baku dan jargon bengkel yang tidak sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta dalam membedakan serta menggunakan bahasa baku dan tidak baku pada penyebutan elemen mesin. Metode pelaksanaan meliputi ceramah, diskusi interaktif, latihan klasifikasi istilah, serta pre-test dan post-test pada siswa SMK bidang teknik mesin. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor pengetahuan istilah baku elemen mesin dari 52,3% pada pre-test menjadi 83,7% pada post-test, dengan kenaikan sebesar 31,4 poin persentase. Peserta juga menunjukkan perubahan sikap positif, di mana 88,6% menyatakan setuju/sangat setuju terhadap pentingnya penggunaan istilah baku dalam laporan praktik, dan 82,9% menyatakan bersedia mengurangi penggunaan istilah tidak baku dalam komunikasi formal. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi terpadu yang menggabungkan aspek linguistik dan teknis efektif dalam meningkatkan literasi bahasa teknis pada bidang teknik mesin.
Karakterisasi Karbon Hasil Pirolisis Nanokristal Selulosa dengan Spektroskopi Raman Harahap, Mahyuni; Balyan, Muhammad; Nirmawan; Adelita, Devika; Bakara, Sahat Fernando; Damayanti, Rizki
Nexus Sains dan Teknologi Vol. 1 No. 2 (2025): Nexus: Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/nst.v1i2.2867

Abstract

Nanokristal selulosa (NKS) merupakan biopolimer yang sangat diminati sebagai prekursor karbon material. Pada penelitian ini, NKS telah berhasil dikarbonisasi pada suhu 900 °C untuk menghasilkan material karbon. NKS dicetak menjadi bentuk film dengan menimbang sebanyak 200 mg NKS dan dimasukkan ke dalam cetakan kompresi dengan diameter 13 mm dan dikompresi menggunakan tekanan 10 ton untuk membuat film. Tahap kedua proses pirolisis film NKS pada 300 °C, 600 °C, dan 900 °C dengan laju pemanasan 10 °C/menit. Selanjutnya karbon hasil pirolisis NKS dikarakterisasi menggunakan spektroskopi Raman. Dari hasil Raman diperoleh rasio ID/IG NKS hasil pirolisis pada suhu 300 °C adalah 0,69. Rasio ini berkurang dengan kenaikan suhu yaitu 0,62 untuk NKS 600 °C dan 0,59 untuk NKS 900 °C. Perubahan intensitas puncak pada spektrum Raman bisa memberi gambaran tentang tingkat konversi NKS menjadi karbon dan karakteristik struktur karbon yang terbentuk selama pirolisis. Sementara rasio ID/IG dari karbon komersil jenis UHM K63712 adalah 0,31 lebih rendah jika dibandingkan dengan karbon NKS hasil pirolisis.
PERANCANGAN PERANGKAT KONVERSI UAP AIR MENJADI ENERGI LISTRIK MENGGUNAKAN SEL HIDROELEKTRIK BERBASIS KITOSAN Muhammad Balyan; Mahyuni Harahap
JURNAL KIMIA SAINTEK DAN PENDIDIKAN Vol. 10 No. 1 (2026): JURNAL KIMIA SAINTEK DAN PENDIDIKAN
Publisher : Program Studi Kimia - Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/kimia.v10i1.6353

Abstract

Latar belakang: Krisis energi global dan keterbatasan teknologi energi terbarukan konvensional mendorong pengembangan perangkat konversi uap air menjadi energi listrik berbasis kitosan, biopolimer terbarukan dari limbah cangkang krustasea yang memiliki gugus amino (–NH₂) reaktif, biodegradabel, dan berbiaya rendah. Tujuan:Merancang, memfabrikasi, dan mengevaluasi kerja perangkat konversi uap air menjadi energi listrik berbasis sel hidroelektrik kitosan berukuran 1 cm × 1 cm, serta mengoptimalkan unjuk kerjanya melalui variasi konfigurasi rangkaian sel. Metode: Film kitosan difabrikasi dengan melarutkan serbuk kitosan (Sigma-Aldrich, derajat deasetilasi 75– 85%) dalam asam asetat 1% pada 300 rpm selama 12 jam, kemudian dikeringkan pada 70 °C selama 24 jam. Karakterisasi material menggunakan FTIR (Perkin Elmer Spectrum One), FESEM (Supra 35vp), dan UV- Vis (Cary 50 Agilent). Pengujian unjuk kerja dilakukan pada tiga konfigurasi rangkaian dengan variasi kelembaban relatif (RH) 30–90% pada suhu 27°C selama 24 jam, dan data direkam menggunakan multimeter Fluke Hydra Series III. Hasil: Karakterisasi mengkonfirmasi keberadaan gugus –NH₂ sebagai gugus aktif konversi, morfologi permukaan halus dengan mikropori, dan energi celah pita optik 3,12 eV. Pada 90% RH, daya listrik maksimum mencapai 2,626 µW (sel tunggal), 5,451 µW (rangkaian seri), dan 6,107 µW (rangkaian paralel). Kesimpulan: Perangkat konversi uap air berbasis sel hidroelektrik kitosan dengan konfigurasi paralel paling efektif pada RH tinggi (≥ 90%), dan perangkat ini berpotensi dikembangkan menjadi panel konversi skala besar untuk daerah berkelembaban tinggi.
PELATIHAN PENYUSUNAN SURAT LAMARAN KERJA BERBAHASA INDONESIA YANG PROFESIONAL BAGI MAHASISWA TEKNIK MESIN POLITEKNIK NEGERI MEDAN Nirmawan -; Devika Adelita; Mahyuni Harahap; Muhammad Balyan
Jurnal Masyarakat Berdikari dan Berkarya (Mardika) Vol 4 No 1 (2026): Jurnal Masyarakat Berdikari dan Berkarya (MARDIKA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/mardika.v4i1.14686

Abstract

The community service program aims to improve the knowledge and skills of Mechanical Engineering students at Medan State Polytechnic in compiling professional Indonesian job application letters in accordance with linguistic rules and the needs of the workplace. The implementation method used is participatory training. The results showed an increase in the participants' abilities, which is indicated by an increase in the average score from pretest to post-test and the acquisition of an N-Gain score in medium category. Most participants were able to create job application letters that meet the criteria in terms of writing systematic, language accuracy use, and professionalism of content. This training activity is effective in improving students' competence in professional written communication, especially in compiling job application letters that are in accordance with the demands of the workplace.