Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EFEKTIVITAS SIMULASI EVAKUASI DALAM MITIGASI RISIKO GEMPA DAN TSUNAMI: ANALISIS PARTISIPASI MASYARAKAT DAN KESIAPSIAGAAN BPBD KOTA PADANG TAHUN 2025 Dinda Ariyani; Elsha Destria Metta; Femia Rizky; Alfikri Pratama; Andreki Ariesta; Davin Malik Alfaruqi; Tia Ayu Ningrum
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/nxv9c975

Abstract

Indonesia merupakan negara yang memiliki risiko tinggi terhadap bencana alam, khususnya gempa bumi dan tsunami, sehingga upaya mitigasi risiko menjadi sangat penting, terutama di wilayah pesisir seperti Kota Padang. Salah satu strategi mitigasi nonstruktural yang banyak diterapkan adalah simulasi evakuasi, yang bertujuan melatih masyarakat dalam menghadapi situasi darurat serta meningkatkan kesiapsiagaan lembaga penanggulangan bencana. Penelitian ini bertujuan untuk efektivitas efektivitas simulasi evakuasi dalam mitigasi risiko gempa dan tsunami dengan meninjau partisipasi masyarakat serta kesiapsiagaan BPBD Kota Padang. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah berbagai dokumen, laporan resmi, peraturan, dan publikasi ilmiah terkait simulasi mengungkapkan dan manajemen risiko bencana. Hasil kajian menunjukkan bahwa partisipasi aktif masyarakat dan kesiapsiagaan BPBD secara bersamaan menjadi faktor kunci dalam meningkatkan efektivitas simulasi, di mana keterlibatan masyarakat dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi latihan berkontribusi pada peningkatan pemahaman risiko dan kemampuan tanggap darurat, sedangkan kesiapsiagaan BPBD menentukan kelancaran dan keinginan pelaksanaan simulasi. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya penerapan pendekatan inklusif yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat, pemanfaatan teknologi pencegahan dini, serta evaluasi berkelanjutan yang terintegrasi dengan kebijakan perencanaan mitigasi bencana. Penelitian ini juga menunjukkan perlunya studi lapangan lebih lanjut untuk mengukur dampak nyata simulasi terhadap kesiapsiagaan secara kuantitatif masyarakat.