Fitriani Hasibuan
UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS PENYELESAIAN MASALAH TRANSPORTASI UNTUK MENENTUKAN SOLUSI OPTIMAL MELALUI PENDEKATAN MINIMUM SPANNING TREE (MST) DENGAN ALGORITMA KRUSKAL DAN PRIM Fitriani Hasibuan; Roma Suganda Batu Bara; Almira Amir
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Press
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.36200

Abstract

This study aims to solve transportation problems by applying the Minimum Spanning Tree (MST) approach using two primary algorithms, namely Kruskal’s algorithm and Prim’s algorithm, to obtain an optimal solution. Both algorithms are part of graph theory and are used to determine the minimum spanning structure of a connected network. The Kruskal algorithm begins by sorting the edge weights in ascending order and then selecting the smallest edges sequentially until all vertices are connected without forming a cycle. In contrast, Prim’s algorithm starts by selecting an arbitrary initial vertex and then repeatedly adding the edge with the smallest cost that connects a new vertex to the growing tree. In the context of transportation problems, both algorithms are employed to minimize the total distribution cost based on the relationship between supply sources and demand destinations. The results of the study indicate that the MST approach using Prim’s algorithm performs more efficiently than Kruskal’s algorithm in terms of achieving a lower optimal solution value and requiring fewer iterations. Therefore, Prim’s algorithm can be recommended as a more effective method for optimizing transportation problems based on tree graph structures
Peluang dan Tantangan Pendekatan Riset dalam Inovasi Kurikulum Matematika: Studi Kasus di SMP Ilyas Reski Aziz; Fitriani Hasibuan; Dinda Erliananda; Mariam Nasution
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 11, No 2 (2026): September
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/teorema.v11i2.24007

Abstract

Inovasi kurikulum matematika menjadi kebutuhan penting untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan menjawab tuntutan pendidikan abad ke-21. Salah satu strategi yang berpotensi diterapkan adalah pendekatan riset yang menekankan pengambilan keputusan berbasis data dan praktik pembelajaran reflektif. Penelitian ini bertujuan menganalisis peluang dan tantangan penerapan pendekatan riset dalam inovasi kurikulum matematika pada jenjang SMP. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan desain studi kasus yang dilaksanakan di salah satu SMP negeri di Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara. Partisipan penelitian terdiri atas dua guru matematika dan delapan siswa. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi pembelajaran, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman dengan teknik triangulasi untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan riset memiliki peluang besar dalam meningkatkan motivasi belajar, kemampuan berpikir kritis, kolaborasi, keaktifan, dan pemahaman konsep siswa melalui pembelajaran yang kontekstual serta berpusat pada peserta didik. Selain itu, pendekatan ini selaras dengan Kurikulum Merdeka yang mendorong pembelajaran fleksibel dan adaptif. Namun, implementasinya masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan waktu pembelajaran, perbedaan kompetensi guru dalam melakukan penelitian kelas, serta keterbatasan sarana dan media pembelajaran. Disimpulkan bahwa pendekatan riset berpotensi kuat mendukung inovasi kurikulum matematika apabila didukung pengembangan profesional guru, budaya sekolah kolaboratif, fasilitas memadai, dan komitmen institusional. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan reformasi kurikulum memerlukan sinergi antara guru, sekolah, dan pembuat kebijakan.