Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

SOSIALISASI PENDIDIKAN KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA DI PUSKESMAS CAMPANG RAYA, KELURAHAN CAMPANG JAYA, KOTA BANDAR LAMPUNG Busman, Hendri; Cahyani, Endang Nur; Bilqis, Khorina Fatin; Hadibrata, Exsa
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 10 No. 2 (2025): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v10i2.3662

Abstract

Kesehatan Reproduksi Remaja merupakan bagian penting dari layanan Kesehatan Reproduksi Esensial. Masa remaja merupakan masa peralihan, masa peralihan ini ditandai dengan perubahan signifikan dalam aspek biologi, psikologis dan sosial. Faktor internal yang mempengaruhi adalah pengetahuan dan sikap individu itu sendiri, sementara faktor eksternal meliputi lingkungan di sekitar, seperti lingkungan keluarga, peran guru sebagai pendidik, dan interaksi dengan teman sebaya. Selain itu, sumber-sumber informasi mengenai kesehatan reproduksi juga termasuk dalam faktor eksternal yang turut berkontribusi dalam membentuk pemahaman dan perilaku remaja. Tujuan dilaksanakannya pengabdian kepada masyarakat ini yaitu untuk memberikan pengetahuan tentang bagaimana menjaga kesehatan reproduksi remaja dan dampak negatif dari kurang pedulinya remaja terhadap kesehatan reproduksi remaja di Puskesmas Campang Raya, Kelurahan Campang Jaya, Kecamatan Sukabumi, Kota Bandar Lampung. Metode yang dilakukan dalam kegiatan ini adalah melakukan perancangan serta pembuatan bahan praktik untuk kegiatan pengabdian masyarakat, sekaligus menyampaikan materi terkait kesehatan reproduksi remaja dengan menggunakan metode penyuluhan sebagai pendekatan utama dalam proses pembelajaran. Hasilnya yaitu para remaja memiliki pengetahuan terkait kesehatan reproduksi remaja setelah dilakukan sosialisasi mengenai kesehatan reproduksi remaja, sehingga para remaja dapat menjawab pertanyaan dengan baik setelah pemateri mengajukan pertanyaan secara lisan. Kegiatan penyuluhan ini dilakukan dengan harapan dapat membantu para remaja memahami berbagai aspek mengenai kesehatan reproduksi remaja.
KELUARGA YANG SEHAT SEBAGAI PONDASI TERBENTUKNYA GENERASI EMAS YANG BERKARAKTER DI DESA TAMAN SARI KECAMATAN PUGUNG KABUPATEN TANGGAMUS Sudesty, Shellya Puti; Handayani, Sri Octa; Bilqis, Khorina Fatin
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 10 No. 2 (2025): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v10i2.3683

Abstract

Keluarga sehat merupakan fondasi utama perkembangan anak yang berkontribusi pada terbentuknya generasi emas yang berkarakter. Tujuan: Mendeskripsikan pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat berbasis ceramah dan mengevaluasi perubahan pengetahuan serta perilaku keluarga sebelum dan sesudah intervensi (pretest–posttest). Metode: Desain quasi-eksperimental satu grup (pretest–posttest). Sampel: 60 keluarga (n = 60) dari desa taman sari, kecamatan pugung, kabupaten tanggamus. Intervensi: Sosialisasi interaktif 90 menit mengenai: indikator keluarga sehat, aktivitas fisik, gizi seimbang, mental health awareness, dan gaya pengasuhan anak. Instrumen: Kuesioner valid untuk pengetahuan terkait kesehatan keluarga dengan range skor 0–100. Analisis statistik dilakukan menggunakan Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil: Rata-rata skor pengetahuan dan pemahaman konsep keluarga sehat meningkat dari 60,0 (SD 9,38) menjadi 95,0 (SD 6,50), dengan nilai p < 0,001. Kesimpulan: kegiatan sosialisasi efektif menaikkan pengetahuan dan pemahaman keluarga secara signifikan. Rekomendasi: Replikasi dengan follow-up jangka panjang dan pendekatan partisipatif.
PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT SEBAGAI UPAYA MEWUJUDKAN KELUARGA SEHAT MENUJU GENERASI EMAS DI DESA GADING PERTIWI, KECAMATAN PUGUNG, KABUPATEN TANGGAMUS Sudesty, Shellya Puti; Bilqis, Khorina Fatin; Handayani, Sri Octa
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 10 No. 2 (2025): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v10i2.3695

Abstract

Penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dalam keluarga merupakan fondasi penting untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, terutama di wilayah pedesaan yang masih menghadapi keterbatasan pengetahuan dan fasilitas sanitasi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan praktik PHBS melalui metode ceramah interaktif yang berfokus pada cuci tangan pakai sabun, pengelolaan air minum, sanitasi dasar, dan pengelolaan lingkungan. Sasaran kegiatan adalah keluarga di desa Gading pertiwi, Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus yang berjumlah 50 orang. Metode ceramah dipilih karena efektif dalam menyampaikan informasi secara langsung dan memungkinkan terjadinya diskusi dua arah. Evaluasi dilakukan melalui pre – posttest yang menunjukkan peningkatan mean nilai pengetahuan sebesar +26. Kegiatan ini yaitu edukasi terstruktur diharapkan mampu mendorong keluarga pedesaan berperilaku lebih sehat sebagai langkah menuju generasi emas.
PENINGKATAN LITERASI KESEHATAN MENTAL PADA IBU RUMAH TANGGA MELALUI PROGRAM MANAJEMEN STRES BERBASIS KOMUNITAS DI PEKON SUKAMARA KECAMATAN BULOK KABUPATEN TANGGAMUS Handayani, Sri Octa; Bilqis, Khorina Fatin; Sudesty, Shellya Puti
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 10 No. 2 (2025): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v10i2.3703

