Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pengaruh Kompensasi Finansial, Kompensasi Non Finansial dan Motivasi Kerja Terhadap Prestasi Kerja Karyawan PDAM Tirtanadi Medan Anggraini, Indri; Saskia, Saskia; Syafii, Indra
Jurnal Indonesia Sosial Sains Vol. 3 No. 05 (2022): Jurnal Indonesia Sosial Sains
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jiss.v3i05.586

Abstract

This study aims to determine the effect of financial compensation, non financial compensation and work motivation on the work performance of PDAM Tirtanadi Medan employees partially and simultaneously. The analytical technique used is multiple linear regression, with a sample 0f 154 people. The results of this study indicate that the financial compensation variable has a positive and significant effect on work performance. The results of this study indicate that the non financial compensation variable has a positive and significant effect on work performance. The results of this study indicate that the work motivation variable has a positive and significant effect on work performance. Financial compensation, non financial compensation and work motivation have a positive and significant effect on work performance.
Program Pengabdian Pendidikan melalui Pelatihan Public Speaking untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Siswa Fardeni, Haekal; Anggraini, Indri; Utami, Erika; Sari, Khovita; Mizkat, Eva; Maulina, Intan
Pengabdian Pendidikan Indonesia Vol. 3 No. 03 (2025): Artikel Periode Desember 2025
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/ppi.v3i03.6972

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya keterampilan public speaking siswa yang berdampak pada kurangnya kepercayaan diri dalam menyampaikan ide dan pendapat di depan umum. Kondisi tersebut membuat siswa sering ragu saat berinteraksi, baik dalam kegiatan pembelajaran di kelas maupun dalam forum yang lebih luas. Tujuan utama dari program ini adalah meningkatkan kemampuan komunikasi lisan siswa melalui pelatihan public speaking berbasis praktik dan kolaborasi. Peserta kegiatan berjumlah tiga puluh lima siswa SMA sederajat yang dipilih secara representatif, sehingga pelaksanaan program mencerminkan kebutuhan nyata di lapangan. Metode kegiatan terdiri dari tahap persiapan, pelaksanaan pelatihan, serta evaluasi hasil menggunakan pendekatan pre-test dan post-test. Materi yang diberikan mencakup teknik vokal, penguasaan bahasa tubuh, dan strategi membangun rasa percaya diri. Pelatihan dilaksanakan secara intensif dalam bentuk praktik pidato singkat, diskusi kelompok, serta simulasi presentasi kelas. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kemampuan public speaking siswa. Dari total 35 peserta, nilai rata-rata post-test mengalami kenaikan yang cukup tinggi dibandingkan hasil pre-test. Selain peningkatan nilai, mayoritas peserta juga menunjukkan perubahan sikap, yakni lebih percaya diri, berani berbicara, dan terampil menyampaikan gagasan di hadapan audiens. Temuan ini membuktikan bahwa seluruh peserta memperoleh manfaat nyata dari program yang dijalankan. Dengan demikian, pelatihan public speaking ini terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan komunikasi siswa sekaligus mendukung pencapaian kompetensi abad 21 yang menekankan pada kemampuan berkomunikasi secara efektif, kritis, dan kolaboratif.
PELATIHAN MEMBACA CEPAT DAN BERHITUNG MELALUI PROGRAM RUMAH LITERASI NUMERASI DI UPTD SD 010053 DESA SEI KAMAH II Mizkat, Eva; Hanina, Hanina; Arrohim, Aldo; Fardeni, Haekal; Anggraini, Indri; Astuti, Destri Widi
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i2.5338

