Deka Sulastri
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Diferensiasi Model Pembelajaran Guru Pendidikan Aagama Islam di Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Bangka Tengah Sari, Nila Siska; Syarifah HR DG Tujuh; Rudini; Karyono; Deka Sulastri
JUPIN (Jurnal Pendidikan Islam Nusantara) Vol. 4 No. 02 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/b5wn6a03

Abstract

In Madrasah teachers predominantly apply a teacher-centred learning model. Even though students currently growing up in the digital era certainly like interactive, technology-based and factual learning. Innovative and adaptive learning models can bring great benefits to students in terms of intellectual development, skills and output. The aim of the research is to analyze the differentiation in the use of PAI teacher learning models at MTsN 1 Central Bangka. This research includes qualitative research. Data was obtained through semi-structured interviews, observation and documentation. The informants were 6 PAI teachers at MTsN 1 Central Bangka. The results of the research found that the use of learning models by six PAI teachers at MTsN 1 Central Bangka could be divided into three learning models. Firstly, there are 4 groups of PAI teachers who mostly use direct learning models. The two groups that used the problem-based learning model consisted of 1 person. The three groups that use the cooperative learning model consist of 1 person. This research can contribute to PAI teachers implementing student-centered learning models that are innovative, varied and adaptive according to educational subjects and learning materials in class. This research can explore the ability of PAI teachers to develop innovative and adaptive learning models that can help students meet their learning needs both in terms of output, motivation and certain skills.
Ekoteologi Mindfulness: Transformasi Spiritual dalam Membangun Relasi Cinta Kasih dengan Alam Deka Sulastri
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 01 (2026): Volume 12 No. 01 Maret 2026 Public
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.13083

Abstract

Krisis lingkungan global saat ini tidak hanya dipicu oleh kegagalan sistemik, tetapi juga oleh krisis kesadaran manusia yang cenderung abai terhadap kerusakan alam di sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi spiritual melalui integrasi ekoteologi dan praktik mindfulness dalam membangun relasi cinta kasih terhadap alam. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka dan fenomenologi, penelitian ini membedah perbedaan fundamental antara motivasi pelestarian yang berbasis kepatuhan hukum dengan yang berbasis kesadaran spiritual. Hasil kajian menunjukkan bahwa menjaga lingkungan karena takut akan sanksi hukum cenderung menghasilkan kepatuhan yang bersifat formalistik, terpaksa, dan dangkal. Sebaliknya, pendekatan ekoteologi mindfulness—sebagaimana diperkuat dalam peta jalan moderasi beragama Kementerian Agama RI tahun 2025—mampu mentransformasi perilaku manusia menjadi lebih ikhlas dan mendalam. Melalui kesadaran penuh (mindfulness), manusia mampu menghayati eksistensi alam sebagai manifestasi keagungan Tuhan, sehingga melahirkan relasi cinta kasih yang damai dan berkelanjutan. Penelitian ini merekomendasikan internalisasi nilai ekospiritualitas dalam pendidikan karakter untuk membangun masyarakat yang peduli lingkungan secara intrinsik.