Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Birokrasi dan Kebijakan Pendidikan Islam Yola Septia Utami; Febrianto, Reindo; Sari , Nurpuspa; Nugraha, Hilman; Saputra, Hendra; Yumarni, Asmara
Jurnal Staika: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Vol 9 No 1 (2026): Februari
Publisher : STAI Muhammadiyah Paciran Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62750/ytfhwc89

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisishubungan antara birokrasi dan kebijakan pendidikan Islam dan untuk mengkaji sejauh mana nilai-nilai etika Islam berkontribusi pada implementasi kebijakan pendidikan yang efektif. Dalam konteks negara modern, birokrasi merupakaninstrumen penting dalam mengatur tata kelola lembagapendidikan melalui struktur administrasi hukum dan prosedural. Namun, realitas penerapan kebijakan pendidikanIslam di Indonesia menunjukkan kesenjangan yang terus-menerus antara cita-cita kebijakan dan kondisi aktual di lapangan, yang ditandai dengan tumpang tindih regulasi, hierarki yang panjang, kompetensi PNS yang lemah, transparansi minimal, dan integritas birokrasi yang rendah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian perpustakaan, meninjau literatur ilmiah yang relevan untuk mengeksplorasikonsep birokrasi modern, birokrasi dari perspektif Islam, dan temuan penelitian sebelumnya tentang praktik kebijakanpendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwaefektivitas kebijakan pendidikan Islam sangat bergantung pada kualitas birokrasi sebagai perumus, pelaksana, dan pemantaukebijakan. Birokrasi yang profesional, responsif, dan terintegrasi mampu menerjemahkan kebijakan ke dalampraktik pendidikan yang efektif. Sebaliknya, birokrasi yang lemah secara etis dan struktural merupakan hambatan utamabagi keberhasilan kebijakan. Penelitian ini menegaskan bahwareformasi birokrasi dalam pendidikan Islam harus diarahkantidak hanya pada perbaikan teknis-administrasi, tetapi juga pada penguatan kesejahteraan moral dan spiritual aparatusmelalui internalisasi nilai-nilai Islam seperti kepercayaan, keadilan, transparansi, dan tanggung jawab. Dengan demikian, tata kelola pendidikan Islam diharapkan dapat menciptakansistem yang lebih bersih, lebih akuntabel, lebih efektif, dan lebih berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Birokrasi dan Kebijakan Pendidikan Islam Yola Septia Utami; Febrianto, Reindo; Sari , Nurpuspa; Nugraha, Hilman; Saputra, Hendra; Yumarni, Asmara
Jurnal Staika: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Vol 9 No 1 (2026): Februari
Publisher : STAI Muhammadiyah Paciran Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62750/ytfhwc89

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisishubungan antara birokrasi dan kebijakan pendidikan Islam dan untuk mengkaji sejauh mana nilai-nilai etika Islam berkontribusi pada implementasi kebijakan pendidikan yang efektif. Dalam konteks negara modern, birokrasi merupakaninstrumen penting dalam mengatur tata kelola lembagapendidikan melalui struktur administrasi hukum dan prosedural. Namun, realitas penerapan kebijakan pendidikanIslam di Indonesia menunjukkan kesenjangan yang terus-menerus antara cita-cita kebijakan dan kondisi aktual di lapangan, yang ditandai dengan tumpang tindih regulasi, hierarki yang panjang, kompetensi PNS yang lemah, transparansi minimal, dan integritas birokrasi yang rendah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian perpustakaan, meninjau literatur ilmiah yang relevan untuk mengeksplorasikonsep birokrasi modern, birokrasi dari perspektif Islam, dan temuan penelitian sebelumnya tentang praktik kebijakanpendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwaefektivitas kebijakan pendidikan Islam sangat bergantung pada kualitas birokrasi sebagai perumus, pelaksana, dan pemantaukebijakan. Birokrasi yang profesional, responsif, dan terintegrasi mampu menerjemahkan kebijakan ke dalampraktik pendidikan yang efektif. Sebaliknya, birokrasi yang lemah secara etis dan struktural merupakan hambatan utamabagi keberhasilan kebijakan. Penelitian ini menegaskan bahwareformasi birokrasi dalam pendidikan Islam harus diarahkantidak hanya pada perbaikan teknis-administrasi, tetapi juga pada penguatan kesejahteraan moral dan spiritual aparatusmelalui internalisasi nilai-nilai Islam seperti kepercayaan, keadilan, transparansi, dan tanggung jawab. Dengan demikian, tata kelola pendidikan Islam diharapkan dapat menciptakansistem yang lebih bersih, lebih akuntabel, lebih efektif, dan lebih berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Evaluation of Information Technology Use in the Quality of Physical Education Sports and Health Learning at MTsN 2 Bengkulu City Khairiah, Khairiah; Destiana, Eem Merani; Febrianto, Reindo
Al-Khair Journal: Management Education Vol 5, No 2 (2025): DESEMBER
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/al-khair.v5i2.8295

Abstract

Abstract: The quality of technology-based learning is still difficult to improve because human resources remain weak in terms of device ownership and technology literacy. This study aims to evaluate the use of information technology in improving the learning quality of Physical Education, Sports, and Health (PJOK) at MTsN Kota Bengkulu. A descriptive qualitative method was employed, using the CIPP (Context, Input, Process, Product) approach. Data were collected through observation, interviews, and documentation. The research findings show that the use of information technology in Physical Education, Sports, and Health learning—such as instructional videos, fitness applications, and online learning platforms—can enhance students’ motivation and understanding. The integration of information technology also encourages more collaborative and contextual learning. Most teachers have utilized information technology in the learning process, although several technical challenges remain, such as limited ownership of technological devices, the level of information technology literacy among teachers and students, and the lack of technological infrastructure in madrasahs. Thus, it can be concluded that the use of information technology is capable of improving the quality of Physical Education, Sports, and Health learning in madrasahs. Therefore, it is recommended that to further improve the quality of Physical Education, Sports, and Health learning, the evaluation of information technology use in madrasahs should be strengthened.Keywords: Evaluation of Information Technology Utilization, Quality of Physical Education, Sports, and Health Learning. Abstrak: Mutu pembelajaran berbasis teknologi masih sulit ditingkatkan karena sumberdaya manusia masih lemah pada tingkat kepemilikan perangkat dan literasi teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penggunaan teknologi informasi dalam meningkatkan mutu pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan di MTsN Kota Bengkulu. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, pendekatan CIPP (Context, Input, Process, Product). Pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan teknologi informasi dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan seperti video pembelajaran, aplikasi kebugaran, dan platform pembelajaran daring dapat meningkatkan motivasi dan pemahaman siswa, integrasi teknologi informasi mendorong pembelajaran yang lebih kolaboratif dan konkstual. Sebagian besar guru telah menggunakan teknologi informasi dalam proses pembelajaran meskipun masih terdapat beberapa kendala teknis, seperti keterbatasan kepemilikan perangkat teknologi, dan tingkat literasi teknologi informasi guru dan siswa, serta minimnya infrastruktur teknologi di madrasah. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan teknologi informasi mampu meningkatkan mutu pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan di madrasah. Sehingga dapat disarankan untuk meningkatkan mutu pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan, maka tingkatkanlah evaluasi penggunaan teknologi informasi di madrasah.Kata kunci: Evaluasi Penggunaan Teknologi Informasi, Mutu Pembelajaran Pendidikan Jasmani,                         Olahraga, dan Kesehatan.