Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penguatan Pembelajaran Sekolah Dasar Filial Berbasis Literasi dan Kreativitas di Keraitan, Bengalon, Kutai Timur Paramita, Swandari; Herlambang, Abiyyu Rizqullah Putra; Marilda, Muthia; Tito, Daffa Muhammad; Paembonan, Efrata; Afriansyah, Muhammad Fitri; Hariyanti, Mutina; Hamsiah, Nur; Kamila, Nur; Permatasari, Rossalinda Budi; Dewi, Surliana
ABDIKU: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Mulawarman Vol. 4 No. 2 (2025): ABDIKU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Mulawarman
Publisher : Fakultas Kehutanan dan Lingkungan Tropis, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32522/2cwny556

Abstract

Sekolah Dasar filial di Desa Keraitan, Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur, memiliki peran penting dalam mendukung pemerataan pendidikan bagi anak-anak di wilayah pedesaan. Namun, keterbatasan sarana pembelajaran serta metode pengajaran yang masih konvensional menjadi tantangan dalam penguatan kualitas pendidikan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat pembelajaran berbasis literasi dan kreativitas sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah dasar filial. Program ini berlangsung di SD Filial Bengalon yang memiliki 32 siswa dan 3 orang guru. Program dilaksanakan melalui tiga bentuk kegiatan utama, yaitu penguatan literasi dan kreativitas siswa melalui kelas cerita dan puisi serta pembelajaran sains dengan media daur ulang; edukasi kesadaran hukum melalui kelas hukum mini, permainan edukatif mengenai hak dan kewajiban, serta mural bertema sekolah taat aturan; dan pembuatan media pembelajaran geografi lokal berupa peta desa, poster edukatif mitigasi bencana, serta pameran media geografi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan minat dan partisipasi siswa dalam kegiatan literasi dan kreativitas, meningkatnya pemahaman siswa terhadap hak, kewajiban, dan aturan, serta ketersediaan media pembelajaran geografi lokal yang kontekstual. Program ini diharapkan dapat menjadi alternatif model pemberdayaan pendidikan berbasis literasi, kreativitas, dan kearifan lokal untuk memperkuat kualitas pembelajaran di sekolah dasar pedesaan.