Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengabdian Masyarakat Berbasis Edukasi Prinsip 3R di SDN 13 Desa Simbur Naik Kabupaten Tanjung Jabung Timur Alan Syahrier, Fajar; Fatriani, Riri Maria; Beriansyah, Alva; Rohayati, Wahyu; Hapsa; Bela, Dinda Rosanti Salsa; Suminah; Jusmail
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jdt.v6i1.1861

Abstract

Kegiatan pengabdian dilaksanakan dengan tujuan memberikan pengetahuan, praktik baik dan berdampak pada perubahan perilaku masyarakat. Kurangnya kesadaran dan perilaku ramah lingkungan sejak usia dini berpotensi memperburuk kondisi lingkungan dimasa mendatang. Salah satu pendekatan strategis dalam membentuk karakter peduli lingkungan Adalah melalui edukasi berbasis prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) di lingkungan Sekolah Dasar Negeri 13 Desa Simbur Naik. Rendahnya integrasi edukasi lingkungan dalam kegiatan pembelajaran, mindset tentang lingkungan bersih, serta terbatasnya sarana dan prasarana yang mendukung pengelolaan sampah yang sistematis di sekolah menjadi faktor penting dalam membentuk ketidakpedulian siswa terhadap lingkungannya. Adapun metode pelaksanaan kegiatan dilakukan dalam tiga tahapan. Tahap pertama, sosialisasi dan edukasi kepada siswa, guru, dan warga sekolah mengenai pentingnya penguatan karakter peduli lingkungan melalui pengelolaan sampah berbasis 3R. Tahap kedua, mengadopsi praktik baik dengan memilah sampah organik dan non organik. Tahap ketiga pendampingan keterampilan dalam mengolah limbah menjadi produk yang memiliki nilai guna maupun nilai estetika. Melalui kegiatan ini, diharapkan terbentuk ekosistem sekolah yang mendukung terinternalisasinya nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan dalam perilaku sehari-hari seluruh warga sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa yang mampu mengidentifikasi jenis sampah dengan benar, serta meningkatnya keterlibatan siswa dalam praktik pemilahan sampah. Selain itu, sekolah mulai menerapkan penggunaan tempat sampah terpilah dan mendukung kegiatan kreatif berbahan limbah. Kegiatan ini diharapkan dapat membentuk ekosistem sekolah yang lebih peduli lingkungan serta menjadi model bagi sekolah lain di wilayah tersebut.
Resistensi Sipil Terhadap Kepolisian Negara Republik Indonesia (POLRI) berdasarkan Hashtag Media Sosial Twitter #percumalaporpolisi Bela, Dinda Rosanti Salsa
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 6 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i6.21310

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pembangkangan sipil yang dilakukan masyarakat terhadap Kepolisian Negara Republik Indonesia (POLRI) berdasarkan tagar #percumalaporpolisi melalui Twitter. Fokus penelitian ini adalah penyebaran informasi melalui Twitter mengenai pembangkangan sipil yang dilakukan masyarakat terhadap Kepolisian Negara Republik Indonesia (POLRI) yang diteliti sejak 8 Oktober 2021 hingga 22 Oktober 2021. Penelitian ini berupaya menjawab pertanyaan substantif: pembangkangan sipil yang dilakukan masyarakat terhadap kinerja Kepolisian Negara Republik Indonesia. Pendekatan yang digunakan adalah Q-DAS (Qualitative Data Analysis Software) dengan menggunakan perangkat lunak Nvivo 12 Plus sebagai instrumen analisis. Sumber data penelitian berasal dari unggahan Twitter dengan menggunakan tagar #percumalaporpolisi sebagai objek utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sentimen negatif masyarakat terhadap Kepolisian Negara Republik Indonesia semakin menguat. Sentimen negatif tersebut dapat dimaknai sebagai bentuk pembangkangan sipil yang tidak dapat dibendung oleh masyarakat dengan total sebesar 86%. Tagar #percumalaporpolisi disertai dengan berbagai kisah warga yang kecewa terhadap polisi. Melalui analisis kata-kata yang paling sering muncul, peneliti mengekstrak 20 kata dari #percumalaporpolisi. Konten ini berisi kritik publik yang seringkali memicu kemarahan masyarakat terkait kasus-kasus yang belum terselesaikan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia (POLRI). Kata Kunci: pembangkangan sipil; #percumalaporpolisi; POLRI.