Abstract

Ibu rumah tangga merupakan kelompok yang rentan mengalami stres kronis akibat tuntutan peran domestik, tekanan ekonomi, dan keterbatasan dukungan sosial. Rendahnya literasi kesehatan mental memperburuk kemampuan mereka mengenali gejala psikologis dan menerapkan strategi koping adaptif. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi kesehatan mental dan keterampilan manajemen stres melalui pendekatan edukatif berbasis komunitas di Pekon Sukamara, Kecamatan Bulok, Kabupaten Tanggamus. Metode yang digunakan meliputi edukasi terkait kesehatan mental dan manajemen stres, serta demonstrasi teknik relaksasi. Evaluasi dilakukan menggunakan pre–posttest pengetahuan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan literasi kesehatan mental dan manajemen stres dengan adanya peningkatan mean dari nilai posttest sebesar +25. Program ini menunjukkan efektivitas pendekatan berbasis komunitas dalam memperkuat kapasitas mental ibu rumah tangga dan direkomendasikan untuk dikembangkan secara berkelanjutan.
PENGARUH KURKUMIN TERHADAP MORFOLOGI DAN BIOMARKER UTERUS PADA FASE PROLIFERASI TIKUS BETINA: ANALISIS STUDI EKSPERIMENTAL 2023–2025 Bilqis, Khorina Fatin
Plenary Health : Jurnal Kesehatan Paripurna Vol. 2 No. 3 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/plenaryhealth.v2i3.1540

Abstract

Kurkumin, senyawa polifenolik utama dari Curcuma longa, telah banyak diteliti dalam satu dekade terakhir karena aktivitas biologisnya yang meliputi antiinflamasi, antioksidan, imunomodulator, serta modulasi jalur endokrin yang berperan dalam regenerasi jaringan. Bukti pra-klinis menunjukkan bahwa kurkumin menekan jalur proinflamasi seperti NF-κB dan mengaktifkan sistem antioksidan berbasis Nrf2, sehingga relevan untuk gangguan jaringan yang terkait stres oksidatif (Kunnumakkara et al., 2023; Zamanian et al., 2024). Dalam konteks reproduksi, kurkumin dilaporkan memengaruhi angiogenesis, apoptosis, dan proliferasi melalui modulasi jalur Wnt/β-catenin dan peningkatan marker proliferasi endometrium (Rezk, 2024; Song et al., 2024). Meskipun demikian, hasil antar studi menunjukkan variasi metodologis, sehingga diperlukan sintesis bukti yang lebih terintegrasi. Penelitian ini melakukan meta-analisis terhadap studi eksperimental in vivo (2023–2025) yang mengevaluasi pengaruh kurkumin pada morfologi uterus dan biomarker proliferasi tikus betina. Analisis menunjukkan bahwa kurkumin secara signifikan meningkatkan ketebalan endometrium (SMD 0,82; 95% CI 0,62–1,02) dan ekspresi Ki-67 (SMD 0,83; 95% CI 0,65–1,00), dengan heterogenitas yang minimal. Sehingga menghasilkan kesimpulan bahwa kurkumin meningkatkan proliferasi endometrium, ditunjukkan oleh peningkatan ketebalan jaringan dan ekspresi Ki-67, efek ini dipicu oleh modulasi jalur Nrf2, NF-κB, dan Wnt/β-catenin. Kurkumin berpotensi sebagai agen pendukung kesehatan endometrium, tetapi diperlukan penelitian lanjutan untuk memastikan dosis dan aplikasinya
Peran Antioksidan Daun Kelor (Moringa oleifera) dalam Mencegah Kerusakan Folikel Ovarium: Literature Review Bilqis, khorina Fatin
Jurnal Kedokteran Universitas Lampung Vol. 9 No. 2 (2025): JK Unila
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jkunila.v9i2.pp184-190

Abstract

Ovarium merupakan organ reproduksi utama pada wanita yang sangat rentan terhadap kerusakan oksidatif akibat akumulasi radikal bebas. Kondisi ini dapat memicu apoptosis sel granulosa, peroksidasi lipid, serta penurunan kualitas dan jumlah folikel, sehingga mengganggu fungsi reproduksi. Moringa oleifera (daun kelor) menjadi fokus penelitian karena kandungan polifenol dan flavonoidnya, seperti Kaempferol dan quercetin , yang berperan sebagai penangkap radikal bebas serta meningkatkan aktivitas enzim antioksidan endogen seperti SOD dan GSH. Berbagai studi in vivo dan in vitro menunjukkan bahwa ekstrak daun M. oleifera mampu menurunkan kadar MDA, ROS, dan caspase-3, memperbaiki histologi folikel ovarium, serta menurunkan sitokin pro-inflamasi (TNF-α, IL-6, IL-8). Mekanisme molekulernya melibatkan aktivasi jalur Nrf2 yang meningkatkan ekspresi gen protektif seperti NQO1 dan HO-1 serta memperkuat sistem glutation, sehingga menstabilkan redoks seluler dan melindungi jaringan ovarium. Pada model PCOS, evaluasi morfometri menunjukkan peningkatan diameter folikel Graaf, bobot ovarium, dan penurunan degenerasi lapisan theca. Empat studi terbaru (2025) mengonfirmasi efek antioksidan, anti-inflamasi, dan anti-apoptotik M. oleifera yang meningkatkan viabilitas sel granulosa. Meskipun menjanjikan, sebagian besar bukti masih berasal dari model hewan, sehingga diperlukan penelitian lanjutan pada manusia untuk menentukan dosis, keamanan, dan efektivitas. Temuan ini mendukung potensi Moringa oleifera sebagai agen pelindung folikel ovarium bagi kesehatan reproduksi wanita