Saritani, Ayunda Tamara Barito
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Dukungan Caregiver Terhadap Kepatuhan Rehabilitasi Pasien Stroke di RSUD Palangka Raya Sihotang, Merlin Romayana; Surbakti, Ranintha Br; Saritani, Ayunda Tamara Barito; Toemon, Angeline Novia; Astoeti, Dileli Dharma
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 1 (2025): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i1.868

Abstract

Pendahuluan: Stroke merupakan penyakit penyebab utama kematian dan kecacatan di dunia, termasuk di Indonesia. Pasien stroke sering mengalami gangguan fungsi tubuh sehingga membutuhkan rehabilitasi medik jangka panjang. Keberhasilan rehabilitasi sangat bergantung pada kepatuhan pasien dalam menjalani terapi, namun terkadang tingkat kepatuhan dalam menjalani terapi masih rendah. Peran caregiver dalam memberi dukungan maupun pengetahuan tentang perawatan stroke sangat penting untuk meningkatkan kepatuhan pasien terhadap program rehabilitasi medik.  Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dan dukungan caregiver terhadap kepatuhan rehabilitasi medik pasien stroke. Metode: Penelitian ini bersifat observasional analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Jumlah sampel penelitian sebanyak 33 responden caregiver pasien stroke yang pernah melakukan rehabilitasi di RSUD Palangka Raya. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner tingkat pengetahuan, dukungan caregiver, dan kepatuhan rehabilitasi medik.  Analisis data dilakukan dengan uji korelasi Somers’D. Hasil: Hasil uji korelasi Somers’D untuk korelasi antara tingkat pengetahuan dengan kepatuhan rehabilitasi medik menunjukkan nilai p = 0,423 (p>0,05). Sedangkan, untuk hubungan dukungan caregiver dengan kepatuhan rehabilitasi medik menunjukkan nilai p = 0,040 (p<0,05). Simpulan: Dari hasil analisis data ini, disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan caregiver dengan kepatuhan rehabilitasi medik pasien stroke. Namun, terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan caregiver dengan kepatuhan rehabilitasi medik pasien stroke.
The Effectiveness of Black Mulberry Bark (Morus Nigra L.) Ethanol Extract in Reducing Blood Glucose Levels in Male Mice (Mus Musculus) Induced by Aloxan Saritani, Ayunda Tamara Barito; Indrisari, Maulita; Sembiring, Thyrister Nina Asarya; Nurkalbi, Nuni Rismayanti; Saputra, Agil
Devotion : Journal of Research and Community Service Vol. 6 No. 12 (2025): Devotion: Journal of Community Research
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/devotion.v6i12.25595

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) is a disorder of carbohydrate metabolism characterized by a disruption of the body's ability to produce insulin. The bark of the black mulberry stem has a high chemical content of anthocyanins, phenolics, flavanoids and has been known to have many properties. The purpose of this study was to determine the effectiveness of ethanol extract of black mulberry stem bark (Morus nigra L.) on reducing blood glucose levels in male mice (Mus musculus). This research is included in the laboratory-scale experimental type of research. The simplicia of the black mulberry stem is macerated then produces a dry extract. Antidiabetic testing was carried out by dividing 24 mice into 6 groups, namely a healthy control group, a positive control group (glibenchlamid), a negative control group (Na CMC 0.5%), and a 10% b/v dose extract group, a 15% b/v dose extract group, a 20% b/v dose extract group, which was induced with an allocation of 130 mg/kg BB. Based on the results of research that has been carried out, ethanol extract of black mulberry stem bark at a dose of 20% b/v has the highest effect of reducing blood glucose levels with a percentage decrease of 33.51%, compared to doses of 10% and 15%, showing a percentage decrease of 5.51% and 2.36%.