Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

GERAKAN EDUKASI DAGUSIBU UNTUK SELAMATKAN GENERASI MUDA DARI RESISTENSI ANTIBIOTIK MASYARAKAT  DI KELURAHAN PUDAY KECAMATAN ABELI KOTA KENDARI SULAWESI TENGARA Fristiohady, Adryan; Solo, Dian Munasari; Hikmah, Nurul; Azwar, Andri; Asrina, Eki; Syifa, Fadhil Nur; Ariyanto, Irland; Irsan, Irsan; Akbar, Jalaludin Muhammad; Farhan, Muh. Adit; Wati, Sri Asma
BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 12 (2025): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Desember 2025
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/besiru.v2i12.2147

Abstract

Resistensi antibiotik merupakan masalah kesehatan global yang terus meningkat akibat penggunaan antibiotik yang tidak rasional di masyarakat. Kurangnya pengetahuan mengenai indikasi, dosis, dan durasi penggunaan antibiotik menjadi salah satu faktor utama terjadinya resistensi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang penggunaan antibiotik yang tepat melalui edukasi DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang obat dengan benar). Kegiatan dilaksanakan secara luring pada 20 November 2025 di Kelurahan Puday, Kecamatan Abeli, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, bekerja sama dengan Puskesmas Abeli dan mahasiswa Program Studi Profesi Apoteker Universitas Halu Oleo. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan interaktif, pembagian leaflet edukatif, sesi tanya jawab, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Peserta kegiatan berjumlah 39 orang masyarakat. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan setelah pemberian edukasi, khususnya terkait pemahaman indikasi penggunaan antibiotik, kewajiban menghabiskan antibiotik, serta bahaya penggunaan antibiotik tanpa resep dokter. Kegiatan ini juga didukung dengan pemeriksaan kesehatan gratis untuk meningkatkan partisipasi masyarakat. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa edukasi DAGUSIBU efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai penggunaan antibiotik yang rasional, sehingga berpotensi menurunkan risiko terjadinya resistensi antibiotik di masyarakat.