Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Edukasi Penggunaan Obat Anti Diabetik Oral Pada Lansia Pengidap DM Tipe-2 Di Kecamatan Baruga, Kota Kendari: Education on the Use of Oral Anti Diabetic Drugs in Elderly People with Type-2 DM in Baruga District, Kendari City Ilyas Y., Muhammad -; Apriyanto, Apriyanto; Rusli, Nirwati; Badia, Esti; Rasak, Adriatman; Jabbar, Asriullah; Halik, Halik; Nasrudin, Nasrudin; Malik, Fadhliyah; Wahyuni, Wahyuni; Solo, Dian Munasari; Pascayantri, Asniar; Arfan, Arfan; Mubarak, Mubarak; Nurhikma, Nurhikma; Sulsiah, Sulsiah
Jurnal Abdi dan Dedikasi kepada Masyarakat Indonesia Vol. 3 No. 1 (2025): NADIKAMI: Januari 2025
Publisher : POLITEKNIK BINA HUSADA KENDARI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes  Melitus  (DM)  merupakan  masalah kesehatan utama di Indonesia, yang  berhubungan  dengan sindrom metobolik meningkatnya kadar glukosa darah atau hiperglikemi, akibat gangguan sekresi, kerja insulin, atau oleh keduanya. Dampak buruk DM sangat rentan terhadap gangguan fungsi pada berbagai organ vital seperti mata, ginjal, saraf, jantung dan pembuluh darah, serta mudah terserang penyakit infeksi, terutama pada usia lanjut usia (lansia). Pengguanaan obat anti diabetik oral (OAO) merupakan pilihan utama untuk terapi DM tipe-2 yang harus dipastikan  keamanan dan efektivitas kerjanya, terutama pada penderita DM tipe-2 lansia, sehingga edukasi penggunaan OAO penting dilakukan untuk meningkatkan pemahaman, khususnya bagi lansia pengidap DM tipe-2 di Kecamatan Baruga, kota Kendari. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan cara penggunaan obat anti diabetik oral bagi penderita DM lansia. Kegiatan ini dilakukan pemberian informasi metode ceramah dengan menggunakan media Power Point, pemberian brosur/leaflet dan edukasi khusus OAO yang benar  oleh  tim narasumber. Hasil kegiatan ini mampu meningkatkan pengetahuan  bagi penderita DM tipe-2 lansia  tentang penggunaan OAO yang tepat, dan memberikan pemahaman perilaku hidup sehat untuk mencegah komplikasi penyakit DM.
Pengaruh Ekstrak Metanol Batang Etlingera alba (Blume) A. D. Poulsen Terhadap Penekanan Genicaspase-3 sebagai Penanda Apoptosis pada Lini Sel Kanker Payudara T47D Secara In Vitro Nurcahyani, Fitria; Fristiohady, Adryan; Sahidin, Sahidin; Wahyuni, Wahyuni; Yodha, Agung Wibawa Mahatva; Solo, Dian Munasari; Arba, Muhammad; Irnawati, Irnawati
Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia
Publisher : Program Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpi.v11i1.705

Abstract

Kanker merupakan suatu penyakit yang bersifat ganas dan ditandai dengan pertumbuhan sel abnormal secara cepat dan terus-menerus yang dapat merusak jaringan dan organ di sekitarnya. Ciri khas dari kanker yaitu mampu menghindari mekanisme apoptosis. Salah satu gen penanda apoptosis yaitu Caspase-3. Penggunaan kemoterapi untuk mengobati kanker masih memiliki banyak efek samping yang merugikan. Oleh karena itu dibutuhkan alternatif pengobatan yang lebih efektif dan efek samping yang lebih kecil seperti terapi target. Tumbuhan E. alba diketahui memiliki kandungan metabolit sekunder yang memiliki potensi sebagai antikanker. Tujuan penelitian ini untuk melihat potensi penekanan ekspresi gen dari E. alba tehadap penanda gen apoptosis Caspase-3 pada lini sel kanker T47D. Pengujian ini dilakukan menggunakan sampel batang E. alba yang dimaserasi dengan pelarut metanol. Ekstrak metanol batang E. alba dibuat dalam tiga konsentrasi yaitu 50 ppm; 100 ppm; dan 200 ppm. Selanjutnya dilakukan pengujian ekspresi gen secara in vitro dengan menggunakan metode RT-PCR, lalu diukur nilai CT. Hasil penelitian yang telah dilakukan yaitu pada konsentrasi ekstrak 50 ppm mampu menekan ekspresi gen 1,677 kali, ekstrak 100 ppm mampu menekan ekspresi gen 1,859 kali, sedangkan ekstrak 200 ppm mampu menekan ekspresi gen 1,601 kali. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa ekstrak metanol batang E. alba mampu menekan ekspresi gen Caspase-3 pada lini sel kanker payudara T47D, dengan konsentrasi ekstrak yang paling baik yaitu 100 ppm dengan hasil pengujian ekspresi gen 1,859 kali dari DMSO 2%.
PENCEGAHAN STUNTING PADA SISWA MADRASAH IBTIDAIYAAH NURUL MAGFIRAH KENDARI DENGANPEMBERIAN OBAT PENCEGAHAN MASSAL (POPM) Jabbar, Asriullah; Nasrudin, Nasrudin; Halik, Halik; Wahyuni, Wahyuni; Malik, Fadhliyah; Akib, Nur Illiyyin; Suryani, Suryani; Solo, Dian Munasari; Sida, Nurramadhani A.; Mubarak, Mubarak; Y, Muhammad Ilyas
Devote: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global Vol. 3 No. 1 (2024): Devote : Jurnal Pengabdian Masyarakat Global, Maret 2024
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/devote.v3i1.2502

