Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PELATIHAN MEMBACA CEPAT DAN BERHITUNG MELALUI PROGRAM RUMAH LITERASI NUMERASI DI UPTD SD 010053 DESA SEI KAMAH II Mizkat, Eva; Hanina, Hanina; Arrohim, Aldo; Fardeni, Haekal; Anggraini, Indri; Astuti, Destri Widi
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i2.5338

Abstract

Abstract:Community service is part of the Tri Dharma of Higher Education, which focuses on community empowerment through education. The low reading and numeracy skills of elementary school students in Sei Kamah II Village formed the basis for implementing a speed reading and numeracy training program through the Numeracy Literacy House. This program is designed to improve students' basic skills while fostering interest in learning through a participatory and collaborative approach. The methods used include repeated reading, a quick math challenge, and evaluation through pre- and post-tests. The results showed significant improvements: all students were able to read, the number of students who stuttered in reading decreased from 16% to 8%, and numeracy skills increased from 64% to 88%. The success of this program underscores the importance of sustainable numeracy literacy practices with the support of teachers and parents. These findings also demonstrate that creative approaches to learning can be an effective solution to basic education challenges, making this model worthy of replication in other schools with similar conditions. Keywords: Numeracy, Literacy, Speed Reading, Numeracy, Community Service  Abstrak:Pengabdian kepada masyarakat merupakan bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat melalui pendidikan. Rendahnya kemampuan literasi membaca dan numerasi siswa sekolah dasar di Desa Sei Kamah II menjadi dasar dilaksanakannya program pelatihan membaca cepat dan berhitung melalui Rumah Literasi Numerasi. Program ini dirancang untuk meningkatkan keterampilan dasar siswa sekaligus menumbuhkan minat belajar dengan pendekatan partisipatif dan kolaboratif. Metode yang digunakan meliputi membaca berulang (repeated reading), permainan berhitung cepat (quick math challenge), serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan: seluruh siswa sudah mampu membaca, jumlah siswa yang membaca terbata-bata berkurang dari 16% menjadi 8%, dan kemampuan berhitung meningkat dari 64% menjadi 88%. Keberhasilan program ini menegaskan pentingnya pembiasaan literasi numerasi yang berkelanjutan dengan dukungan guru dan orang tua. Temuan ini juga menunjukkan bahwa pendekatan kreatif dalam pembelajaran dapat menjadi solusi efektif bagi permasalahan pendidikan dasar, sehingga model ini layak direplikasi di sekolah lain dengan kondisi serupa. Kata kunci: Berhitung, Literasi, Membaca Cepat, Numerasi, Pengabdian Masyarakat
Pelatihan Musikalisasi Drama oleh Mahasiswa PLPT sebagai Upaya Meningkatkan Partisipasi Siswa dalam Kegiatan Ekstrakurikuler Fardeni, Haekal; Anggraini, Indri; Arrohim, Aldo; Pratiwi, Rahmadita; Maulina, Intan
Pengabdian Pendidikan Indonesia Vol. 3 No. 03 (2025): Artikel Periode Desember 2025
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/ppi.v3i03.6984

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peningkatan kreativitas dan kecerdasan kinestetik siswa melalui kegiatan ekstrakurikuler, khususnya bidang seni teater. Keterlibatan siswa dalam kegiatan seni sering kali masih terbatas karena kurangnya pembinaan yang terarah dan minimnya media pembelajaran yang menarik. Oleh karena itu, pengabdian ini berfokus pada pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler teater di tingkat SMA sebagai wadah pengembangan potensi diri siswa sekaligus sebagai sarana pendidikan karakter. Realisasi kegiatan dilakukan melalui serangkaian program pembinaan ekstrakurikuler teater yang mencakup pelatihan dasar seni peran, pengenalan teknik olah tubuh dan suara, serta praktik pementasan drama sederhana. Kegiatan ini dilaksanakan secara terstruktur dengan melibatkan guru pembina, mahasiswa, dan siswa secara langsung. Dokumentasi berupa foto kegiatan dan catatan proses latihan dijadikan bukti pelaksanaan yang sistematis dan berkesinambungan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan antusiasme siswa dalam mengikuti latihan, berkembangnya keterampilan kinestetik melalui gerak tubuh yang lebih ekspresif, serta tumbuhnya rasa percaya diri ketika tampil di depan umum. Selain itu, siswa menjadi lebih kreatif dalam mengekspresikan gagasan dan bekerja sama dalam kelompok pementasan. Kesimpulannya, kegiatan ekstrakurikuler teater tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan, tetapi juga menjadi media efektif dalam membangun kreativitas, kecerdasan kinestetik, serta karakter positif siswa. Program ini dapat dijadikan contoh untuk pengembangan kegiatan ekstrakurikuler seni lainnya di sekolah.