Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENDAMPINGAN IBU HAMIL MELALUI EDUKASI BUKU KIA DAN DEMONSTRASI SENAM HAMIL UNTUK KESIAPAN PERSALINAN DI DESA BULU: Support for Pregnant Women through KIA Book Education and Pregnancy Exercise Demonstrations for Childbirth Readiness in Bulu Village Pinandia Sustamy, Raffiky; Zuli Oktavia, Eva; Suharti; Ihsanti; Yuliana, Prita; choirunnisa, Aulia; Nurlaily, Mifta
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Rajekwesi Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Angka Kematian Ibu (AKI) masih menjadi permasalahan kesehatan yang serius di Indonesia dan memerlukan upaya berkelanjutan melalui pendekatan promotif dan preventif. Salah satu faktor yang berkontribusi terhadap tingginya AKI adalah kurangnya pengetahuan ibu hamil mengenai tanda bahaya kehamilan serta kesiapan fisik dan mental menjelang persalinan. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu hamil melalui pemanfaatan Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) serta pelatihan senam hamil sebagai upaya persiapan persalinan yang aman dan optimal. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan interaktif tentang isi dan manfaat Buku KIA, demonstrasi senam hamil, serta pendampingan langsung dalam penggunaan Buku KIA sebagai sumber informasi kesehatan ibu dan anak. Kegiatan ini dilaksanakan di Posyandu Desa Bulu dengan sasaran sebanyak 15 ibu hamil. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu hamil yang signifikan, ditunjukkan oleh peningkatan skor pre-test dari 60% menjadi 90% pada post-test. Selain itu, ibu hamil mengalami peningkatan keterampilan dalam melakukan gerakan senam hamil secara mandiri dan benar. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah pendampingan terpadu melalui edukasi Buku KIA dan latihan fisik senam hamil efektif dalam meningkatkan kesiapan fisik dan mental ibu hamil dalam menghadapi persalinan.. Kata Kunci : Angka Kematian Ibu; Buku KIA; Senam hamil; ABSTRACT Maternal Mortality Rate (MMR) remains a major public health challenge in Indonesia and requires continuous efforts through promotive and preventive approaches. One of the contributing factors to high MMR is the lack of maternal knowledge regarding danger signs during pregnancy and inadequate physical preparation for childbirth. This community service activity aimed to improve pregnant women’s knowledge and skills through the utilization of the Maternal and Child Health (MCH) Handbook and pregnancy exercise training as part of childbirth preparation. The methods included interactive health education, demonstration of pregnancy exercises, and direct assistance in using the MCH Handbook as a health information guide. The activity was conducted at the Posyandu in Bulu Village and involved 15 pregnant women. The results showed a significant increase in participants’ knowledge, indicated by an improvement in pre-test scores from 60% to 90% in the post-test. In addition, participants demonstrated improved skills and confidence in independently performing pregnancy exercise movements correctly. In conclusion, integrated assistance combining education on the MCH Handbook and pregnancy exercise training effectively enhances both mental and physical readiness of pregnant women in facing childbirth. Keywords: Maternal mortality; MCH Handbook; Pregnancy exercise
PENGARUH AROMATERAPHY LEMON TERHADAP PENURUNAN FREKUENSI MUAL MUNTAH IBU HAMIL TM 1 DI DESA SUMBER TLASEH BOJONEGORO TAHUN 2025: THE EFFECT LEMON AROMATHERAPY ON REDUCING THE FREQUENCY OF NAUSEA AND VOMITING IN PREGNANT WOMEN IN THE 1ST TEMPO IN BAURENO VILLAGE, BOJONEGORO IN 2025 Zuli Oktavia, Eva; Pinandia Sustamy, Raffiky; Suharti; Yuliana Irnawati , Prita; choirunnisa, Aulia; Nur Kholifah, Liliana; ihsanti
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Rajekwesi Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Emesis gravidarum merupakan keluhan fisiologis yang sering terjadi pada trimester pertama kehamilan dan ditandai dengan mual serta muntah yang dapat mengganggu aktivitas ibu hamil. Kondisi ini dipengaruhi oleh peningkatan hormon human chorionic gonadotropin (hCG), estrogen, dan progesteron, serta perubahan sistem saraf pusat. Jika tidak ditangani dengan baik, emesis gravidarum dapat menurunkan asupan nutrisi dan berdampak pada kesehatan ibu dan janin. Salah satu terapi non-farmakologis yang dapat digunakan adalah aromaterapi lemon. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh aromaterapi lemon terhadap penurunan frekuensi mual dan muntah pada ibu hamil trimester pertama di Desa Sumber Tlaseh, Kabupaten Bojonegoro. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel terdiri dari 19 ibu hamil yang mengalami emesis gravidarum dan dipilih dengan teknik purposive sampling. Intervensi dilakukan dengan pemberian aromaterapi lemon melalui inhalasi. Frekuensi mual dan muntah diukur sebelum dan sesudah intervensi, kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan penurunan rerata frekuensi mual muntah dari 9,23 kali menjadi 5,13 kali per hari dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa aromaterapi lemon efektif dalam menurunkan frekuensi mual dan muntah pada ibu hamil trimester pertama. Kata Kunci : Emesis gravidarum; Aromaterapi lemon; Ibu hamil trimester pertama ABSTRACT Emesis gravidarum is a common physiological condition occurring in the first trimester of pregnancy and is characterized by nausea and vomiting that may interfere with daily activities of pregnant women. This condition is influenced by increased levels of human chorionic gonadotropin (hCG), estrogen, and progesterone, as well as changes in the central nervous system. If not properly managed, emesis gravidarum may reduce nutritional intake and negatively affect maternal and fetal health. One non-pharmacological therapy that can be applied is lemon aromatherapy. This study aimed to analyze the effect of lemon aromatherapy on reducing the frequency of nausea and vomiting in first-trimester pregnant women in Sumber Tlaseh Village, Bojonegoro Regency. This study employed a pre-experimental design with a one-group pretest–posttest approach. The sample consisted of 19 pregnant women experiencing emesis gravidarum, selected using purposive sampling. The intervention was administered through inhalation of lemon aromatherapy. The frequency of nausea and vomiting was measured before and after the intervention and analyzed using the Wilcoxon test. The results showed a significant decrease in the mean frequency of nausea and vomiting from 9.23 to 5.13 times per day, with a p-value of 0.000 (p < 0.05). In conclusion, lemon aromatherapy is effective in reducing the frequency of nausea and vomiting among first-trimester pregnant women. Keywords : Emesis gravidarum; Lemon aromatherapy; First-trimester pregnancy