Nur Kamila, Nur
UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Strategi Efektif Pembelajaran Berdiferensiasi untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa St. Shofiyah; Kamila, Nur; Nur Safitri, Muharofah; Kusumawati, Dahani
Edukais : Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 8 No. 2 (2024): 21 Desember 2024
Publisher : Kependidikan Islam Fakultas Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Differentiated learning has begun to be implemented in several schools in Indonesia, one of which is SMA Negeri 1 Panji Situbondo. This research aims to describe implementation steps and improving learning outcomes through differentiated learning in class XI-9 in the subjects of Islamic Religious Education (PAI) and Characteristics.. This research was conducted in less than one month with the research location at SMA Negeri 1 Situbondo banner.Data collection methods in this research include observation, interviews, and documentation studies. After the data was collected, analysis was carried out using a qualitative approach with a phenomenological type of research. The research results show that differentiated learning has been implemented systematically. The process begins with mapping student learning needs, obtained through an initial assessment in the form of a pretest. Next, the teacher develops learning modules that are adapted to the mapping results using four main approaches: differentiation of content, process, product and learning environment. The implementation of differentiated learning is carried out in accordance with the planning and schedule set by the school. The final step is reflection and evaluation using formative and summative assessments to measure improvements in student learning outcomes. The research results showed that after implementing differentiated learning, student learning outcomes in class XI-9 experienced a significant increase. It is hoped that this research can become a reference for educators and policy makers in improving teaching strategies that are more adaptive and effective, so as to maximize students' learning potential optimally.
Penerapan Model Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Bahasa Inggris Materi Someone’s Capability di MTs Negeri Sumba Timur Nuasa Tenggara Timur Kamila, Nur
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 4 No. 2 (2022): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar bahasa Inggris materi “Someone’s Capability” dengan menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning pada peserta didik kelas VIII B MTs Negeri Sumba Timur. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan rancangan dua siklus dan masing-masing siklus terdiri dari empat tahapan yaitu: perencanaan – tindakan – observasi – refleksi. Untuk mendapatkan data hasil penelitian dipergunakan teknik pengukuran berupa tes hasil belajar untuk mendapatkan data kuantitatif dan lembar observasi untuk mendapatkan data kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian yang dilaksanakan dalam dua siklus yaitu siklus pertama dan siklus kedua diperoleh hasil sebagai berikut: Pertama; Pada akhir pelaksanaan siklus pertama terdapat peningkatan rata-rata hasil belajar sebesar 73 dari hasil belajar sebelumny. Kedua; Pada akhir pelaksanaan siklus kedua mencapai hasil belajar dengan nilai rata-rata 79, berarti terdapat peningkatan sebesar 6 %. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar bahasa Inggris materi “Someone’s Capability” bagi peserta didik kelas VIII B MTs Negeri Sumba Timur.
Analisis Metode Economic Order Quantity (EOQ) terhadap Efisiensi Pengendalian Bahan Baku pada Kedai Teh Laresolo di Kota Bogor Kamila, Nur; Rosady, Andini; Nurfadilla, Rizqy Fajrina; Chandra, Jastin Ade; Yusuf, Farhan Maulana; Husyairi, Khoirul Aziz
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 6 No 1 (2026): JUPIN Februari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.2011

Abstract

Manajemen persediaan merupakan elemen krusial dalam manajemen rantai pasok yang bertujuan menjaga ketersediaan bahan baku dalam jumlah yang tepat dengan biaya serendah mungkin. Ketidaktepatan dalam pengendalian persediaan dapat menimbulkan pemborosan biaya, penurunan kualitas bahan baku, serta hambatan dalam proses produksi. Kedai Teh Laresolo sebagai usaha kecil berbasis minuman teh di Kota Bogor menghadapi tantangan dalam menjaga ketersediaan bahan baku yang mudah rusak dan fluktuatif mengikuti musim. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan metode Economic Order Quantity (EOQ) untuk menentukan jumlah pemesanan bahan baku yang optimal pada setiap siklus pengadaan sehingga kebutuhan produksi terpenuhi secara efisien, biaya persediaan dapat ditekan, dan risiko kerusakan bahan baku dapat diminimalkan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif melalui analisis data historis pembelian, konsumsi bahan baku, biaya pemesanan, biaya penyimpanan, serta observasi langsung aktivitas operasional. Perhitungan EOQ dilakukan menggunakan rumus klasik Wilson Formula untuk memperoleh ukuran pesanan optimal, frekuensi pemesanan, serta estimasi total biaya persediaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode EOQ mampu menurunkan total biaya persediaan dibandingkan pola pemesanan sebelumnya yang tidak terstruktur. EOQ memberikan ukuran pesanan yang paling ekonomis, menekan biaya penyimpanan, serta mengurangi kejadian kelebihan stok yang berpotensi menimbulkan kerusakan bahan baku. Selain itu, metode ini memastikan bahan baku tersedia tepat waktu sehingga proses produksi berjalan stabil. Secara keseluruhan, penerapan EOQ terbukti efektif dan relevan dalam meningkatkan efisiensi pengendalian bahan baku pada Kedai Teh Laresolo serta dapat dijadikan acuan bagi usaha kecil dan menengah dalam industri minuman alami.
Pengolahan Sampah Plastik Berbasis Partisipasi Masyarakat di Desa Krompaan Kecamatan Gemuh Kabupaten Kendal Annurroin, Nur Muhammad; Wibowo, Wisnu; Mufidah, Nurul; Kamila, Nur; Fuad, Anas; Shabila, Shasa; Munandar, Yusuf; Fuadi, Azmi; Malikha, Nada Khamilia; Sufa, Afni Laila; Dewi, Farihal Husna; Nisa, Soimatun; Nada, M. Faza Bida; Mutohar, Fatih
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT: DIMASTIKA
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Islam Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62509/jpkm.v5i1.398

Abstract

Plastic waste in rural areas has become an increasingly complex environmental issue due to the rising volume of household waste and the lack of effective waste management systems based on source reduction. This community service program aims to enhance public awareness and participation in plastic waste management through a community-based approach in Krompaan Village, Gemuh District, Kendal Regency. The implementation method employed a participatory approach consisting of three stages: preparation, implementation, and evaluation. The implementation stage included socialization, environmental education, assistance in waste segregation, and the introduction of the reduce, reuse, and recycle (3R) concept, as well as the initiation of a waste bank. The results indicate an improvement in community understanding regarding the impact of plastic waste and the importance of managing waste at the source. Community participation began to emerge through involvement in socialization activities and initial practices of waste segregation, although it has not yet been consistently applied in daily life. The program also identified potential for developing community-based waste management supported by social capital and the role of local government. Therefore, this community service activity provides an initial contribution to fostering awareness and participation toward a more participatory and sustainable plastic waste management system.