Pratiwi, Agesti Setiya
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Edukasi Mengenai Pencegahan dan Penanganan Pertama Cedera Ankle Sprain dengan Metode Rice Pratiwi, Agesti Setiya; Maghfirah, An Nisaa Alifia; Pratiwi, Andini Galuh; M. Yusuf Rizali Kurniawan; Anjasmara, Rezza S. T. A.; Setiawan, Cahyo; Ramadhani, Alinda Nur
ABDIKESMAS MULAWARMAN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol.5 No.2 (2025) : ABDIKESMAS MULAWARMAN
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/azz2sd63

Abstract

Latar Belakang: Ankle sprain merupakan cedera umum yang sering terjadi saat berolahraga, terutama dalam aktivitas yang melibatkan lompatan dan gerakan lateral. Pencak silat, sebagai seni bela diri tradisional Indonesia, juga memiliki risiko cedera yang signifikan. Tujuan: program pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pemahaman anggota Persaudaraan Setia Hati Winongo (PSHW) tentang cedera ankle sprain dan pencegahannya. Metode: yang digunakan adalah dengan pendekatan terstruktur melalui empat tahap: perencanaan, pelaksanaan, pendampingan, dan evaluasi. Melalui penyuluhan, leaflet, dan praktik langsung, anggota PSHW diberikan pemahaman yang lebih baik tentang cedera ankle sprain dan tindakan pencegahan yang tepat. Hasil: hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman anggota PSHW setelah program ini dilakukan. Diharapkan, dengan pengetahuan yang ditingkatkan, anggota PSHW dapat mengurangi insiden cedera ankle sprain selama latihan, meningkatkan kesehatan dan kualitas latihan mereka. Kesimpulan: dari program ini adalah bahwa pendekatan terstruktur dan menyeluruh dapat efektif meningkatkan pemahaman dan kesadaran akan cedera ankle sprain dalam komunitas pencak silat. Saran untuk program serupa di masa depan adalah melibatkan lebih banyak interaksi langsung dan latihan praktis untuk memastikan pemahaman yang lebih mendalam dan implementasi yang lebih baik.
Differences in the Effects of Strengthening on Bosu and Activity-Based Exercises on Hallux Valgus Pain Pratiwi, Agesti Setiya; Ramadhani, Alinda Nur; Mutnawasitoh, Asita Rohmah; Mirawati, Dita
FISIO MU: Physiotherapy Evidences Vol. 7 No. 1 (2026): Next-Gen Movement
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/fisiomu.v7i1.12865

Abstract

Introduction: Hallux valgus is a deformity of the first toe characterized by outward bending due to a valgus position at the metatarsophalangeal joint. This deformity can cause pain and interfere with daily activities, especially among working women. To determine the difference in the effects of Strengthening on bosu and Activity-Based Exercises on reducing pain caused by hallux valgus in working women in Bulakrejo Village. Methods: This study used a quasi-experimental two-group with a pre-test and post-test design. The sample consisted of 50 subjects divided into two intervention groups with randomization. Pain was measured using the Visual Analog and Numeric Rating Scale (VANRS). Both interventions were conducted for four weeks, three times per week. Data were analyzed using the Wilcoxon test to examine the effect of each intervention and the Mann-Whitney test to compare differences between groups. Results: Strengthening on bosu significantly reduced pain (p=0.001; CI=95%) and activity-based exercise also significantly reduced pain (p=0.001; CI=95%) in working woman with hallux valgus. However, there was a significant difference between the groups (p=0.014), with a greater effect on strengthening on bosu. Conclusion: Both methods are effective in reducing pain, but there is a difference in impact between the two, strengthening on bosu has more effect than activity-based exercise.