JURNAL ILMIAH KESEHATAN
Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan

PENGARUH AROMATERAPHY LEMON TERHADAP PENURUNAN FREKUENSI MUAL MUNTAH IBU HAMIL TM 1 DI DESA SUMBER TLASEH BOJONEGORO TAHUN 2025: THE EFFECT LEMON AROMATHERAPY ON REDUCING THE FREQUENCY OF NAUSEA AND VOMITING IN PREGNANT WOMEN IN THE 1ST TEMPO IN BAURENO VILLAGE, BOJONEGORO IN 2025

Zuli Oktavia, Eva (Unknown)
Pinandia Sustamy, Raffiky (Unknown)
Suharti (Unknown)
Yuliana Irnawati , Prita (Unknown)
choirunnisa, Aulia (Unknown)
Nur Kholifah, Liliana (Unknown)
ihsanti (Unknown)



Article Info

Publish Date
27 Jan 2026

Abstract

ABSTRAK Emesis gravidarum merupakan keluhan fisiologis yang sering terjadi pada trimester pertama kehamilan dan ditandai dengan mual serta muntah yang dapat mengganggu aktivitas ibu hamil. Kondisi ini dipengaruhi oleh peningkatan hormon human chorionic gonadotropin (hCG), estrogen, dan progesteron, serta perubahan sistem saraf pusat. Jika tidak ditangani dengan baik, emesis gravidarum dapat menurunkan asupan nutrisi dan berdampak pada kesehatan ibu dan janin. Salah satu terapi non-farmakologis yang dapat digunakan adalah aromaterapi lemon. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh aromaterapi lemon terhadap penurunan frekuensi mual dan muntah pada ibu hamil trimester pertama di Desa Sumber Tlaseh, Kabupaten Bojonegoro. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel terdiri dari 19 ibu hamil yang mengalami emesis gravidarum dan dipilih dengan teknik purposive sampling. Intervensi dilakukan dengan pemberian aromaterapi lemon melalui inhalasi. Frekuensi mual dan muntah diukur sebelum dan sesudah intervensi, kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan penurunan rerata frekuensi mual muntah dari 9,23 kali menjadi 5,13 kali per hari dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa aromaterapi lemon efektif dalam menurunkan frekuensi mual dan muntah pada ibu hamil trimester pertama. Kata Kunci : Emesis gravidarum; Aromaterapi lemon; Ibu hamil trimester pertama ABSTRACT Emesis gravidarum is a common physiological condition occurring in the first trimester of pregnancy and is characterized by nausea and vomiting that may interfere with daily activities of pregnant women. This condition is influenced by increased levels of human chorionic gonadotropin (hCG), estrogen, and progesterone, as well as changes in the central nervous system. If not properly managed, emesis gravidarum may reduce nutritional intake and negatively affect maternal and fetal health. One non-pharmacological therapy that can be applied is lemon aromatherapy. This study aimed to analyze the effect of lemon aromatherapy on reducing the frequency of nausea and vomiting in first-trimester pregnant women in Sumber Tlaseh Village, Bojonegoro Regency. This study employed a pre-experimental design with a one-group pretest–posttest approach. The sample consisted of 19 pregnant women experiencing emesis gravidarum, selected using purposive sampling. The intervention was administered through inhalation of lemon aromatherapy. The frequency of nausea and vomiting was measured before and after the intervention and analyzed using the Wilcoxon test. The results showed a significant decrease in the mean frequency of nausea and vomiting from 9.23 to 5.13 times per day, with a p-value of 0.000 (p < 0.05). In conclusion, lemon aromatherapy is effective in reducing the frequency of nausea and vomiting among first-trimester pregnant women. Keywords : Emesis gravidarum; Lemon aromatherapy; First-trimester pregnancy

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

Kesehatan

Publisher

Subject

Education Health Professions Immunology & microbiology Medicine & Pharmacology Nursing Physics

Description

Jurnal Ilmiah Kesehatan yang diterbitkan oleh E-journal Rajekwesi. Jurnal ini merupakan publikasi ilmiah yang berfokus pada bidang kesehatan dan mencakup berbagai program studi, termasuk: Farmasi Teknologi Bank Darah Keperawatan Kebidanan Jurnal ini berafiliasi dengan Akademi Kesehatan Rajekwesi ...