Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelatihan dan Pengembangan yang Berguna untuk Meningkatkan Kinerja Karyawan di Industri Jasa Muhammad Fahmy Mayadi; Zikri Bagas Munandar; Syeihan Aulia Rizkiadi
Trending: Jurnal Manajemen dan Ekonomi Vol. 4 No. 1 (2026): Januari : Trending: Jurnal Manajemen dan Ekonomi
Publisher : Universitas 45 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30640/trending.v4i1.5566

Abstract

The service sector in Indonesia plays a big role in the country’s economy, making up more than 56% of the national GDP. However, it struggles with high employee turnover, often reaching 25 to 30%. This problem is mainly because employees don’t see enough chances to grow and improve themselves, not just because of money issues. This study looks at how training and development, which are non-money benefits, can help improve employee performance. The research uses a literature review, gathering information from academic papers, books, and recent reports from sources like LinkedIn Learning and Gallup. The findings show that training helps workers get better at their jobs and work more efficiently. Career development, on the other hand, helps keep employees motivated and loyal in the long run. Both training and career growth are important for increasing productivity and making services better. The study also found that employees who receive training perform 21% better than those who don’t. In short, service businesses should see training and development as important investments in their people, not just as expenses. This helps keep employees and supports the long-term success of the business.  
Tren Adaptasi Digital dan Manajemen Perubahan di Industri Transportasi Indonesia (2019–2024) Studi Kasus Transpotasi Online dalam Rangkaian Tahapan Kotter Harsya Maulana Fajrin; Guntur Haludin; Aditya Narayan; Awang Rivaldo; Syeihan Aulia Rizkiadi
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.14574

Abstract

Transformasi digital telah menjadi agenda strategis utama dalam industri transportasi Indonesia sepanjang periode 2019–2024, terutama akibat meningkatnya disrupsi teknologi, perubahan perilaku konsumen, dan percepatan digitalisasi pascapandemi COVID-19. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren adaptasi digital serta efektivitas penerapan manajemen perubahan dalam industri transportasi Indonesia dengan menggunakan Kotter’s 8-Step Change Model sebagai kerangka analisis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Informan dipilih secara purposive, melibatkan manajemen, karyawan operasional, mitra pengemudi, dan pengguna layanan transportasi digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi digital tidak hanya berdampak pada efisiensi operasional, tetapi juga mendorong perubahan struktural, budaya organisasi, dan pola pengambilan keputusan berbasis data. Tahapan sense of urgency dan short-term wins terbukti menjadi pendorong utama keberhasilan awal transformasi, sementara resistensi terhadap perubahan muncul akibat keterbatasan literasi digital, kendala infrastruktur, dan kekhawatiran terhadap stabilitas pekerjaan. Implementasi strategi perubahan yang menekankan komunikasi intensif, pelatihan berkelanjutan, dan pemberdayaan sumber daya manusia terbukti efektif dalam meningkatkan tingkat adopsi digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan transformasi digital di industri transportasi sangat bergantung pada integrasi teknologi dengan manajemen perubahan yang sistematis dan berkelanjutan. Temuan ini memberikan kontribusi empiris bagi literatur manajemen perubahan serta implikasi praktis bagi perusahaan dan pembuat kebijakan dalam merancang strategi digitalisasi yang adaptif dan berorientasi keberlanjutan.