Abstract

Abstract:Community service is part of the Tri Dharma of Higher Education, which focuses on community empowerment through education. The low reading and numeracy skills of elementary school students in Sei Kamah II Village formed the basis for implementing a speed reading and numeracy training program through the Numeracy Literacy House. This program is designed to improve students' basic skills while fostering interest in learning through a participatory and collaborative approach. The methods used include repeated reading, a quick math challenge, and evaluation through pre- and post-tests. The results showed significant improvements: all students were able to read, the number of students who stuttered in reading decreased from 16% to 8%, and numeracy skills increased from 64% to 88%. The success of this program underscores the importance of sustainable numeracy literacy practices with the support of teachers and parents. These findings also demonstrate that creative approaches to learning can be an effective solution to basic education challenges, making this model worthy of replication in other schools with similar conditions. Keywords: Numeracy, Literacy, Speed Reading, Numeracy, Community Service  Abstrak:Pengabdian kepada masyarakat merupakan bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat melalui pendidikan. Rendahnya kemampuan literasi membaca dan numerasi siswa sekolah dasar di Desa Sei Kamah II menjadi dasar dilaksanakannya program pelatihan membaca cepat dan berhitung melalui Rumah Literasi Numerasi. Program ini dirancang untuk meningkatkan keterampilan dasar siswa sekaligus menumbuhkan minat belajar dengan pendekatan partisipatif dan kolaboratif. Metode yang digunakan meliputi membaca berulang (repeated reading), permainan berhitung cepat (quick math challenge), serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan: seluruh siswa sudah mampu membaca, jumlah siswa yang membaca terbata-bata berkurang dari 16% menjadi 8%, dan kemampuan berhitung meningkat dari 64% menjadi 88%. Keberhasilan program ini menegaskan pentingnya pembiasaan literasi numerasi yang berkelanjutan dengan dukungan guru dan orang tua. Temuan ini juga menunjukkan bahwa pendekatan kreatif dalam pembelajaran dapat menjadi solusi efektif bagi permasalahan pendidikan dasar, sehingga model ini layak direplikasi di sekolah lain dengan kondisi serupa. Kata kunci: Berhitung, Literasi, Membaca Cepat, Numerasi, Pengabdian Masyarakat
Creative Brand Publicity in Outdoor Advertising: An Analysis of Gojek Billboard Using CBP Theory Putri, Vega Ismaryani; Anggraini, Indri; Mountina, Natasya Sarah
Jobmark: Journal of Branding and Marketing Communication Vol. 4 No. 1 (2022): JOBMARK Vol 4 No 1 (July-December 2022)
Publisher : Graduate School of Communication Universitas Bakrie

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36782/jobmark.v4i1.401

Abstract

In 2017, Gojek captured public attention through a distinctive billboard campaign at the Kuningan intersection in Jakarta. The billboard featured a minimalist design with long text narrating everyday stories, creating a striking departure from conventional outdoor advertising. This phenomenon reflects the growing importance of creative brand publicity in shaping consumer perceptions. This study analyzes the campaign through the lens of Creative Brand Publicity (CBP) theory, focusing on the integration of Mood, Moment, and Movement as core elements of brand communication. A qualitative descriptive approach was employed, involving textual analysis of billboard content, observation of audience responses, and examination of social media interactions that amplified the campaign’s reach. The findings reveal that Gojek’s billboard successfully elicited emotional resonance, strengthened brand awareness, and reinforced its image as a relatable, human-centered brand. The campaign’s virality on digital platforms demonstrated how offline publicity can seamlessly extend into online engagement, producing significant audience interaction. Notably, the study highlights that billboard effectiveness is not determined solely by location or visual appeal, but by the brand’s ability to deliver relevant narratives that resonate with everyday experiences. Theoretically, this research contributes to the development of CBP theory by demonstrating the contextual application of its three elements in producing wide publicity and meaningful audience engagement. In practice, the insights provide guidance to marketers on designing outdoor advertising strategies that combine simplicity, emotional appeal, and narrative relevance to achieve effective brand communication.
Pelatihan Musikalisasi Drama oleh Mahasiswa PLPT sebagai Upaya Meningkatkan Partisipasi Siswa dalam Kegiatan Ekstrakurikuler Fardeni, Haekal; Anggraini, Indri; Arrohim, Aldo; Pratiwi, Rahmadita; Maulina, Intan
Pengabdian Pendidikan Indonesia Vol. 3 No. 03 (2025): Artikel Periode Desember 2025
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/ppi.v3i03.6984

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peningkatan kreativitas dan kecerdasan kinestetik siswa melalui kegiatan ekstrakurikuler, khususnya bidang seni teater. Keterlibatan siswa dalam kegiatan seni sering kali masih terbatas karena kurangnya pembinaan yang terarah dan minimnya media pembelajaran yang menarik. Oleh karena itu, pengabdian ini berfokus pada pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler teater di tingkat SMA sebagai wadah pengembangan potensi diri siswa sekaligus sebagai sarana pendidikan karakter. Realisasi kegiatan dilakukan melalui serangkaian program pembinaan ekstrakurikuler teater yang mencakup pelatihan dasar seni peran, pengenalan teknik olah tubuh dan suara, serta praktik pementasan drama sederhana. Kegiatan ini dilaksanakan secara terstruktur dengan melibatkan guru pembina, mahasiswa, dan siswa secara langsung. Dokumentasi berupa foto kegiatan dan catatan proses latihan dijadikan bukti pelaksanaan yang sistematis dan berkesinambungan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan antusiasme siswa dalam mengikuti latihan, berkembangnya keterampilan kinestetik melalui gerak tubuh yang lebih ekspresif, serta tumbuhnya rasa percaya diri ketika tampil di depan umum. Selain itu, siswa menjadi lebih kreatif dalam mengekspresikan gagasan dan bekerja sama dalam kelompok pementasan. Kesimpulannya, kegiatan ekstrakurikuler teater tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan, tetapi juga menjadi media efektif dalam membangun kreativitas, kecerdasan kinestetik, serta karakter positif siswa. Program ini dapat dijadikan contoh untuk pengembangan kegiatan ekstrakurikuler seni lainnya di sekolah.