Setiawan, Ari Akbar
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strategi Dakwah Gus Iqdam Pengasuh Pondok Pesantren Sabilul Taubah Srengat Kabupaten Blitar Ansori, M. Subhan; Fauzan, Abd. Charis; Muttaqin, Asyharul; Putri, Vina Anggita; Setiawan, Ari Akbar; Kasanah, Siti Uswatun
SINDA: Comprehensive Journal of Islamic Social Studies Vol 5 No 3 (2025): Volume 5 Nomor 3 Desember 2025
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/sinda.v5i3.2515

Abstract

This study aims to analyze the da’wah strategies implemented by Gus Iqdam, the caretaker of Sabilul Taubah Islamic Boarding School in Srengat, Blitar Regency, in reaching and guiding the community, particularly the younger generation. The research employs a qualitative approach with a case study design. Data were collected through participant observation, in-depth interviews with Gus Iqdam, santri, and congregants, as well as documentation of da’wah activities. The findings indicate that Gus Iqdam’s da’wah strategy emphasizes a cultural and contextual approach by integrating the values of Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah into simple, communicative language that is relevant to the lived realities of the audience. Da’wah is delivered through regular religious gatherings, digital social media platforms, and inclusive socio-religious activities. Furthermore, Gus Iqdam utilizes humor, everyday life stories, and personal role modeling as effective means of internalizing Islamic values. This strategy has proven effective in increasing congregational participation, fostering spiritual awareness, and strengthening moderate and tolerant religious attitudes. This study is expected to contribute both theoretically and practically to the development of pesantren-based da’wah models that are adaptive to contemporary social dynamics. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi dakwah yang diterapkan oleh Gus Iqdam sebagai pengasuh Pondok Pesantren Sabilul Taubah Srengat Kabupaten Blitar dalam menjangkau dan membina masyarakat, khususnya generasi muda. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis studi kasus. Data diperoleh melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan Gus Iqdam, santri, serta jamaah, dan dokumentasi kegiatan dakwah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi dakwah Gus Iqdam menekankan pendekatan kultural dan kontekstual, dengan mengintegrasikan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah ke dalam bahasa dakwah yang sederhana, komunikatif, dan relevan dengan realitas kehidupan jamaah. Dakwah disampaikan melalui majelis rutin, media sosial digital, serta kegiatan sosial-keagamaan yang bersifat inklusif. Selain itu, Gus Iqdam memanfaatkan humor, kisah kehidupan sehari-hari, dan keteladanan personal sebagai media internalisasi nilai-nilai keislaman. Strategi ini terbukti efektif dalam meningkatkan partisipasi jamaah, membangun kesadaran spiritual, serta memperkuat sikap keagamaan yang moderat dan toleran. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis dan praktis bagi pengembangan model dakwah pesantren yang adaptif terhadap dinamika sosial masyarakat kontemporer.