Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

MEMAHAMI DASAR-DASAR PENELITIAN: HAKIKAT METODOLOGI PENELITIAN DAN PARADIGMA PENELITIAN Bayu Bambang Nur Fauzi; Tedi Priatna; Muhammad Agisna; Farah Fathia Salimatul Haq; Ulva Dwi Sakinah
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/gaesdw44

Abstract

Pemahaman terhadap dasar-dasar penelitian menjadi suatu hal yang sangat penting bagi mahasiswa dan peneliti, terutama dalam memahami metodoloagi penelitian dan paradigma penelitian yang digunakan dalam kajian ilmiah. Penelitian ini bertujuan untuk membahas hakikat metodologi dan berbagai macam paradigma penelitian yang berkembang dalam kajian ilmiah maupun dalam dunia akademik. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan mengkaji buku-buku metodologi penelitian dan artikel jurnal yang relevan dengan pembahasan. Proses kajian dilakukan dengan pengumpulan sumber pustaka, pengelompokkan konsep, penelaahan isi, dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa metodologi penelitian memiliki peran penting sebagai pedoman dalam menjalankan penelitian secara sistematis, mulai dari penentuan masalah hingga pada penyusunan kesimpulan. Selain itu, paradigma penelitian berupa positivistik, konstruktivistik, dan pragmatik dapat memengaruhi cara peneliti dalam memandang realitas dan menentukan pendekatan serta metode penelitian yang akan digunakan. Dengan memahami metodologi dan paradigma penelitian yang tepat, maka peneliti dapat menentukan pendekatan penelitian yang sesuai dengan tujuan dan konteks penelitian.
Theoretical Studies as the Foundation for Formulating Research Hypotheses Bayu Bambang Nur Fauzi; Arvial Ilham Fahrul Syah; Fajar Cahya Ramadhan; Muhammad Hisan Mubarok
Bibliotheca: Journal of Philosophy Vol. 2 No. 1 (2026)
Publisher : Penerbit Hellow Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61166/bibliotheca.v2i1.51

Abstract

In any scientific research, theoretical studies and hypotheses are two crucial components that determine the direction and level of validity of the research. Theoretical studies serve as the basis for conceptual understanding for studying the phenomena under study, through systematically structured concepts, definitions, and statements. Meanwhile, hypotheses are tentative statements based on theoretical studies and must be verified through empirical data. However, in the academic world, hypotheses are often found that do not align with theoretical studies, thus reducing the credibility of the research. This article aims to conceptually discuss the role of theoretical studies as a basis for formulating research hypotheses. The discussion focuses on the meaning of theoretical studies, the function of hypotheses, and the relationship between the two in the scientific thinking process. The method used is a literature review, analyzing various relevant literature. The results show that a well-organized and in-depth theoretical study can produce logical, focused hypotheses based on strong scientific evidence, thus supporting theoretical consistency and the validity of the research method.
PENDEKATAN KHUSUS DALAM PENELITIAN PENDIDIKAN:: Tinjauan Teoritis dan Implementasinya dalam Penelitian Pendidikan Agama Islam Anak Usia Dini Nayla Luthfia Hasna Salsabila; tedi Priatna; Bayu bambang nur fauzi; Nabila aulia rahma; Luqman hakim wahyudi; Kafiya rahima syahidah
Pelangi Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol. 8 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v8i1.6116

Abstract

Penelitian Pendidikan Agama Islam pada anak usia dini memerlukan pendekatan metodologi yang sesuai dengan karakteristik perkembangannya. Artikel ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis pendekatan khusus dalam penelitian pendidikan yang dapat diaplikasikan untuk konteks PAI anak usia dini. Metode penelitian menggunakan kajian literatur dengan analisis deskriptif terhadap berbagai sumber literatur relevan dari buku, artikel jurnal, dan laporan penelitian. Hasil kajian menemukan lima pendekatan khusus yang dapat digunakan, yaitu pendekatan eksperimen untuk menguji efektivitas metode pembelajaran, pendekatan studi kasus untuk memahami fenomena pembelajaran secara mendalam, pendekatan etnografi untuk mengkaji budaya religius, pendekatan historis untuk menelusuri perkembangan PAI PAUD, dan pendekatan penelitian tindakan untuk meningkatkan praktik pembelajaran. Setiap pendekatan memiliki kelebihan dan keterbatasan yang perlu dipertimbangkan peneliti. Pemilihan pendekatan yang tepat sangat penting agar hasil penelitian dapat menggambarkan fenomena PAI anak usia dini secara utuh, bermakna, dan kontekstual.
PENDEKATAN KHUSUS DALAM PENELITIAN PENDIDIKAN:: Tinjauan Teoritis dan Implementasinya dalam Penelitian Pendidikan Agama Islam Anak Usia Dini Nayla Luthfia Hasna Salsabila; tedi Priatna; Bayu bambang nur fauzi; Nabila aulia rahma; Luqman hakim wahyudi; Kafiya rahima syahidah
Pelangi Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol. 8 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v8i1.6116