Abstract

Helminthiasis is a health problem that affects many children, especially elementary school. Helminthiasis can cause malnutrition because all nutrients are absorbed by worms, which will disrupt the mental and physical development of children, make children easily sick due to a decrease in their immune system, stunting or physical children become shorter and smaller than their peers, reduce children's intelligence and in some cases can also cause death in children. The purpose of this community service is the prevention and control of helminthiasis infection through the provision of mass preventive medicine for helminthiasis to prevent stunting in elementary school at Madrasah Ibtidaiyaah Nurul Magfirah Kendari. The method used, namely providing material about helminthiasis accompanied by giving deworming drugs to students. This service is in collaboration with the Health Team of Puskesmas Lepo Lepo Kendari.
SOSIALISASI PENGENALAN PENYAKIT MENULAR TBC (TUBERCULOSIS) PADA MASYARAKAT LANSIA DI BLUD UPTD PUSKESMAS KANDAI Solo, Dian Munasari; Fitrawan, La Ode Muhammad; Halik, Halik; Jabbar, Asriullah; Wulandari, Desri; Berlian, Bintang; Mulya, Rita Jaya; Eva, Nur; Rosnani, Rosnani
BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 12 (2024): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Desember 2024
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/t8hxdv45

Abstract

Tuberculosis (TB) is an infectious disease that can affect everyone, from infants, children, adolescents, to the elderly and causes morbidity and mortality in more than 1 million people each year. The disease is caused by a pathogenic bacterium called Mycobacterium tuberculosis. The purpose of the service at BLUD UPTD Puskesmas Kandai is to educate the elderly community to know the infectious disease TB (TB) and the factors that cause it. The method used in this activity is the lecture method. In providing educational information about the introduction of TB (tuberculosis) infectious diseases using material in the form of power point soft files, after which a discussion or question and answer session is held between the elderly community and the speaker. The result of this activity is that the community can understand and know the symptoms and how to prevent TB (tuberculosis) disease.
Isolation and Identification of Secondary Metabolites from Etlingera rubroloba Rhizome and Their Biological Activity as Antimicrobial and Antioxidant Malaka, Muhammad Hajrul; Solo, Dian Munasari; Trinovitasari, Nita; Sahidin, Sahidin
Molekul Vol 20 No 3 (2025)
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jm.2025.20.3.9752

Abstract

ABSTRACT. Etlingera is a genus known for its potential medicinal properties. Etlingera rubroloba A.D. Poulsen is a recently identified species within the Etlingera genus found in Southeast Sulawesi. This study aims to isolate and identify secondary metabolite compounds from the methanol extract of the E.rubroloba A.D. Poulsen rhizome and its activity as an antimicrobial and antioxidant. The compound was isolated by using Thin Layer Chromatography (TLC), Vacuum Liquid Chromatography (VLC), and Radial Chromatography (RC) techniques. Isolated compounds were identified by 1H and 13C NMR spectroscopy techniques and compared the data with reference. Antimicrobial tests were carried out on Escherichia coli, Streptococcus mutans, and Candida albicans by broth microdilution method. The antioxidant test was carried out using the 1,1-dipheny1-2-picrylhydrazyl (DPPH) method. Four isolated compounds were successfully isolated : stigmasterol (1); 1,7-diphenyl-6-hepten-3-on; (2); and 1,7-diphenyl-heptan-3-on (3); and sinapyl alcohol diacetate (4). Antimicrobial activity test results extract were active against all bacteria and C. albicans. The results of antioxidant activity test showed that extract, compound 2, 3, and 4 had strong and medium antioxidant activity with IC50 values at 75.05 μg/mL; 201.4 μg/mL; 207.88 μg/mL, and 190.59 μg/mL, respectively. Keywords: antioxidant, antimicrobial, DPPH, Etlingera, isolation
PENINGKATAN PENGETAHUAN MASYARAKAT DESA KOTA BANGUN KECAMATAN RANOMEETO  KABUPATEN KONAWE SELATAN TENTANG  SWAMEDIKASI OBAT Ilyas Y., Muhammad; Razak, Adriatman; Jabbar, Asriullah; Wahyuni, Wahyuni; Malik, Fadhliyah; Halik, Halik; Pascayantri, Asniar; Nasrudin, Nasrudin; Solo, Dian Munasari; Mubarak, Mubarak; Hasanuddin, Silviana; Nurhikma, Nurhikma; Sulsiah, Sulsiah
MAJU : Indonesian Journal of Community Empowerment Vol. 3 No. 1 (2026): MAJU : Indonesian Journal of Community Empowerment, January 2026
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/maju.v3i1.2220

