Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Karawitan Minangkabau di Sumatera Barat: Struktur Musikal, Fungsi Sosial, dan Transformasinya dalam Dinamika Budaya Modern Jufri; Sulaiman; Oktavia, Rina; Oktavia, Firdaus; Martis
Journal of Authentic Research Vol. 4 No. 2 (2025): December
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/74fnye83

Abstract

Karawitan Minangkabau merupakan ekspresi seni musik tradisional yang terintegrasi erat dengan sistem adat, struktur sosial, dan nilai budaya masyarakat Minangkabau di Sumatera Barat. Di tengah dinamika globalisasi dan modernisasi, karawitan Minangkabau mengalami berbagai perubahan yang memengaruhi struktur musikal, fungsi sosial, serta maknanya dalam kehidupan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji karawitan Minangkabau secara komprehensif dengan menempatkannya sebagai praktik musikal dan sosial yang saling berkaitan, meliputi analisis struktur musikal, fungsi sosial, serta bentuk-bentuk transformasinya dalam konteks budaya modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Systematic Literature Review (SLR) terhadap literatur ilmiah yang relevan, baik nasional maupun internasional, yang dianalisis secara tematik dan sintesis. Hasil kajian menunjukkan bahwa struktur musikal karawitan Minangkabau dibangun atas prinsip heterofoni, sistem nada lokal, pola ritmis khas, serta improvisasi yang terkendali, yang mencerminkan nilai kolektivitas dan konsensus adat. Secara sosial, karawitan berfungsi sebagai media legitimasi adat, transmisi nilai budaya, serta sarana pembentukan dan negosiasi identitas, baik dalam konteks tradisional maupun modern. Transformasi karawitan Minangkabau terlihat dalam perubahan ruang pertunjukan, orientasi fungsi, dan munculnya bentuk musikal hibrida sebagai respons terhadap tuntutan budaya modern. Sintesis temuan menegaskan bahwa struktur musikal, fungsi sosial, dan transformasi karawitan Minangkabau saling berhubungan secara dialektis, sehingga karawitan Minangkabau perlu dipahami sebagai praktik budaya yang dinamis dan adaptif. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis bagi kajian etnomusikologi serta menjadi rujukan dalam upaya pelestarian dan pengembangan musik tradisional Minangkabau di era modern.