Aprianti, Sri Rizki Nurlaila
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

CERDAS DI MARKETPLACE: PANDUAN MEMBEDAKAN KOSMETIK ASLI, ILEGAL, DAN TIRUAN SERTA PENTINGNYA CEK BPOM PADA KOSMETIK VIRAL DI SMA NEGERI 2 KENDARI Nuralifah; Solo, Dian Munasari; Indalifiany, Astrid; Aprianti, Sri Rizki Nurlaila; Fitriani, Zilfia; Yuvita, Yuvita; Rahma, Siti; Nazwa, Andi; Sabir, Nur Syamsir; Wijasti, Wika; Khotimah, Husnul
BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Januari 2026
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/besiru.v3i1.2255

Abstract

Maraknya peredaran kosmetik ilegal, palsu, dan tiruan di marketplace menjadi permasalahan serius, khususnya di kalangan remaja yang rentan terpengaruh tren kosmetik viral di media sosial. Kurangnya literasi terkait keamanan kosmetik dan pentingnya izin edar BPOM meningkatkan risiko penggunaan produk berbahaya yang dapat berdampak negatif terhadap kesehatan kulit. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman siswa SMA Negeri 2 Kendari dalam membedakan kosmetik asli, ilegal, dan tiruan serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya melakukan pengecekan izin edar BPOM sebelum membeli produk kosmetik. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi dan edukasi melalui ceramah, demonstrasi, diskusi, serta simulasi pengecekan produk menggunakan aplikasi resmi BPOM. Kegiatan ini melibatkan 27 siswa dan diawali dengan pre-test untuk mengukur tingkat pengetahuan awal, kemudian diakhiri dengan post-test untuk menilai peningkatan pemahaman. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pengetahuan siswa, dari persentase pemahaman awal sebesar 50% menjadi 96% setelah kegiatan berlangsung. Siswa menjadi lebih kritis dan mampu melakukan pengecekan mandiri terhadap legalitas dan keamanan kosmetik. Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan literasi siswa terkait kosmetik aman serta berkontribusi dalam upaya perlindungan konsumen muda dari bahaya kosmetik ilegal di marketplace.