Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENYULUHAN CERDAS DAN BIJAK MENGGUNAKAN ANTIBIOTIK DALAM RANGKA MELINDUNGI KELUARGA DARI BAHAYA RESISTENSI ANTIBIOTIK PADA KADER PKK SUKABANJAR Asep Sukohar; Ramdini, Dwi Aulia; Zulpakor Oktoba; Junando, Mirza; Ambarwati, Endah; Ervina Damayanti; Reval Hidayat; Annisa Tamara Panjaitan; Dhia Insyirah Antoni; Silvia Sekar Ardi Nurjana
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 10 No. 2 (2025): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v10i2.3790

Abstract

Resistensi antibiotik menjadi ancaman kesehatan global hingga saat ini. Salah satu penyebabnya adalah penggunaan antibiotik yang tidak tepat. Penyebaran informasi pengetahuan ini penting guna mencegah meningkatnya angka resistansi antimikroba (AMR). Desa Sukabanjar, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, merupakan salah satu desa yang aktif dalam pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan PKK (Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga). Penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman kader PKK tentang penggunaan antibiotik yang tepat dan aman, serta waspada resistensi antibiotik. Pelaksanaan penyuluhan interaktif yang dikombinasikan dengan simulasi pembacaan label obat, pembuatan media edukasi berupa leaflet yang mudah dipahami, serta evaluasi pre tets dan post test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Sebanyak 26 kader PKK Desa Sukabanjar mengikuti rangkaian kegiatan PkM ini dari awal hingga akhir. Terdapat peningkatan sebesar 16% dari skor pre test semula rata-rata skor 7.52 menjadi 8.72. beberapa area yang berpeluang memerlukan informasi tambahan adalah tentang jenis penyakit yang tidak memerlukan antibiotik dan mitos seputar antibiotik yang bisa menyembukan semua jenis penyakit. Hasil ini dapat menjadi masukan untuk edukasi selanjutnya yang menekankan pada konsep dasar antibiotik dan hal-hal yang salah atau mitos yang diyakini di masyarakat. Edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan literasi kesehatan masyarakat khususnya tentang penggunaan antibiotik dan bahaya resistensi pada kader PKK.
Knowledge, Attitudes, and Beliefs About COVID-19 Vaccine Acceptance During Early Rollout in Urban and Rural Communities of Lampung Province Dwi Aulia Ramdini; Suharmanto; Rano Kurnia Sinuraya; Asep Sukohar; Shela Sandra Kirana; Annisa Tamara Panjaitan
Journal of Pharmaceutical and Natural Resources Vol. 1 No. 1 (2025): Journal of Pharmaceutical and Natural Resources
Publisher : Jurusan Farmasi Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpnar.v1i1.pp24-33

Abstract

The study was conducted at the beginning of the COVID-19 vaccine rollout in Indonesia and aimed to assess the correlation between knowledge, attitudes and beliefs towards the acceptance of the COVID-19 vaccine in the community of Umbul Niti Village, Jati Agung Sub-district, South Lampung. Umbul Niti Village can be used as an illustration of the village community's acceptance of the COVID-19 vaccine, because it is located not far from Bandar Lampung City. This study is an analytical observational study with a cross sectional approach. The instrument used was the Knowledge, Attitude and Practice Questionnaire. A total of 350 respondents, more than half of them (62.85%) had good knowledge of the COVID-19 vaccine, along with 94% of respondents showing a positive attitude towards vaccine acceptance. Based on the acceptance survey or vaccine acceptance by the community in several provinces, 64.8% stated that they accepted, 27.6% “did not know” and 7.6% “refused”. The success of the vaccination program is largely determined by the level of public acceptance in an effort to achieve herd immunity. Based on statistical analysis, it is known that attitudes and beliefs have a significant relationship with the acceptance of the COVID-19 vaccine (p<0.05). The majority of respondents also viewed the COVID-19 vaccine as safe. Overall, the respondents' level of acceptance of the COVID-19 vaccine was good, with attitudes and beliefs playing an important role in influencing vaccine acceptance. These findings can form the basis of risk communication strategies for future vaccination programs.