Kegiatan pengabdian dilaksanakan dengan tujuan memberikan pengetahuan, praktik baik dan berdampak pada perubahan perilaku masyarakat. Kurangnya kesadaran dan perilaku ramah lingkungan sejak usia dini berpotensi memperburuk kondisi lingkungan dimasa mendatang. Salah satu pendekatan strategis dalam membentuk karakter peduli lingkungan Adalah melalui edukasi berbasis prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) di lingkungan Sekolah Dasar Negeri 13 Desa Simbur Naik. Rendahnya integrasi edukasi lingkungan dalam kegiatan pembelajaran, mindset tentang lingkungan bersih, serta terbatasnya sarana dan prasarana yang mendukung pengelolaan sampah yang sistematis di sekolah menjadi faktor penting dalam membentuk ketidakpedulian siswa terhadap lingkungannya. Adapun metode pelaksanaan kegiatan dilakukan dalam tiga tahapan. Tahap pertama, sosialisasi dan edukasi kepada siswa, guru, dan warga sekolah mengenai pentingnya penguatan karakter peduli lingkungan melalui pengelolaan sampah berbasis 3R. Tahap kedua, mengadopsi praktik baik dengan memilah sampah organik dan non organik. Tahap ketiga pendampingan keterampilan dalam mengolah limbah menjadi produk yang memiliki nilai guna maupun nilai estetika. Melalui kegiatan ini, diharapkan terbentuk ekosistem sekolah yang mendukung terinternalisasinya nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan dalam perilaku sehari-hari seluruh warga sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa yang mampu mengidentifikasi jenis sampah dengan benar, serta meningkatnya keterlibatan siswa dalam praktik pemilahan sampah. Selain itu, sekolah mulai menerapkan penggunaan tempat sampah terpilah dan mendukung kegiatan kreatif berbahan limbah. Kegiatan ini diharapkan dapat membentuk ekosistem sekolah yang lebih peduli lingkungan serta menjadi model bagi sekolah lain di wilayah tersebut.