Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelatihan Pengolahan Limbah Tempe Menjadi Produk Nata De Soya Guna Menambah Nilai Ekonomis Masyarakat Sanan Neni Wahyuningtyas; Cinde Ririh Windayu; Yudi Pratama; Mirza Pradila Anggrelia
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025): November
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/g89qaz25

Abstract

Proses produksi tempe tentunya menghasilkan limbah karena dalam pembuatan tempe terdapat proses pencucian, perebusan, perendaman dan peragian kedelai. Limbah yang didapatkan setelah melalui proses pencucian yaitu limbah padat dan cair. Limbah cair jika terus menerus dibuang ke aliran sungai maka akan berdampak bagi lingkungan sekitar. Hal tersebut nantinya akan menimbulkan gangguan kesehatan karena menghasilkan zat beracun dan berbahaya. Oleh karena itu tim memiliki inisiatif untuk membantu mengatasi permasalahan limbah dengan mengolah menjadi produk olahan Nata De Soya. Metode pelaksanaan yang digunakan untuk membantu memecahkan permasalahan yang ada di kawasan industri tempe Sanan RT 05 RW 16 Kota Malang melalui tiga tahap yakni tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap tindak lanjut. Tahap persiapan tim akan melakukan analisis kebutuhan untuk mengidentifikasi masalah dan koordinasi dengan rumah industri mengenai kegiatan pelatihan. Tahap pelaksanaan meliputi kegiatan pelatihan pembuatan Nata De Soya yang diikuti oleh 20 peserta pelaku industri maupun ibu rumah tangga. Tahap tindak lanjut dilakukan untuk mengevaluasi hasil dari kegiatan yang telah dilaksanakan. Hasil menunjukkan bahwa kegiatan yang dilaksanakan berjalan dengan lancar dan terdapat 5 peserta yang memiliki minat untuk membuta produk baru Nata De Soya.
Aksi Bersih Sungai dan Edukasi Lingkungan Berbasis Komunitas sebagai Strategi Pengelolaan Sungai Partisipatif di Kota Batu Agung Suprianto; Alfi Sahrina; Cinde Ririh Windayu; Luly Triningsih
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 10 No 2 (2025): November
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jpm.v10i2.12797

Abstract

The problem of river pollution in the Batu City tourist area, especially the Brantas River and Kali The problem of river pollution in the tourist areas of Batu City, particularly the Brantas River and Kali Lanang River, raises ecological concerns and negatively impacts tourism quality. Based on observations and interviews with environmental communities and residents living along the riverbanks, it was found that public awareness of maintaining river cleanliness is still low. This community service program aims to increase public environmental awareness and create participatory river management. The main activities include environmental education, training on the use of floating litter trap technology, and river clean-ups carried out collaboratively using the Penta Helix approach. The results have resulted in a 60% increase in environmental literacy, the implementation of river clean-ups by five communities/agencies, and a significant reduction in the volume of waste along the riverbanks. This approach has proven effective in building ecological awareness and can be replicated in other tourist areas.