Pendahuluan: Stroke merupakan penyakit penyebab utama kematian dan kecacatan di dunia, termasuk di Indonesia. Pasien stroke sering mengalami gangguan fungsi tubuh sehingga membutuhkan rehabilitasi medik jangka panjang. Keberhasilan rehabilitasi sangat bergantung pada kepatuhan pasien dalam menjalani terapi, namun terkadang tingkat kepatuhan dalam menjalani terapi masih rendah. Peran caregiver dalam memberi dukungan maupun pengetahuan tentang perawatan stroke sangat penting untuk meningkatkan kepatuhan pasien terhadap program rehabilitasi medik. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dan dukungan caregiver terhadap kepatuhan rehabilitasi medik pasien stroke. Metode: Penelitian ini bersifat observasional analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Jumlah sampel penelitian sebanyak 33 responden caregiver pasien stroke yang pernah melakukan rehabilitasi di RSUD Palangka Raya. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner tingkat pengetahuan, dukungan caregiver, dan kepatuhan rehabilitasi medik. Analisis data dilakukan dengan uji korelasi Somers’D. Hasil: Hasil uji korelasi Somers’D untuk korelasi antara tingkat pengetahuan dengan kepatuhan rehabilitasi medik menunjukkan nilai p = 0,423 (p>0,05). Sedangkan, untuk hubungan dukungan caregiver dengan kepatuhan rehabilitasi medik menunjukkan nilai p = 0,040 (p<0,05). Simpulan: Dari hasil analisis data ini, disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan caregiver dengan kepatuhan rehabilitasi medik pasien stroke. Namun, terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan caregiver dengan kepatuhan rehabilitasi medik pasien stroke.