Abstract

Penelitian Pendidikan Agama Islam pada anak usia dini memerlukan pendekatan metodologi yang sesuai dengan karakteristik perkembangannya. Artikel ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis pendekatan khusus dalam penelitian pendidikan yang dapat diaplikasikan untuk konteks PAI anak usia dini. Metode penelitian menggunakan kajian literatur dengan analisis deskriptif terhadap berbagai sumber literatur relevan dari buku, artikel jurnal, dan laporan penelitian. Hasil kajian menemukan lima pendekatan khusus yang dapat digunakan, yaitu pendekatan eksperimen untuk menguji efektivitas metode pembelajaran, pendekatan studi kasus untuk memahami fenomena pembelajaran secara mendalam, pendekatan etnografi untuk mengkaji budaya religius, pendekatan historis untuk menelusuri perkembangan PAI PAUD, dan pendekatan penelitian tindakan untuk meningkatkan praktik pembelajaran. Setiap pendekatan memiliki kelebihan dan keterbatasan yang perlu dipertimbangkan peneliti. Pemilihan pendekatan yang tepat sangat penting agar hasil penelitian dapat menggambarkan fenomena PAI anak usia dini secara utuh, bermakna, dan kontekstual.
Paradigma Positivistik, Konstruktivistik, dan Pragmatik dalam Penelitian Pendidikan Tedi Priatna; Bayu Bambang Nur Fauzi; Amilia Fitri; Azka Izzati Suryani; Maryam Dwi Lestari; Sinta Niasti
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 3, No 11 (2025): December 2025
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.17919722

Abstract

This article examines three main paradigms in educational research: positivist, constructivist, and pragmatic, with a focus on their ontological, epistemological, and methodological foundations. Using a conceptual study approach, this review maps the characteristics, strengths, and limitations of each paradigm and their relevance in improving the quality of educational research. The positivist paradigm emphasizes objectivity and a quantitative approach to uncover cause-and-effect relationships. The constructivist paradigm focuses on gaining deep understanding of meaning and experience through flexible qualitative methods. Meanwhile, the pragmatic paradigm prioritizes practical usefulness through adaptive mixed methods. The study finds that selecting the appropriate paradigm, aligned with the research objectives, can produce valid, relevant findings that impact educational development. This review provides guidance for researchers to design studies that are reflective and responsive to field needs.
Tinjauan Metodologi dan Etika Penelitian Pendidikan: Kuantitatif, Kualitatif, dan Metode Campuran Tedi Priatna; Bayu Bambang Nur Fauzi; Dian Febriyanti; Ilham Hidayatul Ramadhani; M. Rafi Gastiadirrijal; Nabila Putri Aulia
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 3, No 11 (2025): December 2025
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.17933261

Abstract

This article aims to comprehensively review the basics of educational research including quantitative, qualitative, mixed methods research, as well as research ethics. Using the methods of literature study and content analysis, the realities of educational research are decomposed through a conceptual review. The results of the study show that the quantitative approach is based on the philosophy of positivism, focuses on the measurement of numbers, and produces cause-and-effect generalizations. Qualitative research is grounded in constructivism, emphasizes on understanding deep meaning, and is narratively descriptive in nature. Meanwhile, mixed methods integrate both approaches to find practical solutions. Research ethics demands that researchers uphold scientific honesty, objectivity, and respect participants’ rights, such as informed consent and data confidentiality. A strong understanding of these fundamentals is essential for prospective educators, particularly PAI students, as a provision for scholarly skills in both academic and teaching practice