Abstract

Inappropriate use of drugs in self-medication or self-treatment practices can cause serious health problems. The rational use of drugs is important to ensure the safety and accuracy of treatment in self-medication practices commonly carried out by the community, but often without adequate understanding of the dosage, indications, and side effects of drugs. The purpose of this activity was to increase the knowledge of the Kota Bangun Village community regarding self-medication through direct education using posters and leaflets, as well as pre-test and post-test evaluations. A total of 53 respondents participated in this activity. The results showed an increase in the average pretest score from 61.7% to 92.7% on the posttest. These findings indicate that community-based education with a personal approach and print media is effective in improving public health literacy. Similar activities are recommended to be implemented on an ongoing basis to strengthen the community's ability to use drugs safely and responsibly and prevent the risk of drug abuse
GERAKAN EDUKASI DAGUSIBU UNTUK SELAMATKAN GENERASI MUDA DARI RESISTENSI ANTIBIOTIK MASYARAKAT  DI KELURAHAN PUDAY KECAMATAN ABELI KOTA KENDARI SULAWESI TENGARA Fristiohady, Adryan; Solo, Dian Munasari; Hikmah, Nurul; Azwar, Andri; Asrina, Eki; Syifa, Fadhil Nur; Ariyanto, Irland; Irsan, Irsan; Akbar, Jalaludin Muhammad; Farhan, Muh. Adit; Wati, Sri Asma
BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 12 (2025): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Desember 2025
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/besiru.v2i12.2147

Abstract

Resistensi antibiotik merupakan masalah kesehatan global yang terus meningkat akibat penggunaan antibiotik yang tidak rasional di masyarakat. Kurangnya pengetahuan mengenai indikasi, dosis, dan durasi penggunaan antibiotik menjadi salah satu faktor utama terjadinya resistensi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang penggunaan antibiotik yang tepat melalui edukasi DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang obat dengan benar). Kegiatan dilaksanakan secara luring pada 20 November 2025 di Kelurahan Puday, Kecamatan Abeli, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, bekerja sama dengan Puskesmas Abeli dan mahasiswa Program Studi Profesi Apoteker Universitas Halu Oleo. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan interaktif, pembagian leaflet edukatif, sesi tanya jawab, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Peserta kegiatan berjumlah 39 orang masyarakat. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan setelah pemberian edukasi, khususnya terkait pemahaman indikasi penggunaan antibiotik, kewajiban menghabiskan antibiotik, serta bahaya penggunaan antibiotik tanpa resep dokter. Kegiatan ini juga didukung dengan pemeriksaan kesehatan gratis untuk meningkatkan partisipasi masyarakat. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa edukasi DAGUSIBU efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai penggunaan antibiotik yang rasional, sehingga berpotensi menurunkan risiko terjadinya resistensi antibiotik di masyarakat.
CERDAS DI MARKETPLACE: PANDUAN MEMBEDAKAN KOSMETIK ASLI, ILEGAL, DAN TIRUAN SERTA PENTINGNYA CEK BPOM PADA KOSMETIK VIRAL DI SMA NEGERI 2 KENDARI Nuralifah; Solo, Dian Munasari; Indalifiany, Astrid; Aprianti, Sri Rizki Nurlaila; Fitriani, Zilfia; Yuvita, Yuvita; Rahma, Siti; Nazwa, Andi; Sabir, Nur Syamsir; Wijasti, Wika; Khotimah, Husnul
BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Januari 2026
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/besiru.v3i1.2255

Abstract

Maraknya peredaran kosmetik ilegal, palsu, dan tiruan di marketplace menjadi permasalahan serius, khususnya di kalangan remaja yang rentan terpengaruh tren kosmetik viral di media sosial. Kurangnya literasi terkait keamanan kosmetik dan pentingnya izin edar BPOM meningkatkan risiko penggunaan produk berbahaya yang dapat berdampak negatif terhadap kesehatan kulit. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman siswa SMA Negeri 2 Kendari dalam membedakan kosmetik asli, ilegal, dan tiruan serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya melakukan pengecekan izin edar BPOM sebelum membeli produk kosmetik. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi dan edukasi melalui ceramah, demonstrasi, diskusi, serta simulasi pengecekan produk menggunakan aplikasi resmi BPOM. Kegiatan ini melibatkan 27 siswa dan diawali dengan pre-test untuk mengukur tingkat pengetahuan awal, kemudian diakhiri dengan post-test untuk menilai peningkatan pemahaman. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pengetahuan siswa, dari persentase pemahaman awal sebesar 50% menjadi 96% setelah kegiatan berlangsung. Siswa menjadi lebih kritis dan mampu melakukan pengecekan mandiri terhadap legalitas dan keamanan kosmetik. Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan literasi siswa terkait kosmetik aman serta berkontribusi dalam upaya perlindungan konsumen muda dari bahaya kosmetik ilegal di marketplace.